Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

Harga Bitcoin Menuju US$ 80.000? Aksi Jual Spot Meningkat, Analis Ungkap Risiko

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 19 November 2025 | 11:19 WIB
Harga Bitcoin Menuju US$ 80.000? Aksi Jual Spot Meningkat, Analis Ungkap Risiko
Ilustrasi Bitcoin (Unsplash/Andre)
  • Harga Bitcoin mengalami penurunan signifikan 16% dalam 30 hari.
  • Tekanan jual kini didominasi oleh aksi jual spot terkonfirmasi dari arus masuk 15.924 BTC ke bursa dalam lima hari (13–18 November).
  • Untuk pemulihan bullish, Bitcoin wajib menembus dan bertahan di atas resistensi kunci US$90.300.

Suara.com - Harga Bitcoin (BTC) menghadapi periode krusial setelah mengalami penurunan tajam yang menyebabkan kerugian 30 hari mencapai 16%.

Meskipun sempat rebound hari ini, dengan kenaikan 2,78% dalam 24 jam ke level US$92.410 (setara Rp1.551.355.829), para trader berada di persimpangan jalan: apakah harga akan pulih kembali atau bersiap menghadapi koreksi yang lebih dalam.

Secara fundamental, data grafik dan on-chain memberikan sinyal peringatan keras.

Jika harga Bitcoin tidak mampu segera kembali menembus dan bertahan di level kunci, titik terendah berikutnya berpotensi terbentuk jauh lebih rendah, bahkan mungkin di bawah level psikologis US$80.000.

Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp30.866 triliun, dengan volume perdagangan harian tercatat sebesar Rp1.569 triliun.

Tekanan jual yang menimpa Bitcoin kini telah mengalami perubahan karakter. Sebelumnya, penurunan harga didominasi oleh likuidasi paksa (forced liquidation) posisi long (beli dengan leverage).

Kini, tekanan likuidasi tersebut mulai mereda, terbukti dari besarnya likuidasi posisi short (jual) di bursa seperti Binance yang mencapai US$3,56 miliar, jauh melampaui likuidasi posisi long (US$558 juta).

Meredanya likuidasi ini berarti penurunan harga yang terjadi belakangan ini lebih mencerminkan aksi jual spot (penjualan riil) yang disengaja, bukan lagi jual paksa. Aksi jual ini didukung oleh data cadangan BTC di bursa:

Antara 13 hingga 18 November, cadangan Bitcoin di seluruh bursa meningkat signifikan dari 2.380.595 BTC menjadi 2.396.519 BTC.

Artinya, terdapat arus masuk sebesar 15.924 BTC ke bursa hanya dalam lima hari—setara dengan sekitar US$1,43 miliar.

Arus masuk tertinggi ini merupakan sinyal adanya aksi jual spot yang masif dan mungkin dipicu oleh kepanikan.

Perubahan dari penurunan yang didorong likuidasi menjadi penurunan yang didorong oleh penjualan spot ini adalah faktor penting, karena jenis penurunan ini cenderung lebih terkendali, namun memiliki potensi untuk bertahan lebih lama, menjelaskan mengapa harga masih tertekan meskipun leverage telah banyak terhapus.

Dalam analisis harian yang dibagikan Pintu, guna memprediksi titik stabilisasi harga, analisis menggunakan indikator UTXO Realized Price Distribution (URPD) menjadi penting. URPD menunjukkan di harga mana koin terakhir dibeli, yang biasanya menjadi zona dukungan.

Namun, area harga antara US$89.600 hingga US$79.500 saat ini memiliki dukungan yang sangat tipis. Hanya sedikit koin yang terakhir berpindah tangan di rentang harga ini. Artinya, hanya sedikit pemegang koin yang memiliki motivasi kuat untuk mempertahankan level harga tersebut.

