Nego Alot, SPBU Vivo Dekati Kesepakatan Beli BBM 100 Ribu Barel dari Pertamina

M Nurhadi

Jum'at, 07 November 2025 | 15:49 WIB
Nego Alot, SPBU Vivo Dekati Kesepakatan Beli BBM 100 Ribu Barel dari Pertamina
SPBU Vivo di Jalan Raya Pekayon Kota Bekasi terlihat sepi karena kekosongan BBM jenis Revvo 89, SPBU juga mematikan papan informasi harga BBM jenis Revvo 89. (Suara.com / Danan Arya)
baca 10 detik
  • SPBU Vivo dilaporkan mendekati kesepakatan untuk membeli pasokan BBM dari Pertamina Patra Niaga.

  • Volume BBM yang diajukan Vivo dalam negosiasi berkisar sekitar 100 ribu barel.

  • Kesepakatan ini dilakukan menyusul kelangkaan BBM yang sempat dialami Vivo dan Shell di Indonesia.

Suara.com - Masalah kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sempat melanda jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta seperti Vivo dan Shell mulai menemukan titik terang.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan bahwa badan usaha pengelola SPBU Vivo tengah mendekati kesepakatan untuk membeli pasokan BBM dari Pertamina Patra Niaga.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyampaikan perkembangan positif ini saat ditemui di Jakarta, Jumat (7/11).

“Sedang bernegosiasi dengan badan usaha Patra Niaga dan kemarin memang kami mendapatkan info bahwa Vivo sudah mendekati (kesepakatan),” ucap Laode Sulaeman.

Laode juga mengungkapkan bahwa volume BBM yang diajukan oleh Vivo dalam negosiasi ini berkisar di angka 100 ribu barel.

"Awalnya juga kan Vivo sudah minta 100 ribu barel. Harusnya, ini belum diputus, harusnya ya sama,” tambahnya, mengisyaratkan volume kesepakatan akan sama dengan usulan awal.

Kelangkaan BBM memang menjadi isu yang melanda beberapa SPBU swasta, di mana Vivo mengalami kelangkaan menyusul SPBU Shell yang sudah lebih dulu kesulitan pasokan sejak pertengahan Agustus.

Meskipun demikian, BBM jenis diesel di SPBU Vivo, seperti Diesel Primus Plus, dilaporkan masih tersedia.

Di sisi lain, negosiasi dengan SPBU Shell, yang juga mengalami isu pasokan serupa, masih dalam proses. Laode Sulaeman mengungkapkan bahwa pihaknya berencana bertemu dengan Shell untuk membahas rincian kesepakatan BBM tersebut.

baca juga

Hubungan kerja sama antara Vivo dan Pertamina Patra Niaga sendiri memiliki riwayat dinamis. Sebelumnya, pada September, Pertamina Patra Niaga sempat menjalin kesepakatan jual beli base fuel (bahan bakar murni) dengan PT Vivo Energy Indonesia.

Dalam kesepakatan itu, Vivo menyetujui pembelian 40 ribu barel dari total 100 ribu barel base fuel impor Pertamina.

Namun, kesepakatan tersebut sempat dibatalkan oleh Vivo menyusul temuan kandungan etanol sekitar 3,5 persen pada hasil uji lab base fuel tersebut.

Terbaru, Pertamina Patra Niaga pada Oktober lalu mengumumkan bahwa Vivo dan pengelola SPBU bp (PT Aneka Petroindo Raya) sepakat menindaklanjuti rencana kerja sama impor BBM ke tahap pembicaraan yang lebih teknis.

Perkembangan terakhir ini menunjukkan langkah maju yang signifikan untuk menstabilkan pasokan BBM ritel non-subsidi di SPBU swasta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Pertamina Patra Niaga Cek Kualitas BBM di Yogyakarta, Begini Hasilnya

Bos Pertamina Patra Niaga Cek Kualitas BBM di Yogyakarta, Begini Hasilnya

Bisnis | Jum'at, 07 November 2025 | 15:22 WIB

Apa Tanda Busi Harus Diganti? Pertamina Sebut Komponen Ini yang Bikin Motor Brebet

Apa Tanda Busi Harus Diganti? Pertamina Sebut Komponen Ini yang Bikin Motor Brebet

Otomotif | Jum'at, 07 November 2025 | 14:42 WIB

ESDM:  Meski Sudah Diuji BBM Bobibos Belum Tersertifikasi

ESDM: Meski Sudah Diuji BBM Bobibos Belum Tersertifikasi

Bisnis | Jum'at, 07 November 2025 | 14:31 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×