OJK Tegaskan SLIK Bukan Penghambat untuk Pinjaman Kredit

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Jum'at, 07 November 2025 | 17:39 WIB
OJK Tegaskan SLIK Bukan Penghambat untuk Pinjaman Kredit
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam webinar, Selasa (4/11/2025). [ YouTube Bank Indonesia]
baca 10 detik
  • SLIK OJK bukan satu-satunya acuan nilai kelayakan kredit.

  • LJK harus pertimbangkan karakter dan kapasitas pembayaran debitur.

  • Perekonomian global melambat, namun IMF revisi proyeksi pertumbuhan.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) bujan menjadi satu-satunya acuan dalam proses penilaian kelayakan kredit oleh lembaga keuangan. 

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengungkapkan lembaga jasa keuangan (LJK) tetap memiliki ruang untuk menilai berbagai aspek lain di luar status kredit calon debitur. Adapub, penilain kelayakan kredit, tidak hanya bergantung pada catatan dalam SLIK.

"Informasi pada SLIK yang memuat status pemberian kredit tidak menjadi satu-satunya acuan dalam penilaian kelayakan calon debitur," ujar Mahendra dalam konferensi pers virtual Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK, Jumat (7/11/2025). 

Aplikasi Pinjam Uang Tak Perlu SLIK OJK. [Suara.com]
Aplikasi Pinjam Uang Tak Perlu SLIK OJK. [Suara.com]

Menurut dia, lembaga keuangan tetap memiliki ruang untuk mempertimbangkan berbagai faktor lain. Salah satunya, karakter, legalitas, arus kas, serta kapasitas pembayaran di masa mendatang dalam proses penyaluran kredit maupun pembiayaan.

Dengan demikian, SLIK berfungsi sebagai sumber informasi yang bersifat netral dan tidak dimaksudkan sebagai hambatan bagi pemberian kredit kepada pihak dengan kualitas kredit di luar kategori lancar. 

"SLIK tidak digunakan untuk membatasi akses kredit, melainkan sebagai alat bantu agar proses penyaluran pembiayaan lebih prudent dan terukur," imbuhnya.

Sementara itu, dia juga menjelaskan mengenai sejumlah indikator kinerja perekonomian global menunjukkan tanda-tanda perlambatan di berbagai kawasan.

Namun demikian, Dana Moneter Internasional (IMF) dalam laporan World Economic Outlook edisi Oktober 2025 justru merevisi ke atas proyeksi pertumbuhan ekonomi global, seiring meningkatnya volume perdagangan dunia dan arah kebijakan moneter yang cenderung lebih longgar di banyak negara.

"Di Amerika perekonomian mulai menunjukkan pelemahan. Tekanan terlihat pada pasar tenaga kerja, meningkatnya risiko government shutdown, serta sejumlah kasus gagal bayar (default) dari perusahaan besar yang menjadi perhatian pasar," bebernya.

baca juga

Selain itu, di China, beberapa indikator utama di sisi permintaan masih berada di bawah ekspektasi pasar, di mana menandakan pemulihan ekonomi yang belum sepenuhnya solid.

"Pertumbuhan ekonomi triwulan III melambat, dengan konsumsi rumah tangga yang masih tertahan, mengindikasikan kelemahan konsumsi domestik di ekonomi Tiongkok," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

100.565 Rekening Telah Diblokir Terkait Penipuan, Total Kerugian Masyarakat Capai Rp 7,5 Triliun

100.565 Rekening Telah Diblokir Terkait Penipuan, Total Kerugian Masyarakat Capai Rp 7,5 Triliun

Bisnis | Jum'at, 07 November 2025 | 15:25 WIB

Waduh, Kesadaran Masyarakat Indonesia Melek Keuangan Syariah, Masih Kecil!

Waduh, Kesadaran Masyarakat Indonesia Melek Keuangan Syariah, Masih Kecil!

Bisnis | Jum'at, 07 November 2025 | 08:53 WIB

OJK Beri Syarat jika Himbara Mau Naikkan Bunga Deposito Valas

OJK Beri Syarat jika Himbara Mau Naikkan Bunga Deposito Valas

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 09:38 WIB

Terkini

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 20:23 WIB

Viral Video Menteri PU Dody Hanggodo Memaki Anak Buah, Ini Penyebabnya

Viral Video Menteri PU Dody Hanggodo Memaki Anak Buah, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:20 WIB

Fasilitas Bak Hunian Pribadi di Lapas Cibinong Disorot, Pemerintah Diminta Buka-Bukaan

Fasilitas Bak Hunian Pribadi di Lapas Cibinong Disorot, Pemerintah Diminta Buka-Bukaan

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:15 WIB

Serasa di Thailand, Little Siam Ramaikan Akhir Pekan dengan Market hingga Water War

Serasa di Thailand, Little Siam Ramaikan Akhir Pekan dengan Market hingga Water War

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:05 WIB

Senja yang Meminjam Fajar

Senja yang Meminjam Fajar

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 20:05 WIB

Sidak Ombudsman Ungkap Lapas Mewah Cibinong, Ketua MPR Buka Suara

Sidak Ombudsman Ungkap Lapas Mewah Cibinong, Ketua MPR Buka Suara

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:00 WIB

Dari Banjarmasin ke Asia Pasifik, Perjalanan dr. Ayu Kembangkan Regenerative Medicine

Dari Banjarmasin ke Asia Pasifik, Perjalanan dr. Ayu Kembangkan Regenerative Medicine

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 19:57 WIB

Titik Karhutla Riau Diklaim Sudah Padam, Modifikasi Cuaca Terus Digempur

Titik Karhutla Riau Diklaim Sudah Padam, Modifikasi Cuaca Terus Digempur

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 19:50 WIB

Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat

Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 19:40 WIB

Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya

Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 19:35 WIB

×