Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Pengusaha Keluhkan Tarif Kapal Feri Tak Naik Sejak 2019, Biaya Operasional Terus Melonjak

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 11 November 2025 | 08:36 WIB
Pengusaha Keluhkan Tarif Kapal Feri Tak Naik Sejak 2019, Biaya Operasional Terus Melonjak
Ilustrasi kapal penyeberangan. (Dok. Humas Ditjen Hubdar)
  • Pengusaha pelayaran Indonesian National Ferry Owner Association (INFA) mengeluhkan tarif kapal penyeberangan yang belum mengalami kenaikan sejak 2019.
  • Ketua INFA, JA Barata, menyatakan ada ketimpangan sebab tarif sekarang jauh di bawah biaya operasional yang meningkat signifikan.
  • Kenaikan tarif sebesar lima persen yang disetujui sebelumnya oleh Menhub terdahulu akhirnya dibatalkan pemerintah meskipun telah ditandatangani.

Suara.com - Pengusaha pelayaran yang tergabung dalam Indonesian National Ferry Owner Association (INFA) mengeluhkan dengan tarif kapal penyeberangan yang tidak kunjung naik. Pemerintah saat ini hanya mengumbar janji untuk menaikan tarif kapal penyeberangan.

Ketua INFA, JA Barata, mengatakan sejak 2019 tarif kapal penyeberangan saat ini belum berubah. Menurutnya, para pengusaha merasa keberatan, karena ada ketimpangan antara tarif dan biaya operasional.

"Sebetulnya Pak Budi (Menhub sebelumnya) sudah menandatangani surat kenaikan tarif sebesar 5 persen. Hari berlakunya tarif itu mau dinaikkan, hari itu juga ada pembatala," ujarnya di Jakarta, yang dikutip Selasa (11/11/2025).

Kapal Feri di penyebrangan Selat Bali [Tangkap Layar @kalipuro24jam]
Kapal Feri di penyebrangan Selat Bali [Tangkap Layar @kalipuro24jam]

Pada saat itu, Barata memaklumi, pembatalan dari pemerintah, memang karena daya beli masyarakat yang belum pulih. Kendati begitu, dalam kondisi saat ini, ia bilang sudah saatnya pemerintah mulai mengevaluasi tarif kapal penyeberangan.

"Sekarang tentu harus sudah ada peninjauan kembali berkaitan dengan itu. INFA bersama Gapasdap (Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Nasional) pada prinsipnya berjuang menghadapi tantangan yang sama," imbuhnya.

Barata mengungkapkan, lonjakan biaya operasional ini tidak lepas dari beberapa faktor, mulai dari kenaikan hara bahan bakar minyak (BBM), suku cadang, dan biaya perawatan kapal.

Adapun, tarif kapal penyeberangan bervariasi tergangtu rute, golongan muatan dan jenis layanan reguler dan ekspres. Contohnya, Rute Merak-Bakauheni dengan layanan reguler untuk penumpang dewasa sebesar Rp 22.700, sepeda motor (Golongan II) sebesar Rp 62.100, mobil pribadi (Golongan IVA) sebesar Rp 481.800.

Sedangkan untuk layanan ekspress, untuk penumpang dewasa sebesar Rp 84.800. Kompas dan mobil pribadi (Golongan IVA) sebesar Rp 749.128.

"Tarif angkutan penyeberangan itu saat ini masih di bawah harga pokok produksi (HPP)," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Tarif Listrik PLN November 2025

Update Tarif Listrik PLN November 2025

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 07:53 WIB

Meski Dunia Ketar-Ketir, Menkeu Purbaya Klaim Stabilitas Keuangan RI Kuat Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Meski Dunia Ketar-Ketir, Menkeu Purbaya Klaim Stabilitas Keuangan RI Kuat Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 18:12 WIB

Tarif Listrik Non-Subsidi dan Bersubsidi Dipastikan Tak Naik Sepanjang November 2025

Tarif Listrik Non-Subsidi dan Bersubsidi Dipastikan Tak Naik Sepanjang November 2025

Bisnis | Sabtu, 01 November 2025 | 11:10 WIB

Terkini

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:08 WIB

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:02 WIB

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:01 WIB

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:48 WIB

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:45 WIB

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat

Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB