Emas Antam Merosot Tajam Rp 26.000, Harganya Jadi Rp 2.260.000 per Gram

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 05 November 2025 | 08:54 WIB
Emas Antam Merosot Tajam Rp 26.000, Harganya Jadi Rp 2.260.000 per Gram
Petugas melayanai warga yang memesan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Harga emas Antam merosot tajam Rp 26.000 menjadi Rp 2.260.000/gram.

  • Emas dunia tertekan penguatan Dolar AS dan sikap hawkish The Fed.

  • Tren emas jangka menengah positif didukung ketidakpastian geopolitik dan shutdown AS.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Rabu, 5 November 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.260.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas antam itu berbalik merosot tajam sebesar Rp 26.000 dibandingkan hari Selasa, 4 November 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.125.000 per gram.

Harga buyback itu juga jatuh sebesar Rp 26.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Selasa kemarin.

Petugas menunjukan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas menunjukan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.180.000
  • Emas 1 Gram Rp 2.260.000
  • Emas 2 gram Rp 4.460.000
  • Emas 3 gram Rp 6.665.000
  • Emas 5 gram Rp 11.075.000
  • Emas 10 gram Rp 22.095.000
  • Emas 25 gram Rp 55.112.000
  • Emas 50 gram Rp 110.145.000
  • Emas 100 gram Rp 220.212.000
  • Emas 250 gram Rp 550.265.000
  • Emas 500 gram Rp 1.100.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp 2.200.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.

Harga Emas Dunia Anjlok

Harga emas dunia kembali tertekan pada perdagangan Selasa (5/11/2025), dipengaruhi oleh penguatan Dolar AS (USD) dan sikap hati-hati dari Federal Reserve (The Fed) terhadap kebijakan suku bunga lanjutan.

Mengutip FXStreet, harga emas (XAU/USD) bergerak di kisaran USD 3.970 per troy ounce, turun hampir 1 persen dalam sehari, setelah sempat menyentuh level terendah intraday di sekitar USD 3.928.

FXStreet mencatat, emas saat ini berada dalam fase konsolidasi sehat setelah terkoreksi dari rekor tertinggi USD 4.381 yang dicapai pada 20 Oktober lalu.

Penurunan bursa saham global memang sempat membantu membatasi tekanan terhadap harga emas, karena melemahnya selera risiko membuat sebagian investor kembali melirik aset safe haven. Namun, ruang penguatan logam mulia ini masih terbatas.

Kenaikan emas masih tertahan oleh berkurangnya arus masuk ke aset safe haven dan memudarnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed tahun ini.

Ekspektasi pasar terhadap potensi penurunan suku bunga tambahan oleh The Fed mulai surut setelah sejumlah pejabat bank sentral AS memberi sinyal bahwa langkah pelonggaran lebih lanjut belum menjadi prioritas dalam waktu dekat. Nada hawkish tersebut turut memperkuat Dolar AS, yang secara historis bergerak berlawanan arah dengan harga emas.

Meski begitu, FXStreet menilai tren jangka menengah emas masih positif. Ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global yang terus berlanjut, serta penutupan sebagian aktivitas pemerintah AS (shutdown) yang belum terselesaikan, masih menjadi faktor penopang bagi permintaan emas sebagai aset lindung nilai.

Secara teknikal, harga emas masih diperdagangkan dalam rentang sempit di bawah level psikologis USD 4.000. Grafik empat jam menunjukkan adanya resistensi kuat di area USD 4.020–USD 4.050, berdekatan dengan Simple Moving Average (SMA) 50 periode—area yang sebelumnya berfungsi sebagai support namun kini berubah menjadi zona resistance.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Airlangga Ungkap Rekor Kenaikan Harga Emas Dunia Karena Ulah Freeport

Menko Airlangga Ungkap Rekor Kenaikan Harga Emas Dunia Karena Ulah Freeport

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 15:00 WIB

Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi, Hari Ini Dibanderol Rp 2.286.000 per Gram

Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi, Hari Ini Dibanderol Rp 2.286.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 09:43 WIB

Emas Hari Ini Anjlok! Harganya Turun Drastis di Pegadaian, Antam Masih Kosong

Emas Hari Ini Anjlok! Harganya Turun Drastis di Pegadaian, Antam Masih Kosong

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 07:18 WIB

Terkini

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:50 WIB

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:43 WIB

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:33 WIB

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:59 WIB

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:21 WIB

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:01 WIB

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:50 WIB

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:36 WIB