Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.273

Bom Waktu Utang Whoosh: Deretan BUMN Ini Ikut Kena 'Getah' Proyek Kereta Cepat

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 24 Oktober 2025 | 15:21 WIB
Bom Waktu Utang Whoosh: Deretan BUMN Ini Ikut Kena 'Getah' Proyek Kereta Cepat
Kereta Cepat Whoosh tiba di Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta, Rabu (22/10/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Pembengkakan biaya (cost overrun) proyek Whoosh berimbas pada memburuknya kinerja keuangan sejumlah BUMN.
  • PSBI adalah pemegang saham mayoritas dari pihak Indonesia di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).
  • KAI boleh dibilang yang paling terpukul atas utang Whoosh.

Suara.com - Proyek ambisius Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) yang menelan total investasi mencapai sekitar USD7,3 miliar atau setara Rp116 triliun kini menjadi sorotan tajam.

Pembengkakan biaya (cost overrun) proyek tersebut berimbas pada memburuknya kinerja keuangan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tergabung dalam konsorsium Indonesia, PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI).

PSBI adalah pemegang saham mayoritas dari pihak Indonesia di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Beban utang, yang sebagian besar berasal dari pinjaman China Development Bank (CDB), secara langsung membebani neraca keuangan BUMN-BUMN pelat merah.

BUMN-BUMN yang harus menanggung beban utang dan kerugian ini tergabung dalam PSBI. Meskipun rincian utang spesifik untuk setiap BUMN sulit diperoleh secara publik, struktur utang menunjukkan beban keuangan terbesar jatuh pada BUMN yang memegang porsi saham mayoritas dan bertindak sebagai penjamin utama pinjaman.

1. PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero).

KAI adalah pemegang saham mayoritas di PSBI, BUMN ini boleh dibilang yang paling terpukul atas utang Whoosh. Laporan menunjukkan KAI harus menanggung kerugian signifikan akibat beban KCIC. Pada satu semester saja, KAI dilaporkan menanggung rugi sekitar Rp951,48 miliar yang bersumber dari beban KCIC.

Beberapa pihak memproyeksikan beban keuangan KAI akibat Whoosh bisa mencapaRp6 triliun pada 2026.

2. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)

Sebagai salah satu kontraktor utama dan anggota konsorsium, WIKA turut berkontribusi dalam permodalan PSBI. Per semester I-2025, WIKA mencatat rugi sebesar Rp1,66 triliun, sementara pada tahun 2024, rugi bersih WIKA mencapai Rp2,33 triliun.

WIKA sendiri memiliki saham 33,36 persen di PSBI. Berdasarkan laporan keuangan WIKA semester I-2025, WIKA mencatatkan kontribusi kerugian sebesar Rp 542,31 miliar sesuai dengan porsi kepemilikan sahamnya di PSBI.

3. PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR)

Jasa Marga juga merupakan anggota konsorsium PSBI tapi hingga kini belum diketahui berapa kerugian yang harus ditanggung oleh JSMR itu.

4. PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) (Dahulu PTPN VIII)

PTPN I juga tercatat sebagai salah satu kontributor modal di PSBI. Sama dengan JSMR PTPN I belum menjabarkan secara detail kerugian mereka atas beban utang whoosh.

Beban utang yang memicu kerugian ini terutama berasal dari cost overrun yang memaksa konsorsium Indonesia mencari pinjaman tambahan, yaitu pinjaman CDB Fasilitas B sebesar USD542,7 juta untuk menutupi pembengkakan biaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Girang Tak Dilibatkan Urusan Utang Whoosh: Top!

Menkeu Purbaya Girang Tak Dilibatkan Urusan Utang Whoosh: Top!

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 14:59 WIB

Enggak Butuh APBN, DEN Bidik Bali Jadi Lokasi Family Office

Enggak Butuh APBN, DEN Bidik Bali Jadi Lokasi Family Office

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 13:27 WIB

Heboh Kasus Ponpes Ditagih PBB hingga Diancam Garis Polisi, Menkeu Purbaya Bakal Lakukan Ini

Heboh Kasus Ponpes Ditagih PBB hingga Diancam Garis Polisi, Menkeu Purbaya Bakal Lakukan Ini

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 09:39 WIB

Terkini

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:22 WIB

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:21 WIB

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:46 WIB

Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan

Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:41 WIB

Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI

Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:35 WIB

Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:46 WIB

Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!

Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:45 WIB

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:42 WIB

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:22 WIB