Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Siapa Owner PJHB? Emiten IPO yang Incar Dana Lebih dari Rp 150 Miliar

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 23 Oktober 2025 | 12:27 WIB
Siapa Owner PJHB? Emiten IPO yang Incar Dana Lebih dari Rp 150 Miliar
Ilustarsi PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk. (PJHB) via Ajaib
  • Pemegang saham terbesar PJHB adalah Hero Gozali.
  • Saham PJBH mayoritas dikuasai keluarga.
  • Setelah IPO, porsi kepemilikan saham Hero Gozali akan terdilusi menjadi 37,5 persen.

Suara.com - PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk. (PJHB) adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa angkutan laut dan penyewaan kapal yang didirikan di Samarinda, Kalimantan Timur, pada tahun 2008.

PJHB saat ini bersiap menggelar Initial Public Offering (IPO) pada 5 November 2025.

PJHB bisa disebut sebagai emiten yang fokus melayani pengangkutan alat berat dan kontainer untuk berbagai industri vital seperti migas, pertambangan, dan perkebunan.

Dalam IPO, PJHB akan melepas 480 juta saham kepada publik, setara 25 persen dari modal disetor.

Saat ini, masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung dari 22 hingga 27 Oktober 2025, dengan harga saham ditawarkan di kisaran Rp310 hingga Rp330 per saham. Dari aksi korporasi ini, PJHB berpotensi meraup dana segar maksimal Rp158,40 miliar.

Pemilik PJHB

Berdasarkan prospektus IPO, struktur permodalan PJHB sebelum dan sesudah IPO menunjukkan bahwa Hero Gozali merupakan pemegang saham pengendali utama perusahaan.

Sebelum saham dilepas ke publik, Hero Gozali menguasai 50 persen atau 720 juta saham perseroan.

Selain Hero Gozali, struktur kepemilikan juga melibatkan beberapa pihak lain, termasuk anggota keluarga dan individu.

Pemegang saham mayoritas lainnya meliputi Adelia Aryni Setyawan (17 persen), Go Sioe Bie (10 persen), Nixen Samuel Gozali (10 persen), Nissien Immanuela Gozali (10 persen), dan Monica Chandrasa (3 persen).

Setelah IPO, porsi kepemilikan saham Hero Gozali akan terdilusi menjadi 37,5 persen, sementara porsi publik (Masyarakat) akan mencapai 25 persen. Meskipun terdilusi, Hero Gozali tetap mempertahankan posisinya sebagai pemegang saham pengendali terbesar PJHB.

Dana IPO untuk Apa?

Seluruh dana yang didapatkan dari penawaran umum perdana saham ini, setelah dikurangi biaya emisi, sepenuhnya akan dialokasikan untuk belanja modal.

PJHB berencana menggunakan dana tersebut untuk pembangunan tiga unit armada kapal baru jenis Landing Craft Tank (LCT).

Keputusan untuk membangun kapal baru didasari oleh kebutuhan mendesak untuk mengembangkan bisnis dan memenuhi permintaan pengangkutan alat berat yang terus meningkat, mengingat seluruh armada kapal milik perseroan saat ini telah dipakai secara maksimum.

Selain saham, setiap dua saham baru yang dibeli dalam IPO akan mendapatkan satu Waran Seri I secara cuma-cuma, dengan total maksimal 240 juta Waran yang diterbitkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Bangkit di Awal Sesi, Ini Deretan Saham yang Menghijau

IHSG Bangkit di Awal Sesi, Ini Deretan Saham yang Menghijau

Bisnis | Kamis, 23 Oktober 2025 | 09:20 WIB

Harga Semen Naik Terus di Tengah Volume Lesu, Prospek Laba Raksasa Saham Tertekan?

Harga Semen Naik Terus di Tengah Volume Lesu, Prospek Laba Raksasa Saham Tertekan?

Bisnis | Kamis, 23 Oktober 2025 | 06:37 WIB

Sahamnya Terbang 500 Persen, Laba Bersih Emiten Grup Salim DCII Tumbuh 83,4 Persen

Sahamnya Terbang 500 Persen, Laba Bersih Emiten Grup Salim DCII Tumbuh 83,4 Persen

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 17:34 WIB

Terkini

Saham Konglomerasi Berguguran dari Rebalancing MSCI, Ini Daftarnya

Saham Konglomerasi Berguguran dari Rebalancing MSCI, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:25 WIB

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB