Paviliun Indonesia di COP30 Resmi Dibuka, Jadi Panggung 'Jualan' Kredit Karbon Triliunan

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 11 November 2025 | 08:58 WIB
Paviliun Indonesia di COP30 Resmi Dibuka, Jadi Panggung 'Jualan' Kredit Karbon Triliunan
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq. Foto ist.
baca 10 detik
  • Konferensi Iklim Dunia (COP30) di Brasil, Indonesia secara resmi membuka panggung utamanya, Paviliun Indonesia.
  • Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa Paviliun ini menjadi etalase keberhasilan Indonesia.
  • Salah satu agenda paling menarik dan berorientasi ekonomi adalah forum "Seller Meet Buyer" yang fokus pada pasar kredit karbon. Ini adalah peluang emas bagi Indonesia.

Suara.com - Di tengah keriuhan Konferensi Iklim Dunia (COP30) di Brasil, Indonesia secara resmi membuka panggung utamanya, Paviliun Indonesia.

Dibuka pada 10 November 2025 oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Paviliun ini berfungsi sebagai "jembatan hijau" yang menghubungkan aksi nyata Indonesia dengan dunia internasional.

Kehadiran Paviliun Indonesia bukan sekadar basa-basi negosiasi, melainkan bukti otentik komitmen Indonesia dalam menyeimbangkan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan, sejalan dengan visi keberlanjutan.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa Paviliun ini menjadi etalase keberhasilan Indonesia.

“Kita tidak hanya hadir untuk bernegosiasi, tetapi untuk menunjukkan bahwa Indonesia siap menjadi jembatan hijau dunia,” ujar Menteri Hanif, Senin (10/11/2025).

Selama sekitar dua minggu, Paviliun Indonesia akan menjadi pusat diskusi dan forum strategis yang menampilkan berbagai capaian, mulai dari inovasi dalam menjaga hutan (paru-paru dunia), upaya transisi energi bersih, hingga terobosan dalam mengelola sampah dan mendorong industri ramah lingkungan.

Salah satu agenda paling menarik dan berorientasi ekonomi adalah forum "Seller Meet Buyer" yang fokus pada pasar kredit karbon. Ini adalah peluang emas bagi Indonesia.

Prinsipnya, perusahaan yang berhasil mereduksi emisi polusi akan mendapatkan sertifikat karbon yang dapat dijual kepada pihak yang masih menghasilkan emisi. Dana dari penjualan ini kemudian diputar kembali untuk mendanai proyek-proyek keberlanjutan.

Menteri Hanif optimis, pasar karbon ini bukan hanya soal integritas lingkungan, tetapi juga potensi ekonomi baru yang sangat menjanjikan. Diperkirakan, pasar karbon Indonesia memiliki potensi nilai ekonomi hingga USD7,7 miliar per tahun setara lebih dari Rp120 triliun.

baca juga

“Pasar karbon bukan sekadar transaksi ekonomi. Ini adalah cara kita menegakkan integritas dan membangun kepercayaan dunia,” tegas Menteri Hanif

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Siap Beri 1,4 Juta Hektare Hutan ke Masyarakat Adat, Menhut Raja Juli Ungkap Alasannya!

Prabowo Siap Beri 1,4 Juta Hektare Hutan ke Masyarakat Adat, Menhut Raja Juli Ungkap Alasannya!

News | Sabtu, 08 November 2025 | 09:29 WIB

Indonesia Tegaskan Dukung Penuh Inisiatif Brasil untuk Konservasi Hutan Tropis

Indonesia Tegaskan Dukung Penuh Inisiatif Brasil untuk Konservasi Hutan Tropis

News | Sabtu, 08 November 2025 | 09:00 WIB

Bagaimana Krisis Iklim Membuat Hutan Dunia Kehilangan Kemampuannya Menyerap Karbon?

Bagaimana Krisis Iklim Membuat Hutan Dunia Kehilangan Kemampuannya Menyerap Karbon?

News | Jum'at, 07 November 2025 | 13:35 WIB

Terkini

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:56 WIB

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 21:47 WIB

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 21:44 WIB

×