Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Merger BUMN Karya: WSKT Bakal Go Private, Klasterisasi Jadi Kunci

M Nurhadi

Kamis, 20 November 2025 | 08:51 WIB
Merger BUMN Karya: WSKT Bakal Go Private, Klasterisasi Jadi Kunci
(Dok: Waskita Karya)
baca 10 detik
  • BP BUMN tengah mengintensifkan kajian merger BUMN Karya.
  • Proses konsolidasi ini dilaksanakan melalui kolaborasi erat dengan BPI Danantar.
  • Keputusan akhir mengenai nasib PT Waskita Karya, termasuk wacana delisting, akan ditentukan seiring dengan pembentukan klaster BUMN Karya yang baru.

Suara.com - Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) terus mengintensifkan kajian mendalam terkait rencana besar penggabungan (merger) sejumlah perusahaan BUMN yang bergerak di sektor konstruksi atau yang dikenal sebagai BUMN Karya.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menyehatkan dan meningkatkan efisiensi perusahaan pelat merah di tengah tantangan kinerja yang cukup berat.

BP BUMN telah menetapkan target yang ambisius: proses penggabungan klaster BUMN Karya ini diharapkan dapat diselesaikan pada Desember 2025.

"Sedang kami kaji bagaimana merger kelompok BUMN karya, mudah-mudahan Desember ini selesai," kata Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma'ruf saat berbicara dalam ANTARA Business Forum (ABF) 2025 di Jakarta, Rabu (20/11/2025).

Aminuddin menjelaskan, pihaknya tidak bekerja sendiri dalam melaksanakan konsolidasi besar ini. BP BUMN akan berkolaborasi erat dengan tim dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Danantara (BPI Danantara).

Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh proses penggabungan, mulai dari kajian finansial hingga legal, berjalan dengan tata kelola yang baik dan transparan.

Kolaborasi antara BP BUMN dan Danantara ini sebelumnya telah dicanangkan oleh Kepala BP BUMN, Dony Oskaria. Dony menyatakan, kerja sama ini adalah kunci untuk mendorong efektivitas dan efisiensi kinerja BUMN secara keseluruhan.

"Kita ingin mempercepat transformasi BUMN, jadi diharapkan nanti kolaborasi antara BP BUMN dan Danantara mempercepat konsolidasi," ujar Dony di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, beberapa waktu lalu.

Transformasi dan konsolidasi yang sedang dijalankan ini merupakan langkah penting agar BUMN-BUMN tersebut mampu beradaptasi dengan tantangan baru, sekaligus menjadi perusahaan yang semakin kompetitif, baik di tingkat nasional maupun di panggung global.

baca juga

Isu yang tak kalah penting dalam rencana penggabungan BUMN Karya adalah nasib perusahaan-perusahaan yang tengah menghadapi tekanan finansial, seperti PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT).

Terkait wacana delisting atau penghapusan saham Waskita Karya dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma'ruf meminta publik untuk menunggu hasil kajian akhir.

Wacana delisting ini akan diputuskan seiring dengan pembentukan klaster BUMN Karya yang baru.

"Nanti tunggu aja, nanti kita buat kluster beberapa BUMN untuk yang BUMN karya," ucapnya.

Keputusan mengenai Waskita menjadi krusial mengingat perusahaan tersebut telah menjadi sorotan utama terkait restrukturisasi utang dan penyehatan keuangan, sehingga masa depannya sangat bergantung pada skema penggabungan dan klasterisasi yang disusun oleh BP BUMN.

Sebagai informasi, pada September 2025 mengalami kerugian bersih sebesar Rp3,17 triliun, naik dari Rp3 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya, karena penurunan pendapatan yang signifikan meskipun beban usaha dapat ditekan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Bahasa Pesantren! BP BUMN Sindir Perusahaan Pelat Merah Rugi Terus: La Yamutu Wala Yahya

Pakai Bahasa Pesantren! BP BUMN Sindir Perusahaan Pelat Merah Rugi Terus: La Yamutu Wala Yahya

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 19:24 WIB

Danantara Soroti Timpangnya Setoran Dividen BUMN, Banyak yang Sakit dan Rugi

Danantara Soroti Timpangnya Setoran Dividen BUMN, Banyak yang Sakit dan Rugi

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 18:10 WIB

Menuju Era Baru BUMN Konstruksi: Skema Holding Karya Difinalisasi Desember Ini

Menuju Era Baru BUMN Konstruksi: Skema Holding Karya Difinalisasi Desember Ini

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 13:52 WIB

Terkini

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:03 WIB

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:43 WIB

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:32 WIB

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:08 WIB

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:05 WIB

Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah

Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:01 WIB

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:21 WIB

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:16 WIB

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:10 WIB

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:48 WIB

×