Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Daftar Maskapai Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta, Mulai Berlaku Pekan Ini

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 18 November 2025 | 09:53 WIB
Daftar Maskapai Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta, Mulai Berlaku Pekan Ini
Calon penumpang berjalan untuk lapor diri di Terminal keberangkatan. [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/agr]
  • Manajemen Bandara Soekarno-Hatta melakukan penataan ulang operasional penerbangan domestik.
  • Relokasi bertahap Lion Air, Airfast Indonesia, Sriwijaya Air, dan NAM Air ke Terminal 1B dilakukan sejak 17 November 2025.
  • Tujuan utama penyesuaian ini adalah menyeimbangkan kepadatan penumpang.

Suara.com - Manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) di Tangerang, Banten, kembali melakukan penataan ulang terhadap operasional penerbangan domestik.

Langkah strategis ini diambil oleh PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) guna menyeimbangkan kepadatan penumpang dan meningkatkan kualitas layanan di gerbang udara utama Indonesia tersebut.

Fokus utama penyesuaian kali ini adalah relokasi operasional empat maskapai penerbangan domestik yang kini dipusatkan di Terminal 1B.

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, dalam keterangan resminya pada Selasa (18/11/2025), menjelaskan bahwa proses migrasi ini dilakukan secara bertahap sejak awal pekan.

Jadwal Perpindahan Maskapai ke Terminal 1B

Proses pemindahan operasional dibagi menjadi dua gelombang untuk memastikan transisi yang mulus:

Senin, 17 November 2025: Maskapai Lion Air dan Airfast Indonesia telah resmi memindahkan seluruh operasional penerbangan domestik mereka (dari dan menuju Jakarta/CGK) ke Terminal 1B.

Selasa, 18 November 2025: Menyusul langkah tersebut, Sriwijaya Air dan NAM Air juga mulai melayani penumpang rute domestik melalui terminal yang sama.

Dengan demikian, Terminal 1B kini secara efektif berfungsi sebagai zona layanan terpusat bagi keempat maskapai tersebut.

Heru Karyadi menekankan bahwa kebijakan ini bukan tanpa alasan. Penyesuaian ini bertujuan untuk menciptakan alur pergerakan penumpang yang lebih teratur dan nyaman.

"Melalui penyesuaian ini, alur pergerakan penumpang di Terminal 1 dapat diatur lebih tertata sesuai kapasitas fasilitas yang tersedia, sehingga mendukung kelancaran proses keberangkatan maupun kedatangan," ungkap Heru, dikutip dari Antara.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari strategi besar penguatan operasional Terminal 1. Sebelumnya, pada 12 November 2025, manajemen bandara telah mengaktifkan Terminal 1C secara penuh yang ditandai dengan perpindahan operasional maskapai Citilink.

Dengan beroperasinya Terminal 1C secara penuh, kapasitas tampung Terminal 1 secara keseluruhan mengalami peningkatan signifikan. Kondisi ini memungkinkan manajemen untuk melakukan rebalancing atau penyeimbangan distribusi penumpang antar-sub terminal, sehingga tidak terjadi penumpukan di satu titik saja.

Pihak Angkasa Pura Indonesia memastikan bahwa proses transisi ini telah melalui koordinasi intensif dengan seluruh maskapai terkait. Tujuannya adalah memberikan pengalaman perjalanan yang baru, lebih tertata, dan minim hambatan bagi para pengguna jasa bandara.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan pasca-perpindahan ini, manajemen Bandara Soekarno-Hatta memberikan beberapa imbauan penting kepada calon penumpang Lion Air, Airfast Indonesia, Sriwijaya Air, dan NAM Air:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pegawai Bandara Soetta Dalangi Penipuan Lowongan Pilot, Raup Rp1,3 Miliar dari Korban

Pegawai Bandara Soetta Dalangi Penipuan Lowongan Pilot, Raup Rp1,3 Miliar dari Korban

News | Senin, 17 November 2025 | 10:47 WIB

Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi dengan Wajah Baru

Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi dengan Wajah Baru

Foto | Rabu, 12 November 2025 | 09:00 WIB

Vakum Empat Bulan, Bandara Dhoho Kediri Resmi Beroperasi Lagi

Vakum Empat Bulan, Bandara Dhoho Kediri Resmi Beroperasi Lagi

Foto | Selasa, 11 November 2025 | 09:00 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB