Waduh, Aliran Modal Asing Indonesia yang Kabur Tembus Rp 3,79 Triliun

Senin, 17 November 2025 | 08:43 WIB
Waduh, Aliran Modal Asing Indonesia yang Kabur Tembus Rp 3,79 Triliun
Ilustrasi Aliran Modal Asing Keluar. (Freepik)
Baca 10 detik
  • Aliran modal asing terus keluar dari pasar keuangan Indonesia, terutama dari pasar saham, SBN, dan SRBI.

  • Sepanjang 2025, nonresiden mencatat jual neto besar yang menekan ketahanan eksternal ekonomi.

  • BI memperkuat koordinasi dan kebijakan bauran, sementara indikator seperti CDS dan yield SBN menunjukkan pergerakan yang relatif stabil

Suara.com - Bank Indonesia (BI) melaporkan aliran modal asing yang keluar masih terus terjadi.

Berdasarkan data transaksi pada 10-13 November 2025 mencatat, aliran modal asing yang kabur sebesar Rp3,79 triliun.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan, aliran modal asing yang keluar terjadi di pasar keuangan domestik yang melakukan jual neto.

"Aliran modal keluar terdiri dari beli neto sebesar Rp 3,92 triliun di pasar saham, serta jual neto sebesar Rp 6,33 triliun di pasar SBN dan Rp 1,39 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI)," katanya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (17/11/2025).

Selain itu, sepanjang tahun 2025, nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp 37,24 triliun di pasar saham.

Lalu, keluarnya aliran modal asing Rp 6,45 triliun di pasar SBN, dan Rp 140,40 triliun di SRBI.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny di Gedung BI, Jumat (7/11/2025). [Suara.com/Rina]
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny di Gedung BI. [Suara.com/Rina]

"Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia," bebernya.

Sementara itu, berdasarkan data setelmen sampai dengan 13 November 2025, nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp 37,24 triliun di pasar saham, Rp 6,45 triliun di pasar SBN, dan Rp 140,40 triliun di SRBI.

BI terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia.

Baca Juga: Cadangan Devisa RI Terkuras di 2024, Gubernur BI Ungkap Alasan Utama di Baliknya

Sementara itu, premi Credit Default Swaps (CDS) Indonesia lima tahun per 13 November 2025 sebesar 73,51 basis poin (bps).

Angka ini turun dibanding dengan 7 November 2025 sebesar 76,05 bps.

Selain itu, Rupiah ditutup minggu lalu di level Rp16.720 per dolar Amerika Serikat (AS). Sedangkan, Yield SBN 10 tahun turun ke 6,12 persen.

Indeks Dolar (DXY) melemah ke level 99,16, sedangkan Yield US Treasury (UST) Note 10 tahun naik ke level 4,119 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI