Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Terungkap! Dua Modus Penipuan di Industri Keuangan Ini Sering Terjadi di Indonesia

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 03 November 2025 | 08:23 WIB
Terungkap! Dua Modus Penipuan di Industri Keuangan Ini Sering Terjadi di Indonesia
Cybersecurity Enthusiast Putra Aji Adhari dalam sesi diskusi BCA Learning Service dengan tema Future Starts Today: Catalyzing Ideas, Shaping What’s, Senin (3/11/2025). [Suara.com/Rina]
  • Masyarakat perlu waspada dalam penggunaan teknologi, terutama terhadap ancaman kebocoran data dan kejahatan siber.

  • Modus penipuan yang marak antara lain phishing dan deepfake, yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mencuri data atau menipu publik.

  • Kesadaran dan kewaspadaan digital perlu ditingkatkan, misalnya dengan rutin mengganti password dan lebih kritis saat beraktivitas online

Suara.com - Kecanggihan teknologi membuat masyarakat harus berhati-hati dalam penggunaannya, seperti salah satunya dengan kehadiran Artificial Intelligence (AI) atau disebut kecerdasan buatan.

Cybersecurity Enthusiast Putra Aji Adhari mengatakan, kebocoran data di Indonesia sudah terjadi pada tahun 2022.

Hal ini tentunya membuat masyarakat harus lebih meningkatkan kesadaran dalam menjaga data pribadi.

"Banyak sekali kebocoran data itu terjadi, mulainya itu dari 2022, bjorka muncul dan itu jadi tamparan buat kita semua dan akhirnya masyarakat tau, yang awam yang ngerti pun semua tau lah ya cyber security terjadi penipuan," katanya dalam sesi diskusi BCA Learning Service dengan tema Future Starts Today: Catalyzing Ideas, Shaping What’s, Senin (3/11/2025).

Dia melanjutkan kejahatan internet yang sering terjadi yakni modus pishing.

Adapun modus siber ini bertujuan untuk mencuri data sensitif seperti username, password, dan data kartu kredit, dengan cara menyamar sebagai entitas tepercaya melalui email, pesan, atau situs web palsu.

Ilustrasi Kejahatan Siber (unsplash/jeremy hawford)
Ilustrasi Kejahatan Siber (unsplash/jeremy hawford)

Hal ini terjadi pada youtuber Indonesia saat membeli kripto. Modus ini membuat youtuber itu mengalami kerugian.

"Mungkin upaya penipuan untuk mencuri data sensitif, banyak youtuber-youtuber juga kena, di takeover isinya crypto, modusnya apa? Biasanya modusnya itu endorsement, tolong saya punya aplikasi di endorse, berapa, oke 20 juta di install, kena semua. Itu phishing," jelasnya.

Selain phishing, modus penipuan yang banyak terjadi di Indonesia adalah deepfake.

Deepfake adalah teknologi yang menggunakan kecerdasan buatan (deep learning) untuk membuat konten (gambar, video, atau audio) palsu yang sangat realistis (fake).

Apalagi, deepfake adalah teknologi yang menggunakan kecerdasan buatan (deep learning) untuk membuat konten (gambar, video, atau audio) palsu yang sangat realistis (fake).

Hal ini terjadi pada semua elemen masyarakat yang terkena korban deepfake

"Deepfake ini kalau di Indonesia biasa dipake buat melemahkan citra, pejabat-pejabat, bahkan pejabat negara juga, tapi faktanya banyak sekali masyarakat yang menjadi korban dari deepfake itu. Akhirnya masyarakat bisa yakin dan percaya adanya video itu memang asli, dibuat dari tokoh tertentu," bebernya.

Dia pun menyarankan agar masyarakat menjaga data pribadinya. Salah satunya selalu mengganti kode atau password yang terhubung dengan keuangan Anda.

"Kita secara individu harus lebih hati-hati dan lebih kritis setiap berseluncur di dunia internet," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ChatGPT Atlas: Browser Pintar Baru Penantang Google Chrome

ChatGPT Atlas: Browser Pintar Baru Penantang Google Chrome

Tekno | Selasa, 28 Oktober 2025 | 15:35 WIB

AI Campus Telkom Hadir di Universitas Negeri Padang, Siap Cetak Talenta Digital Terbaik

AI Campus Telkom Hadir di Universitas Negeri Padang, Siap Cetak Talenta Digital Terbaik

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 13:25 WIB

Raksasa E-commerce Amazon Mau PHK 30 Ribu Karyawan

Raksasa E-commerce Amazon Mau PHK 30 Ribu Karyawan

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 09:20 WIB

Setelah Samsung, Giliran Oppo Gandeng Google buat Teknologi AI

Setelah Samsung, Giliran Oppo Gandeng Google buat Teknologi AI

Tekno | Senin, 27 Oktober 2025 | 21:39 WIB

Riset Indosat: Jika Indonesia Serius Adopsi AI, PDB Bisa Tembus Rp 2.326 Triliun di 2030

Riset Indosat: Jika Indonesia Serius Adopsi AI, PDB Bisa Tembus Rp 2.326 Triliun di 2030

Tekno | Senin, 27 Oktober 2025 | 20:57 WIB

Telkomsat - Kemenkes Kerja Sama Mendorong Pemerataan dan Digitalisasi Layanan Kesehatan Berbasis AI

Telkomsat - Kemenkes Kerja Sama Mendorong Pemerataan dan Digitalisasi Layanan Kesehatan Berbasis AI

Bisnis | Senin, 27 Oktober 2025 | 13:40 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB