Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Rahmad Pribadi Jamin Ketersediaan Pupuk Subsidi hingga Akhir 2025

Liberty Jemadu | Suara.com

Minggu, 02 November 2025 | 22:31 WIB
Rahmad Pribadi Jamin Ketersediaan Pupuk Subsidi hingga Akhir 2025
Dirut PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menjamin pupuk subsidi cukup untuk memenuhi permintaan hingga akhir 2025. Foto: Pupuk Indonesia mengembangkan teknologi pertanian presisi melalui Digital Soil dan Precirice. [Ist]
  • Dirut PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menjamin pupuk subsidi cukup untuk memenuhi permintaan hingga akhir 2025.
  • PT Pupuk Indonesia memiliki stok 1,5 juta ton dan 1,1 ton di antaranya adalah pupuk subsidi.
  • Realisasi pupuk subsidi PT Pupuk Indonesia sekitar 6,5 juta ton, dan akan mencapai 8,7 juta ton pada akhir 2025.

Suara.com - Ketersediaan pupuk subsidi dijamin cukup untuk memenuhi permintaan hingga akhir tahun, demikian disampaikan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia/PI (Persero) Rahmad Pribadi di sela-sela seremoni pelepasan pengiriman pupuk ke Sumbawa, NTB di Pelabuhan PT Pupuk Kalimantan Timur, Bontang, Kaltim, Jumat (31/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Rahmad Pribadi meresmikan pengiriman pengiriman pupuk urea subsidi ke Sumbawa sebanyak 4.556 ton.

“Stok aman, kita memiliki stok sekarang 1,5 juta ton, 1,1 (juta ton-nya) adalah pupuk subsidi. Jadi kita cukup aman karena produksi kita berjalan terus setiap hari. Di Pupuk Kalimantan Timur ini saja, setiap hari ada 10 ribu ton urea dan 1 ribu ton NPK setiap hari diproduksi,” ujar Rahmad.

Dia menerangkan bahwa selama bulan Oktober-Desember, menandakan sudah memasuki musim tanam, sehingga dibutuhkan pupuk terutama untuk sektor pangan.

Rahmad menegaskan bahwa saat ini pihaknya harus bersiaga dari sektor produksi yang wajib berjalan dengan baik, memastikan stok pupuk tersedia di seluruh tempat, hingga kelancaran pengiriman produk pupuk menuju gudang-gudang di berbagai daerah.

Hingga kini, realisasi pupuk subsidi yang telah dicapai oleh PT PI sekitar 6,5 juta ton, dan akan mencapai 8,5-8,7 juta ton pada akhir tahun. Artinya, dalam bulan ke depan, harus ada dua juta ton lebih yang dikirimkan kepada para petani.

“Oleh karena, kita melaksanakan simbolis pelepasan pengiriman pupuk bersubsidi. Kali ini ke Sumbawa, kita berada di Pupuk Kalimantan Timur,” ucap Rahmad.

Pengiriman pupuk bersubsidi ini pertama kali dilepas dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) baru, setelah Presiden RI Prabowo Subianto memutuskan untuk memberikan diskon pupuk urea sebesar 20 persen dari Rp2.250 menjadi Rp1.800, dan pupuk NPK dari Rp2.300 menjadi Rp1.840.

Aturan distribusi yang dulu juga mengular karena harus melibatkan banyak kementerian, lanjutnya, sekarang disederhanakan sehingga lebih mudah untuk mengirim pupuk.

“Saya rasa bentuk rasa sayang Presiden kita yang sangat pro-petani dan pro-rakyat,” katanya.

Profil Rahmad Pribadi

Rahmad Pribadi, yang resmi menjabat sebagai Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) sejak 27 Juli 2023, dikenal sebagai pemimpin yang fokus pada transformasi dan inovasi bisnis.

Pria kelahiran Yogyakarta, 13 April 1970 ini merupakan salah satu figur kunci dalam upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

Rahmad Pribadi membekali dirinya dengan pendidikan dari universitas-universitas ternama dunia. Ia meraih gelar sarjana dari University of Texas, AS pada 1992. Sementara gelar S2 diperolehnya di Harvard University, AS pada 2013.

Tak hanya gelar formal, Rahmad juga mencatatkan sejarah sebagai orang Indonesia pertama yang berhasil meraih gelar Certified Internal Auditor (CIA) dari The Institute of Internal Auditor, USA.

Karier Rahmad Pribadi juga tak kalah mentereng. Ia memulai perjalanan profesionalnya sebagai Internal Auditor di PT Chevron Pacific Indonesia (1993-1997). Ia juga pernah bekerja untuk PT Bakrie & Brothers, Tbk sebagai Chief Operating Officer.

Dari sana ia dipercaya pemerintah untuk mengelola beberapa BUMN strategis dengan jabatan mentereng antara lain Direktur Utama PT Semen Baturaja Tbk (2017–2018); Direktur Utama PT Petrokimia Gresik (2018–2020); dan Direktur Utama PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) (2020–2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Rahmad Pribadi: Dari Harvard Hingga Kini Bos Pupuk Indonesia

Sosok Rahmad Pribadi: Dari Harvard Hingga Kini Bos Pupuk Indonesia

Bisnis | Sabtu, 01 November 2025 | 16:19 WIB

Pupuk Indonesia Sediakan 11.384 Ton Pupuk Subsidi di Sultra, Sambut Musim Tanam

Pupuk Indonesia Sediakan 11.384 Ton Pupuk Subsidi di Sultra, Sambut Musim Tanam

News | Jum'at, 19 September 2025 | 18:15 WIB

Ancaman Serius dari DPR, Distributor Pupuk Subsidi Bermasalah Siap-siap Dicabut Izin!

Ancaman Serius dari DPR, Distributor Pupuk Subsidi Bermasalah Siap-siap Dicabut Izin!

News | Kamis, 18 September 2025 | 18:19 WIB

Jadi Komisaris PT Pupuk Indonesia, Yovie Widianto Disindir Denny Siregar: Pupuknya Mau Dinyanyiin?

Jadi Komisaris PT Pupuk Indonesia, Yovie Widianto Disindir Denny Siregar: Pupuknya Mau Dinyanyiin?

Entertainment | Kamis, 19 Juni 2025 | 19:22 WIB

Untuk Tingkatkan Produksi Pangan Nasional, Kementan Imbau Petani Optimalkan Penggunaan Pupuk Subsidi

Untuk Tingkatkan Produksi Pangan Nasional, Kementan Imbau Petani Optimalkan Penggunaan Pupuk Subsidi

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 20:10 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB