Petani Tak Perlu Resah, Tahun Depan Ada 100 Gudang Bulog Tampung Hasil Panen

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 11 November 2025 | 15:28 WIB
Petani Tak Perlu Resah, Tahun Depan Ada 100 Gudang Bulog Tampung Hasil Panen
Ilustrasi stok beras di salah satu gudang bulog. Kelangkaan beras di pasaran yang menyebabkan tingginya harga bahan pokok tersebut menjadi persoalan di tingkat pedagang dan pembeli. [Antara]
  • Direktur Utama Perum Bulog menerima mandat pemerintah membangun seratus gudang baru untuk menampung hasil panen petani dalam waktu ditargetkan satu tahun.
  • Pembangunan seratus gudang ini akan menggandeng BUMN sektor konstruksi dengan estimasi total biaya proyek mencapai lima triliun rupiah.
  • Proyek strategis ini bertujuan mengatasi keluhan petani mengenai penyerapan hasil panen, fokus utamanya di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil.

Suara.com - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal mendapatkan mandat dari pemerintah untuk membangun 100 gudang baru. Gudang baru ini, untuk menampung hasil panen para petani.

Ia menjelaskan, dalam pembangunannya, dirinya akan menggandeng BUMN sektor konstruksi, di mana target penyelesaiannya selama satu tahun.

"Kalau kita nanti kita intinya as soon as possible. Jadi begitu cuaca bagus ya kita secepatnya. "Kita pengennya sih 100 itu setahun jadi, pengennya," ujar Rizal saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidan Pangan, Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal. [Suara.com/Achmad Fauzi].

"Karena kita dari BUMN pasti ya akan kita prioritaskan adalah teman-teman BUMN karya akan mengerjakan," sambungnya.

Rizal mengungkapkan, kapasitas gudang di masing-masing wilayah berbeda-beda. Namun, Ia menyebut, biasanya 1 gudang bulog bisa menampung 1.000 ton hingga 7.000 ton hasil panen.

Rizal kembali menegaskan, kapasitas gudang tergantung dari wilayah hingga komoditas pangan yang ditanam.

"Tergantung dari kemampuan ataupun daerah tersebut memiliki daerah persawan yang luas atau tidak. Proyeksinya dia sumber lumbung pangan atau tidak," imbuhnya.

"Kalau mereka lumbung pangan besar berarti kita bikinkan gudang yang besar. Tapi kalau dia tidak punya lumbung pangan, ya mohon maaf nanti hanya gudang kecil saja," jelas Rizal.

Ia menambahkan, pembangunan 100 gudang baru ini juga fokus di wilayah-wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T).

"Contoh di Nias Selatan, Morotai, dan lain sebagainya, itu kan perlu gudang-gundang tersebut," ucap Rizal.

Biaya Pembangunan Rp 5 Triliun

Di tempat yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan pembangunan 100 gudang baru ini sebagai solusi keluhan para petani yang tak memiliki penampungan saat panen. Pembangunan 100 gudang ini memakan biaya Rp 5 triliun.

"Ini merupakan jawaban dari keluhan petani. Keluhan masyarakat akan percepatan penyerapan gabah, gabah beras atau jagung dari petani sehingga tidak ada hambatan lagi," katanya.

Adapun, pembangunan 100 gudang Bulog ini dibangun berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) antar sejumlah lembaga.

SKB itu ditandatangani oleh dilakukan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara Dony Oskaria, Menteri Keuangan, yang diwakili Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Heru Pambudi hingga Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pupuk Subsidi Turun, Menko Pangan Apresiasi Pupuk Indonesia

Harga Pupuk Subsidi Turun, Menko Pangan Apresiasi Pupuk Indonesia

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 20:05 WIB

Pemerintah Akui Kesejahteraan Petani Dibanding Nelayan-Peternak Masih Jomplang

Pemerintah Akui Kesejahteraan Petani Dibanding Nelayan-Peternak Masih Jomplang

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 16:42 WIB

Harga Pupuk Subsidi Turun, Zulhas: Pupuk Indonesia Bisa Bangun Satu Pabrik Setiap Tahun

Harga Pupuk Subsidi Turun, Zulhas: Pupuk Indonesia Bisa Bangun Satu Pabrik Setiap Tahun

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 16:03 WIB

Terkini

Sektor Swasta Ini Diharamkan untuk Ikut WFH oleh Pemerintah

Sektor Swasta Ini Diharamkan untuk Ikut WFH oleh Pemerintah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 13:22 WIB

Sah! Ini SE Aturan Swasta Terapkan WFH Bagi Karyawannya

Sah! Ini SE Aturan Swasta Terapkan WFH Bagi Karyawannya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 13:14 WIB

Manfaatkan CNG, PGN Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Arus Mudik

Manfaatkan CNG, PGN Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Arus Mudik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 13:07 WIB

IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket

IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 13:03 WIB

Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur

Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 12:31 WIB

Ekonomi Pulih Lebih Lamban Meskipun Blokade Selat Hormuz Dibuka

Ekonomi Pulih Lebih Lamban Meskipun Blokade Selat Hormuz Dibuka

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 11:39 WIB

Cetak Kinerja Solid, EBITDA PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Naik 156% Sepanjang 2025

Cetak Kinerja Solid, EBITDA PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Naik 156% Sepanjang 2025

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 11:35 WIB

Bursa Saham Asia Kompak di Zona Hijau saat AS Klaim Serang Militer Iran

Bursa Saham Asia Kompak di Zona Hijau saat AS Klaim Serang Militer Iran

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 11:06 WIB

Usai Pengumuman Pembatasan BBM, Harga Bumbu Dapur Hari Ini Naik

Usai Pengumuman Pembatasan BBM, Harga Bumbu Dapur Hari Ini Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 10:45 WIB

Pangkas Anggaran Besar-Besaran, Pemerintah Tetap Salurkan Bansos ke 22 Juta Keluarga

Pangkas Anggaran Besar-Besaran, Pemerintah Tetap Salurkan Bansos ke 22 Juta Keluarga

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 10:30 WIB