Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Youth Economic Summit 2025 : Pentingnya Manfaat Dana Darurat untuk Generasi Muda

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Sabtu, 15 November 2025 | 20:16 WIB
Youth Economic Summit 2025 : Pentingnya Manfaat Dana Darurat untuk Generasi Muda
Certified Financial Planner & Co-founder Daya Uang, Lolita Setyawati dalam Youth Economic Summit (YES) 2025 di Radio Republik Indonesia (RRI), Jakarta Pusat, Sabtu (15/11/2025). [Suara.com/Rina]
baca 10 detik
  • Hanya 19% masyarakat Indonesia yang menyadari pentingnya dana darurat untuk menghadapi kejadian tak terduga dan masa pensiun.

  • Dana darurat sebaiknya ditempatkan pada instrumen investasi yang mudah dicairkan seperti reksa dana pasar uang, deposito, atau emas.

  • Generasi muda dan investor pemula perlu meningkatkan literasi keuangan agar bijak dalam memilih produk investasi dan tidak tertipu

Suara.com - Dana darurat perlu dipersiapkan dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi yang belum stabil.

Apalagi, masyarakat Indonesia masih rendah yang memiliki uang simpanan untuk menikmati pensiunan.

Certified Financial Planner & Co-founder Daya Uang, Lolita Setyawati menyebutkan, baru 19 persen masyarakat Indonesia yang menyadari bahwa dana darurat sangat penting.

Terlebih uang simpanan ini bisa digunakan saat kejadian tidak terduga.

"Kita perlu dana darurat apalagi 19 persen masyarakat Indonesia 19 persen yang baru punya dana darurat. Dana darurat fungsinya untuk emergency," katanya Youth Economic Summit (YES) 2025 di Radio Republik Indonesia (RRI), Jakarta Pusat, Sabtu (15/11/2025).

Menurut dia, simpanan khusus ini bisa digunakan untuk pengeluaran tak terduga seperti kehilangan pekerjaan atau biaya medis mendadak, yang harus mudah dicairkan. Sehingga, investasi perlu untuk mendapatkan dana darurat.

"Pilihlah dana darurat yang gampang di akses sifatnya likuid dan mudah diakses jika ingin dicairkan lebih cepat," jelasnya.

Untuk itu, beragam jenis investasi yang banyak dipilih dalam menjadikan dana darurat. Salah satunya dengan berinvestasi di pasar modal hingga emas.

"Bisa reksa dana pasar uang deposito per bulan atau kesukaan ibu-ibu emas. Jenis investasi ini paling banyak yang dipilih sebagai dana darurat," bebernya.

baca juga

Namun, reksa dana menjadi pilihan yang tepat dijadikan sebagai dana darurat dibandingkan emas. Sebab, reksa dana memiliki risiko yang rendah dan mudah dicairkan.

"Saya menyarankan reksa dana pasar uang akesenya lebih liquid karena imbal hasilnya bisa dipastikan dan aman juga dan punya profil risiko low risk dan kompetitif," jelasnya.

Selain itu, dia pun juga memberikan saran kepada investor pemula termasuk generasi muda yang ingin berinvestasi agar meningkatkan literasi keuangan. Agar produk investasi yang dipilih tidak merugikan.

"Jadi generasi muda itu perlu memahami literasi keuangan belum cukup. Untuk itu bisa mencari sumber untuk bisa belajar financial planning yang benar dan bisa di saring akuratnya agar tidak tertipu," bebernya.

Untuk itu, dia pun menutup agar generasi muda bisa bijak memilih investasi yang tepat. Apalagi, dana darurat sangat penting untuk keuangan masa depan.

"Jadi pas usia udah selesai bekerja ada dana untuk pensiunan. Pastikan income saat usia muda masih aktif," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilusi' APBN 2026: CORE Indonesia Wanti-wanti, Asumsi Makro Pemerintah Berpotensi Gagal Maning!

Ilusi' APBN 2026: CORE Indonesia Wanti-wanti, Asumsi Makro Pemerintah Berpotensi Gagal Maning!

Bisnis | Senin, 25 Agustus 2025 | 14:44 WIB

RAPBN 2026 'Terancam' di Tengah Peringatan 80 Tahun RI, Core Indonesia Soroti Tiga Jebakan Krusial!

RAPBN 2026 'Terancam' di Tengah Peringatan 80 Tahun RI, Core Indonesia Soroti Tiga Jebakan Krusial!

Bisnis | Senin, 25 Agustus 2025 | 13:28 WIB

Core Indonesia Soroti Tingginya Angka ICOR RI: Daya Saing Ekonomi Kita Tertekan

Core Indonesia Soroti Tingginya Angka ICOR RI: Daya Saing Ekonomi Kita Tertekan

Bisnis | Rabu, 20 Agustus 2025 | 13:19 WIB

80 Tahun Kemerdekaan RI: Lapangan Kerja Kurang, 7 Juta Nganggur, 70 Juta Bekerja Tanpa Jaminan!

80 Tahun Kemerdekaan RI: Lapangan Kerja Kurang, 7 Juta Nganggur, 70 Juta Bekerja Tanpa Jaminan!

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2025 | 21:04 WIB

Core Indonesia: 80 Tahun Merdeka, Indonesia Masih Resah soal Kondisi Ekonomi

Core Indonesia: 80 Tahun Merdeka, Indonesia Masih Resah soal Kondisi Ekonomi

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2025 | 20:51 WIB

Dana Darurat: Jaring Pengaman Finansial Sebelum Investasi, Berapa Besaran Idealnya?

Dana Darurat: Jaring Pengaman Finansial Sebelum Investasi, Berapa Besaran Idealnya?

Bisnis | Minggu, 27 Juli 2025 | 14:40 WIB

Terkini

Rupiah Kembali Loyo Lawan Dolar AS Lemas ke Level Rp17.888

Rupiah Kembali Loyo Lawan Dolar AS Lemas ke Level Rp17.888

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:50 WIB

Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:30 WIB

Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah

Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:20 WIB

IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing

IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:19 WIB

Daftar Calon IPO BEI 2026 Bertambah, Ada 8 Emiten Siap Melantai di Bursa Saham, Ini Bocorannya

Daftar Calon IPO BEI 2026 Bertambah, Ada 8 Emiten Siap Melantai di Bursa Saham, Ini Bocorannya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:12 WIB

Jurnalis Kawakan Karni Ilyas Duduki Komisaris Emiten Tambang DEWA, Ini Profilnya

Jurnalis Kawakan Karni Ilyas Duduki Komisaris Emiten Tambang DEWA, Ini Profilnya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:56 WIB

AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia

AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:55 WIB

Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial

Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:37 WIB

Tak Mau Investasi Hilirisasi Bernilai Jumbo Gagal, BP BUMN Gandeng KPK

Tak Mau Investasi Hilirisasi Bernilai Jumbo Gagal, BP BUMN Gandeng KPK

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:32 WIB

IHSG Berpotensi Rebound! Cek Analisis Teknikal dan Sentimen Positif Hari Ini

IHSG Berpotensi Rebound! Cek Analisis Teknikal dan Sentimen Positif Hari Ini

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:19 WIB

×