Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.307,589
LQ45 733,903
Srikehati 341,804
JII 507,580
USD/IDR 17.077

Bearish Bitcoin: Harga BTC Bisa Turun ke US$67.000 Meski Ada Sentimen Positif

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 20 November 2025 | 16:13 WIB
Bearish Bitcoin: Harga BTC Bisa Turun ke US$67.000 Meski Ada Sentimen Positif
Ilustrasi (Unsplash/Bermix)
  • Analisis teknikal menunjukkan Bitcoin (BTC) pada kisaran US$91.000 berpotensi mengalami reversal bearish signifikan menuju US$67.000 akibat pola Head & Shoulders.
  • Pola H&S ini dikonfirmasi aktif jika harga menembus level neckline krusial di US$86.000.
  • Skenario bearish batal hanya jika kekuatan bullish berhasil menembus dan bertahan kuat di atas puncak tertinggi historis.

Suara.com - Harga Bitcoin (BTC) yang saat ini bergerak di kisaran US$91.000 tengah berada di persimpangan kritis. Analisis teknikal menunjukkan adanya sinyal reversal bearish yang kuat, berpotensi memicu skenario terburuk di mana harga mata uang kripto terbesar di dunia ini dapat terjun bebas hingga ke level US$67.000.

Menurut analis Tri Agung, seperti dilansir Beincrypto, level-level krusial yang wajib dipantau investor pekan ini adalah resistance di US$110.000, neckline (garis leher) di US$86.000, dan target penurunan teknikal di US$67.000.

Diperkirakan adanya potensi penurunan harga ini didasarkan pada formasi pola "Head & Shoulders" (H&S).

Pola H&S dikenal sebagai salah satu sinyal reversal bearish paling andal dan kuat dalam analisis teknikal, mengindikasikan bahwa tren naik (bullish) yang dominan mungkin telah mencapai titik kelelahan dan siap berbalik arah.

Pola ini terbagi menjadi tiga fase utama:

  • Left Shoulder: Terbentuk di sekitar level US$110.000.
  • Head (Puncak Tertinggi): Pencapaian puncak tertinggi historis di atas US$126.000.
  • Right Shoulder: Saat ini, harga sedang dalam proses pembentukan bahu kanan, di mana resistance terdekatnya kembali berada di area US$110.000.
     

Meskipun formasi H&S terlihat jelas, kekuatan pola ini sangat bergantung pada konfirmasinya. Tri Agung menegaskan bahwa pola ini belum dianggap aktif sepenuhnya sebelum terjadi "breakdown"—yakni, harga menembus dan bertahan kuat di bawah neckline US$86.000.

Ini merupakan skenario reversal yang paling dihindari, sebab jika level US$67.000 tercapai, aksi panic selling dan likuidasi besar-besaran diperkirakan akan terjadi di pasar kripto.

Sebaliknya, pola H&S akan dinyatakan batal jika kekuatan bullish mampu menembus dan bertahan kuat di atas puncak head, yaitu di atas level tertinggi historis US$126.000. Jika all time high baru terbentuk di atas level tersebut, seluruh sentimen bearish akan hilang, dan pasar diperkirakan akan melanjutkan tren bullish yang sangat kuat.

Analisis teknikal ini muncul di tengah volatilitas pasar global. BTC sempat mengalami penurunan sementara di bawah US$90.000 pada 18 November 2025 (mencapai US$89.368,6), memicu kekhawatiran risk-averse global dan ketidakpastian kebijakan Federal Reserve AS terkait pemotongan suku bunga.

Komentator pasar keuangan terkenal, Jim Cramer, juga menyuarakan kekhawatiran terhadap mekanisme di balik pergerakan BTC.

Meskipun menyatakan menyukai Bitcoin, Cramer menyoroti fenomena di mana harga BTC seolah-olah "dipertahankan" secara tidak wajar di atas US$90.000, meskipun terdapat kelemahan.

Ia secara spesifik tidak menyukai instrumen derivatif, strategi gaming, atau mining yang dirancang untuk memanipulasi harga, menambahkan lapisan sentimen negatif di tengah tekanan pasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Bitcoin Menuju US$ 80.000? Aksi Jual Spot Meningkat, Analis Ungkap Risiko

Harga Bitcoin Menuju US$ 80.000? Aksi Jual Spot Meningkat, Analis Ungkap Risiko

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 11:19 WIB

Triliunan Rupiah Menguap Gegara Bitcoin Anjlok, Ini Fakta-fakta yang Wajib Diketahui

Triliunan Rupiah Menguap Gegara Bitcoin Anjlok, Ini Fakta-fakta yang Wajib Diketahui

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 18:09 WIB

Caviar Rilis iPhone 17 Pro Bitcoin Edition Berlapis Emas, Harga Tembus Rp 1,1 Miliar

Caviar Rilis iPhone 17 Pro Bitcoin Edition Berlapis Emas, Harga Tembus Rp 1,1 Miliar

Tekno | Selasa, 18 November 2025 | 17:39 WIB

Terkini

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 22:44 WIB

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 21:45 WIB

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:16 WIB

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:05 WIB

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:34 WIB

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:47 WIB

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:12 WIB

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:00 WIB