Kehilangan level US$90.300 menjadi sinyal yang sangat berbahaya karena membuka harga pada zona lemah yang luas. Jika Bitcoin terus ditutup di bawah level ini, peta URPD menunjukkan bahwa harga rentan jatuh hingga mendekati US$80.000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Triliunan Rupiah Menguap Gegara Bitcoin Anjlok, Ini Fakta-fakta yang Wajib Diketahui

Triliunan Rupiah Menguap Gegara Bitcoin Anjlok, Ini Fakta-fakta yang Wajib Diketahui

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 18:09 WIB

Caviar Rilis iPhone 17 Pro Bitcoin Edition Berlapis Emas, Harga Tembus Rp 1,1 Miliar

Caviar Rilis iPhone 17 Pro Bitcoin Edition Berlapis Emas, Harga Tembus Rp 1,1 Miliar

Tekno | Selasa, 18 November 2025 | 17:39 WIB

Pasar Kripto Goyang, Bitcoin Anjlok 30 Persen di Bawah USD90.000

Pasar Kripto Goyang, Bitcoin Anjlok 30 Persen di Bawah USD90.000

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 14:01 WIB

Harga Bitcoin Tertekan Menuju Level Kritis, Bearish atau Peluang Akumulasi Penguatan?

Harga Bitcoin Tertekan Menuju Level Kritis, Bearish atau Peluang Akumulasi Penguatan?

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 17:53 WIB

Harga Bitcoin Tengah Ambruk, Investor Disarankan Ambil Langkah Ini

Harga Bitcoin Tengah Ambruk, Investor Disarankan Ambil Langkah Ini

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 07:38 WIB

3 Altcoin Diprediksi Bakal Meroket Pasca Penguatan Harga Bitcoin US$ 105.000

3 Altcoin Diprediksi Bakal Meroket Pasca Penguatan Harga Bitcoin US$ 105.000

Bisnis | Minggu, 16 November 2025 | 18:12 WIB

Terkini

Program Vokasi Nasional Rp 2,12 T Resmi Diumumkan, Jaring Lulusan SMK dan Karyawan PHK

Program Vokasi Nasional Rp 2,12 T Resmi Diumumkan, Jaring Lulusan SMK dan Karyawan PHK

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:46 WIB

Aturan Ekspor Lewat Danantara Sumberdaya Indonesia Masih Abu-abu: Ternyata Tak Segampang Itu!

Aturan Ekspor Lewat Danantara Sumberdaya Indonesia Masih Abu-abu: Ternyata Tak Segampang Itu!

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:42 WIB

Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli 2026, Telan Anggaran Rp 4,14 Triliun

Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli 2026, Telan Anggaran Rp 4,14 Triliun

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:34 WIB

PHE Masih Jadi Raja Migas RI, Tapi Produksi Alamiah Terancam Turun Tajam

PHE Masih Jadi Raja Migas RI, Tapi Produksi Alamiah Terancam Turun Tajam

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:14 WIB

Arab Saudi Buka Lagi Keran Udang RI, Mendag: Ini Kabar Baik!

Arab Saudi Buka Lagi Keran Udang RI, Mendag: Ini Kabar Baik!

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:08 WIB

Hampir Semua Direksi Danantara Sumberdaya Indonesia Diisi Orang Asing

Hampir Semua Direksi Danantara Sumberdaya Indonesia Diisi Orang Asing

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:58 WIB

Perang AS-Iran Bikin Pertamina Kehilangan 100.000 Barel Minyak

Perang AS-Iran Bikin Pertamina Kehilangan 100.000 Barel Minyak

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:58 WIB

Pemerintah Resmikan Insentif Pajak ke Penulis 1,5 Persen, Tepati Janji Kampanye Prabowo

Pemerintah Resmikan Insentif Pajak ke Penulis 1,5 Persen, Tepati Janji Kampanye Prabowo

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:29 WIB

Bursa Efek Indonesia Buka Opsi Artis dan Influencer Bisa IPO Bisnis, Ini Syaratnya

Bursa Efek Indonesia Buka Opsi Artis dan Influencer Bisa IPO Bisnis, Ini Syaratnya

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:50 WIB

Investor Jangan Sampai Jadi 'Kurban' Panic Selling Saat Dunia Memanas

Investor Jangan Sampai Jadi 'Kurban' Panic Selling Saat Dunia Memanas

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:43 WIB