Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Cabai Makin Pedas Hari Ini, Rata-rata Alami Kenaikan

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 24 November 2025 | 12:49 WIB
Harga Cabai Makin Pedas Hari Ini, Rata-rata Alami Kenaikan
Mendag Budi Santoso mengatakan harga cabai naik saat meninjau Pasar Cihapit di Bandung, Jawa Barat pada Kamis (20/11/2025). [Antara]
  • Data BPN menunjukkan pergerakan harga pangan bervariasi; cabai merah keriting naik signifikan menjadi Rp 55.048 per kilogram.
  • Beberapa komoditas lain seperti daging sapi, telur ayam, dan tepung terigu mengalami kenaikan harga sangat tipis hari ini.
  • Menteri Perdagangan meninjau stabilitas harga pangan di Bandung jelang Nataru, mengamati beberapa komoditas stabil meski cabai naik.

Suara.com - Rata-rata harga pangan nasional menunjukkan pergerakan yang bervariasi hari ini. Berdasarkan data Badan Pangan Nasional (BPN) yang dihimpun dari zona pasar seluruh Indonesia, sejumlah komoditas mengalami kenaikan, sementara beberapa lainnya justru turun tipis.

Kenaikan tertinggi hari ini tercatat pada cabai merah keriting, yang harganya naik menjadi Rp 55.048 per kilogram. BPN melaporkan harga komoditas tersebut naik Rp1.078 atau sekitar 2 persen, menjadikannya komoditas dengan lonjakan paling signifikan.

Harga daging sapi murni juga bergerak naik meski tidak terlalu besar. Rata-rata nasional menunjukkan angka Rp 135.661 per kilogram, atau naik Rp 409 setara 0,3 persen dibandingkan hari sebelumnya. Kenaikan ini menambah tekanan pada harga pangan hewani menjelang masa liburan akhir tahun.

Suasana aktivitas perdagangan  di Pasar Senen, Jakarta, Senin (28/10/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Suasana aktivitas perdagangan di Pasar Senen, Jakarta, Senin (28/10/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Untuk kelompok cabai lainnya, BPN mencatat cabai rawit merah ikut mengalami kenaikan harga. Komoditas tersebut hari ini berada di angka Rp 44.980 per kilogram, naik Rp 359 atau sekitar 0,8 persen, menunjukkan tren kenaikan moderat.

Komoditas perikanan juga terdampak fluktuasi. Ikan kembung naik menjadi Rp 43.396 per kilogram, atau bertambah Rp 590 setara 1,38 persen. Kenaikan ini menandai pergerakan harga yang cukup terasa bagi konsumen di beberapa wilayah.

Harga telur ayam ras yang menjadi salah satu komoditas paling sensitif bagi rumah tangga juga ikut bergerak naik. BPN mencatat harga rata-rata mencapai Rp 30.451 per kilogram, naik Rp 59 atau sekitar 0,19 persen, menunjukkan kenaikan sangat tipis.

Kenaikan harga juga terlihat pada tepung terigu kemasan. Komoditas tersebut kini berada di kisaran Rp13.006 per kilogram, atau naik Rp 69 setara 0,53 persen, menandai pergerakan kecil tetapi konsisten dalam beberapa pekan terakhir.

Sementara itu, beberapa komoditas justru mengalami penurunan. Minyakita turun tipis menjadi Rp 17.379 per liter, atau berkurang Rp 78 setara 0,45 persen.

Harga bawang merah juga mengalami penurunan cukup terasa. BPN mencatat harga rata-rata hari ini berada di Rp 39.484 per kilogram, turun Rp 362 atau sekitar 0,91 persen, melanjutkan tren penurunan yang terjadi pekan ini.

Komoditas cabai merah besar turut turun menjadi Rp 53.256 per kilogram, atau berkurang Rp 615 setara 1,14 persen. Penurunan ini terjadi saat cabai keriting justru naik cukup tinggi, menunjukkan dinamika berbeda antarjenis cabai.

Adapun ikan bandeng tercatat mengalami penurunan harga menjadi Rp 35.059 per kilogram, atau turun Rp 359 setara 1,01 persen, menjadikannya salah satu komoditas perikanan yang bergerak turun hari ini.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan kondisi harga sejumlah barang kebutuhan pokok (bapok) terkini menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026. 

Hal ini ia sampaikan usai meninjau Pasar Cihapit, Kota Bandung, Jawa Barat. Di pasar itu, Budi menyebut harga bapok masih relatif stabil.

Ia memastikan pemerintah terus mengawasi ketersediaan pasokan agar harga tetap terkendali di masa permintaan meningkat.

"Secara keseluruhan harga bagus. Nanti kita terus berkoordinasi dengan wali kota, asosiasi, dan pemasok supaya harga tetap stabil, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru," tegas Mendag Busan saat meninjau Pasar Cihapit, Kamis (20/11/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendag Temukan Harga Cabai Naik Jelang Nataru

Mendag Temukan Harga Cabai Naik Jelang Nataru

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 20:49 WIB

BI: Waspadai Inflasi Akhir Tahun, Harga Pangan Mulai Melonjak

BI: Waspadai Inflasi Akhir Tahun, Harga Pangan Mulai Melonjak

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 15:15 WIB

Menkeu Purbaya Sebut Urusan Perut Tak Pernah Bohong, Buktinya Pak Harto Bisa Bertahan 32 Tahun

Menkeu Purbaya Sebut Urusan Perut Tak Pernah Bohong, Buktinya Pak Harto Bisa Bertahan 32 Tahun

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 12:31 WIB

Terkini

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:33 WIB

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:59 WIB

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:46 WIB

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:40 WIB

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:27 WIB

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:53 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB