Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.905,620
LQ45 668,634
Srikehati 330,295
JII 446,889
USD/IDR 17.410

Bocoran 13 IPO Saham Terbaru, Mayoritas Perusahaan Besar Sektor Energi

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 09 November 2025 | 06:12 WIB
Bocoran 13 IPO Saham Terbaru, Mayoritas Perusahaan Besar Sektor Energi
Ilustrasi saham IPO [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]
  • Ada 13 perusahaan yang antre IPO di BEI hingga November 2025.
  • Lima perusahaan dalam antrean tersebut merupakan perusahaan beraset skala besar (di atas Rp250 miliar).
  • Pipeline didominasi oleh perusahaan dari sektor energi dan teknologi.

Suara.com - Pasar modal Indonesia tetap menarik bagi perusahaan untuk mencari pendanaan melalui penawaran umum perdana saham (IPO).

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan bahwa hingga saat ini, terdapat 13 perusahaan yang masih antre dalam pipeline pencatatan saham.

Menariknya, antrean ini didominasi oleh perusahaan-perusahaan dengan skala aset yang besar.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menyampaikan bahwa dari total 13 perusahaan tersebut, sebanyak lima perusahaan merupakan perusahaan beraset skala besar, yakni yang memiliki total aset di atas Rp250 miliar.

Selain perusahaan besar tersebut, pipeline IPO juga diisi oleh enam perusahaan beraset skala menengah, dengan nilai aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar.

Sementara itu, dua perusahaan sisanya adalah perusahaan beraset skala kecil, yaitu di bawah Rp50 miliar.

Dominasi Sektor Energi dan Teknologi

Secara sektor, antrean IPO ini tersebar di berbagai bidang industri yang mencerminkan diversifikasi ekonomi nasional. Nyoman Yetna merinci sebaran 13 perusahaan dalam pipeline sebagai berikut:

  1. Sektor Energi: Empat perusahaan
  2. Sektor Barang Baku: Dua perusahaan
  3. Sektor Industri: Dua perusahaan
  4. Sektor Teknologi: Dua perusahaan
  5. Sektor Barang Konsumen Nonprimer: Satu perusahaan
  6. Sektor Barang Konsumen Primer: Satu perusahaan
  7. Sektor Transportasi dan Logistik: Satu perusahaan
     

Capaian dan Target BEI Hingga November 2025

Tingginya minat untuk melantai di bursa ini sejalan dengan capaian yang telah diraih BEI sepanjang tahun 2025. Hingga 7 November 2025, sebanyak 24 perusahaan telah sukses melangsungkan IPO di pasar modal Indonesia.

Dari aksi korporasi tersebut, total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp15,21 triliun.

Selain IPO, pasar modal juga aktif dalam instrumen utang. BEI mencatat penerbitan sebanyak 156 emisi dari 75 penerbit Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS), dengan dana yang terhimpun senilai Rp180,8 triliun.

Saat ini, sebanyak 21 emisi dari 16 penerbit EBUS juga tengah berada dalam pipeline antrean pencatatan.

Untuk aksi Rights Issue atau penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu, terdapat 10 perusahaan yang telah melangsungkan aksi korporasi ini dengan total nilai mencapai Rp16,63 triliun.

Satu perusahaan dari sektor properti masih berada dalam antrean untuk melangsungkan rights issue.

Secara keseluruhan, hingga 7 November 2025, jumlah perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia telah mencapai 967 perusahaan.

BEI menargetkan ambisius untuk mencapai total 1.000 perusahaan tercatat hingga akhir tahun 2025, memperkuat posisi pasar modal sebagai pusat pendanaan utama bagi korporasi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BEI Umumkan IHSG Sentuh All Time High Pekan Ini

BEI Umumkan IHSG Sentuh All Time High Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 08 November 2025 | 19:32 WIB

Aliran Modal Asing Keluar Begitu Deras Rp 4,58 Triliun di Pekan Pertama November 2025

Aliran Modal Asing Keluar Begitu Deras Rp 4,58 Triliun di Pekan Pertama November 2025

Bisnis | Sabtu, 08 November 2025 | 13:53 WIB

IHSG Melesat ke Level Tertinggi Selama Perdagangan Sepekan Ini

IHSG Melesat ke Level Tertinggi Selama Perdagangan Sepekan Ini

Bisnis | Sabtu, 08 November 2025 | 10:08 WIB

Terkini

18 Bank di Indonesia Masuk Daftar Terbaik Dunia 2026, Siapa Paling Unggul?

18 Bank di Indonesia Masuk Daftar Terbaik Dunia 2026, Siapa Paling Unggul?

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 06:41 WIB

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 22:08 WIB

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 21:51 WIB

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:04 WIB

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:00 WIB

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 19:43 WIB

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:36 WIB

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:25 WIB

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:24 WIB