Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

BP Taskin Apresiasi Program CSR Harita Nickel di Pulau Obi: Dukung Kemandirian Ekonomi

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 29 Oktober 2025 | 11:38 WIB
BP Taskin Apresiasi Program CSR Harita Nickel di Pulau Obi: Dukung Kemandirian Ekonomi
Deputi Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Novrizal Tahar apresiasi Harita Nickel [Suara.com/HO]
  • BP Taskin menilai program CSR Harita Nickel di Pulau Obi berdampak nyata pada peningkatan ekonomi dan pengentasan kemiskinan di wilayah 3T.

  • Model CSR Harita Nickel diapresiasi karena berorientasi pada kemandirian dan pemberdayaan berkelanjutan.

  • Program unggulannya meliputi beasiswa, pemberdayaan UMKM, dan program Soligi Zero Stunting.

Suara.com - Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dijalankan oleh Harita Nickel di Pulau Obi, Maluku Utara, kini mendapat pengakuan tinggi dari pemerintah pusat.

Deputi Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Novrizal Tahar, menilai langkah Harita Nickel tersebut telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dan pengentasan kemiskinan, khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Menurut Novrizal Tahar, model Corporate Social Responsibility (CSR) yang diterapkan Harita Nickel menonjol karena tidak hanya bersifat bantuan simbolik, melainkan berorientasi pada kemandirian dan pemberdayaan berkelanjutan bagi masyarakat lokal.

"Apa yang dilakukan Harita Nickel di Pulau Obi patut diapresiasi. Programnya bukan sekadar simbolik, tapi betul-betul meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ini contoh nyata bagaimana CSR dapat menjadi mesin penggerak ekonomi lokal,” ujar Novrizal.

Novrizal menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha, seperti yang dicontohkan Harita Nickel, memegang peran kunci dalam mendukung target ambisius pemerintah.

Target tersebut adalah menurunkan angka kemiskinan ekstrem menjadi nol persen pada tahun 2026.

“Sektor swasta memiliki peran strategis melalui pengelolaan CSR yang terarah dan terukur. Dengan model seperti Harita Nickel, dunia usaha bisa menjadi mitra nyata pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan,” tambahnya.

Menanggapi apresiasi tersebut, Community Affairs Manager Harita Nickel, Dindin Makinudin, menyampaikan komitmen perusahaan untuk menjalankan program yang berbasis manusia dan keberlanjutan. Fokus utama perusahaan adalah menciptakan masyarakat yang mandiri dan berdaya.

Program Unggulan

Dindin merinci bahwa program unggulan mereka mencakup berbagai aspek fundamental pembangunan sosial-ekonomi:

  • Pendidikan dan Ketenagakerjaan: Pemberian beasiswa dan pelatihan kerja bagi pemuda Pulau Obi.
  • Ekonomi Lokal: Program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
  • Kesehatan: Program kesehatan menuju zero stunting di Desa Soligi, sebuah inisiatif yang sebelumnya telah memenangkan Penghargaan Subroto dari Kementerian ESDM.
  • Literasi: Pembangunan Rumah Belajar Simore di Desa Gambaru, yang berfokus pada peningkatan kemampuan literasi anak-anak.

Selain program soft skill dan sosial, Harita Nickel juga turut membangun berbagai infrastruktur dasar di sekitar wilayah operasional, termasuk sistem air bersih, jaringan listrik, dan perumahan layak huni bagi masyarakat lokal.

Pendekatan holistik ini bertujuan memperkuat fondasi sosial-ekonomi masyarakat secara menyeluruh.

BP Taskin berharap agar praktik baik dan terukur seperti yang dilakukan Harita Nickel dapat direplikasi oleh perusahaan lain di seluruh Indonesia.

“Kita ingin melihat CSR bukan sekadar kegiatan amal, melainkan instrumen strategis yang menggerakkan ekonomi masyarakat. Pendekatan seperti Harita Nickel ini memberdayakan, bukan menggantungkan,” tutup Novrizal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harita Nickel Borong Penghargaan Subroto 2025 Lewat Program Tekan Stunting Demi Masa Depan

Harita Nickel Borong Penghargaan Subroto 2025 Lewat Program Tekan Stunting Demi Masa Depan

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 13:05 WIB

Politikus Nasdem Rajiv Mangkir dari Pemeriksaan Kasus CSR, KPK Pastikan Bakal Panggil Ulang

Politikus Nasdem Rajiv Mangkir dari Pemeriksaan Kasus CSR, KPK Pastikan Bakal Panggil Ulang

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 12:04 WIB

Dana CSR BI-OJK Diduga Jadi Bancakan, Politisi NasDem Rajiv Ikut Terseret?

Dana CSR BI-OJK Diduga Jadi Bancakan, Politisi NasDem Rajiv Ikut Terseret?

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 13:34 WIB

Terkini

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:17 WIB

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 06:00 WIB

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:05 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:25 WIB

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:55 WIB

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:10 WIB