Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

ESDM Ungkap Alasan Sumber Listrik RI Mayoritas dari Batu Bara

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Kamis, 13 November 2025 | 19:12 WIB
ESDM Ungkap Alasan Sumber Listrik RI Mayoritas dari Batu Bara
Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM, Tri Winarno. [Suara.com/Yaumal Adi Hutasuhut].
  • Kementerian ESDM mencatat bahwa pemanfaatan energi listrik dari Energi Baru dan Terbarukan (EBT) di Indonesia baru mencapai angka 14,4 persen dari total kapasitas terpasang.
  • Dari total pemanfaatan EBT tersebut, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) menjadi kontributor terbesar dengan menyumbang 7 persen dari total bauran energi listrik nasional.
  • Ketergantungan listrik nasional masih sangat tinggi pada batu bara, yang mana hingga Oktober 2025 telah memasok sebesar 66,52 persen atau 193,22 TWh produksi listrik.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pemanfaatan energi listrik dari energi baru dan terbarukan (EBT) masih minim. Tercatat, listrik yang bersumber dari EBT baru mencapai 14,4 persen.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno  merinci dari 14,4 persen  pemanfaatan EBT didominasi pembangkit listrik tenaga air (PLTA) sebesar 7 persen, biomassa 3 persen, panas bumi 2,6 persen, tenaga surya 1,3 persen, dan angin 0,1 persen. 

Tri mengakui bahwa pemanfaatan EBT itu masih tergolong kecil, jika dibanding dengan potensi sumber daya alam yang dimiliki Indonesia. Namun disebutnya terdapat sejumlah tantangan.

Ilustrasi Transisi Energi, Energi Baru dan Terbarukan. [Dok Pertamina NRE].
Ilustrasi Transisi Energi, Energi Baru dan Terbarukan. [Dok Pertamina NRE].

"Dari kapasitas terpasang saat ini sebetulnya 14,4 persen dari EBT, yang memang saya sampaikan tadi masih relatif kecil, bahwa ada cerita sebetulnya yang perjuangan panjang," ujar Tri saat rapat dengar pendapat dengan Komisi XII DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (13/11/2025). 

PLTA, misalnya, harus dihadapkan dengan durasi pembangunannya yang memakan waktu yang lama. Sementara untuk panas bumi mengandung risiko tinggi saat proses eksplorasi.

Kemudian pembangkit listrik tenaga surya sangat dipengaruhi oleh cuaca, meski pembangunannya tergolong cepat. Lalu pembangkit listrik tenaga bayu sangat dipengaruhi oleh kecepatan angin. 

Oleh karenanya, sumber listrik di Indonesia masih tergantung pada batubara lewat pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Tri mengungkap produksi listrik nasional hingga Oktober 2025 telah mencapai 290 Terawatt-hour (TWh), sebanyak 193,22 TWh  atau 66,52 persen bersumber dari batubara. 

"Apabila kita telusuri  tren bulanan dari Januari hingga Oktober, kontribusi batubara relatif tetap mencerminkan peran besar baseload yang selama ini menjadi penopang pasokan listrik nasional," kata Tri. 

"Dominasi yang stabil ini juga menjadi mengingat bagi kita bahwa upaya untuk menurunkan intensitas emisi harus terus diperkuat melalui percepatan co-firing biomassa," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekayaan Rilke Jeffri Huwae, Dirjen Gakkum yang Dikritik Menteri Bahlil

Kekayaan Rilke Jeffri Huwae, Dirjen Gakkum yang Dikritik Menteri Bahlil

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 16:44 WIB

Jadi Tulang Punggung Energi Nasional, Segini Volume Produksi Gas Kalimantan Timur

Jadi Tulang Punggung Energi Nasional, Segini Volume Produksi Gas Kalimantan Timur

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 15:04 WIB

MedcoEnergi Mulai Operasikan Pembakit Listrik di Batam Berkapasitas 39 MW

MedcoEnergi Mulai Operasikan Pembakit Listrik di Batam Berkapasitas 39 MW

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 14:11 WIB

Terkini

Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot

Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:35 WIB

Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya

Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:30 WIB

Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!

Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:23 WIB

Rel KRL dan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Harus Dipisah

Rel KRL dan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Harus Dipisah

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:13 WIB

UEA Keluar OPEC, Siap Gelontorkan Pasokan Minyak ke Pasar Dunia Tanpa Kuota!

UEA Keluar OPEC, Siap Gelontorkan Pasokan Minyak ke Pasar Dunia Tanpa Kuota!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:08 WIB

Bukukan Pendapatan Rp2,3 triliun, AVIA Catat Pertumbuhan 16,8 Persen

Bukukan Pendapatan Rp2,3 triliun, AVIA Catat Pertumbuhan 16,8 Persen

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:03 WIB

Tak Cuma Motor Listrik, Menperin Buka Opsi Adanya Subsidi Mobil Listrik

Tak Cuma Motor Listrik, Menperin Buka Opsi Adanya Subsidi Mobil Listrik

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:02 WIB

Menperin Bocorkan Nasib Subsidi Motor Listrik Rp 5 Juta dari Menkeu Purbaya

Menperin Bocorkan Nasib Subsidi Motor Listrik Rp 5 Juta dari Menkeu Purbaya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Bukalapak Lapor: Kuartal I 2026 Rugi Rp425 Miliar dan PHK 5 Karyawan

Bukalapak Lapor: Kuartal I 2026 Rugi Rp425 Miliar dan PHK 5 Karyawan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 11:35 WIB

Profil Ildong Pharmaceutical, Perusahaan Obat Raksasa Asal Korea Selatan

Profil Ildong Pharmaceutical, Perusahaan Obat Raksasa Asal Korea Selatan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 11:31 WIB