Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Rupiah Diprediksi Melemah Sentuh Rp16.740 Jelang Akhir Pekan, Apa Penyebabnya?

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 07 November 2025 | 19:11 WIB
Rupiah Diprediksi Melemah Sentuh Rp16.740 Jelang Akhir Pekan, Apa Penyebabnya?
Nilai tukar rupiah pada dolar hari ini
  • Rupiah diprediksi ditutup melemah pada Senin (10/11) di rentang Rp16.690 - Rp16.740.

  • Sentimen negatif utama datang dari government shutdown AS, meningkatnya peluang penurunan suku bunga The Fed, dan data ekspor/impor China yang lesu.

  • Rupiah juga tertekan oleh perlambatan PDB Indonesia di 3Q25

Suara.com - Nilai tukar rupiah (IDR) terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diprediksi akan kembali berada di zona merah pada awal pekan depan, tepatnya Senin, 10 November 2025.

Prediksi pelemahan ini muncul meskipun rupiah sempat menunjukkan penguatan tipis pada penutupan perdagangan Jumat sore (7/11/2025), ditutup menguat 11 poin di level Rp16.690 dari penutupan sebelumnya di Rp16.617 setelah sempat tertekan hingga 20 poin.

Direktur Traze Andalan Futures sekaligus pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif namun cenderung ditutup melemah pada awal pekan.

Ia memprediksi rentang perdagangan rupiah berada di level Rp16.690 hingga Rp16.740, berpotensi menembus batas psikologis Rp16.700.

Ibrahim memaparkan bahwa rupiah rentan melemah akibat berbagai sentimen global yang saat ini mendominasi pasar keuangan:

  1. Government Shutdown AS dan Kebijakan The Fed: Penutupan pemerintahan (government shutdown) AS yang telah memasuki bulan kedua menunda rilis laporan ekonomi penting, seperti data ketenagakerjaan dan inflasi. Di tengah ketidakpastian data, laporan pekerjaan swasta terbaru justru menunjukkan tanda-tanda pelemahan di pasar tenaga kerja. Kondisi ini meningkatkan ekspektasi bahwa The Fed (Bank Sentral AS) mungkin akan melonggarkan suku bunga kebijakan lebih cepat dari perkiraan. Berdasarkan survei, peluang penurunan suku bunga pada Desember naik dari 60% menjadi sekitar 70%. Langkah The Fed di masa depan, meski berupa pelonggaran, tetap menciptakan ketidakpastian yang memengaruhi posisi rupiah.
  2. Ekonomi China yang Lesu: Rupiah, sebagai mata uang yang erat kaitannya dengan perekonomian mitra dagang utama, juga tertekan menyusul rilis data ekspor China yang menurun secara tak terduga pada Oktober 2025. Pelemahan impor negara tersebut juga menyebabkan penurunan neraca perdagangan. Data ini mengindikasikan tekanan perdagangan yang terus berlanjut dan permintaan domestik yang lemah di Tiongkok.
  3. Ketegangan Dagang AS-China: Ketegangan perdagangan antara Washington dan Beijing semakin meresahkan pasar. Ibrahim mengutip laporan yang menyebutkan bahwa AS berencana memblokir Nvidia dari penjualan chip AI skala kecil ke China. Langkah ini berpotensi membatasi akses perusahaan China terhadap teknologi canggih dan menambah risiko global.
     

Dari sisi domestik, rupiah diperkirakan dibuka melemah menyusul pengumuman perlambatan laju perekonomian Indonesia. PDB Kuartal III/2025 hanya tumbuh sebesar 5,04%.

Untuk mencapai target pertumbuhan akumulatif 5,2% di akhir tahun, pemerintah harus mengejar pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi pada Kuartal IV/2025, diperkirakan harus mencapai angka 5,77% hingga 5,8%. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Segera Ubah Rp1.000 jadi Rp1, RUU Ditargetkan Selesai 2027

Menkeu Purbaya Segera Ubah Rp1.000 jadi Rp1, RUU Ditargetkan Selesai 2027

Bisnis | Jum'at, 07 November 2025 | 15:06 WIB

Bank Indonesia Siaga Jaga Rupiah, Pelemahan Bersifat Temporer

Bank Indonesia Siaga Jaga Rupiah, Pelemahan Bersifat Temporer

Bisnis | Jum'at, 07 November 2025 | 13:27 WIB

Rupiah Loyo di Tengah Kuatnya Dolar AS, RUU Redenominasi Jadi Sorotan

Rupiah Loyo di Tengah Kuatnya Dolar AS, RUU Redenominasi Jadi Sorotan

Bisnis | Jum'at, 07 November 2025 | 09:41 WIB

Terkini

Nasib Pasokan Energi Global Kini di Tangan Xi Jinping, Harga Minyak Sudah Melambung Tinggi!

Nasib Pasokan Energi Global Kini di Tangan Xi Jinping, Harga Minyak Sudah Melambung Tinggi!

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 11:08 WIB

Cara Daftar TKM Pemula 2026 di Bizhub Kemnaker, Lengkap dengan Syarat dan Alurnya

Cara Daftar TKM Pemula 2026 di Bizhub Kemnaker, Lengkap dengan Syarat dan Alurnya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 11:01 WIB

Bocoran Revisi Royalti Tambang: Emas, Tembaga, hingga Timah Kena Tarif Baru?

Bocoran Revisi Royalti Tambang: Emas, Tembaga, hingga Timah Kena Tarif Baru?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 10:56 WIB

Dirjen Anggaran Dicopot Gegara Loloskan Anggaran Motor Listrik MBG? Ini Kata Purbaya

Dirjen Anggaran Dicopot Gegara Loloskan Anggaran Motor Listrik MBG? Ini Kata Purbaya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 10:47 WIB

Rupiah Tak Berdaya: Terperosok ke Rp17.407 Saat Badai Ekonomi Menghantam Asia

Rupiah Tak Berdaya: Terperosok ke Rp17.407 Saat Badai Ekonomi Menghantam Asia

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 10:31 WIB

Harga Pangan Kian Mencekik, Cabai dan Bawang Naik di Awal Pekan

Harga Pangan Kian Mencekik, Cabai dan Bawang Naik di Awal Pekan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 10:25 WIB

IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959

IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 09:17 WIB

Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram

Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 09:00 WIB

Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini

Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:56 WIB

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:50 WIB