Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Harga Emas Antam Berbalik Lompat Tinggi Jadi Rp 2.380.000 per Gram, Jual atau Beli?

Achmad Fauzi

Selasa, 25 November 2025 | 08:48 WIB
Harga Emas Antam Berbalik Lompat Tinggi Jadi Rp 2.380.000 per Gram, Jual atau Beli?
Emas Antam bergambar kerbau. (Dok: Antam)
baca 10 detik
  • Harga emas Antam per gram pada Selasa, 25 November 2025, tercatat Rp 2.380.000, naik Rp 40.000 dari hari sebelumnya.
  • Harga emas dunia naik lebih dari satu persen didorong ekspektasi The Fed akan memangkas suku bunga pada Desember.
  • Kenaikan harga emas dunia juga dipicu antisipasi rilis data ekonomi Amerika Serikat dan perkembangan geopolitik Ukraina.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Selasa, 25 November 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.380.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas antam itu meroket Rp 40.000 dibandingkan hari Senin, 24 November 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.241.000 per gram.

Harga buyback itu juga lompat tinggi Rp 40.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Senin kemarin.

Seorang karyawan merapikan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di Butik Emas Antam, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Kamis (23/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Seorang karyawan merapikan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di Butik Emas Antam, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Kamis (23/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.240.000
  • Emas 1 Gram Rp 2.380.000
  • Emas 2 gram Rp 4.700.000
  • Emas 3 gram Rp 7.025.000
  • Emas 5 gram Rp 11.675.000
  • Emas 10 gram Rp 23.295.000
  • Emas 25 gram Rp 58.112.000
  • Emas 50 gram Rp 116.145.000
  • Emas 100 gram Rp 232.212.000
  • Emas 250 gram Rp 580.265.000
  • Emas 500 gram Rp 1.160.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp 2.320.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.

Harga Emas Dunia Melonjak

Harga emas dunia melonjak lebih dari 1 persen pada perdagangan Senin, terdorong ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga pada Desember mendatang serta menjelang rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang dinantikan pasar.

Dikutip dari Reuters, pada pukul 13.43 EST (18.43 GMT), harga emas spot naik 1,2 persen ke level USD 4.111,86 per ons, sementara emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup 0,4 persen lebih tinggi di USD 4.094,2 per ons.

baca juga

"Pasar semakin yakin bahwa Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga pada bulan Desember," ujar Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas di TD Securities.

Sentimen dovish The Fed makin menguat setelah Presiden The Fed New York, John Williams, menyatakan bahwa suku bunga dapat turun dalam waktu dekat, tanpa mengganggu target inflasi, sekaligus membantu mencegah pelemahan pasar tenaga kerja.

Menurut CME FedWatch Tool, peluang penurunan suku bunga bulan depan kini mencapai 79 persen.

Emas sebagai aset tanpa imbal hasil biasanya berkinerja kuat dalam kondisi suku bunga rendah, maupun saat ketidakpastian ekonomi dan geopolitik meningkat.

“Kami sedang menunggu data, dan ekspektasinya mungkin sedikit lebih lemah. Inflasi mungkin tidak terlalu tinggi dan semua itu menunjukkan kinerja emas yang cukup baik,” kata Melek.

Pasar kini menantikan sederet data ekonomi AS yang tertunda akibat penutupan pemerintah, termasuk penjualan ritel, klaim pengangguran, serta data harga produsen yang akan dirilis akhir pekan ini.

Di sisi lain, sentimen geopolitik kembali mencuat setelah AS dan Ukraina melanjutkan pembahasan untuk menyusun rencana baru terkait upaya mengakhiri perang Rusia-Ukraina. Revisi proposal tersebut diperlukan setelah rancangan sebelumnya dinilai terlalu menguntungkan Moskow.

"Dengan semakin banyaknya berita mengenai debat Fed dan fluktuasi geopolitik, terutama terkait Ukraina, emas kemungkinan masih akan mendapat dorongan. Namun kami melihat harganya tetap berada di kisaran USD 4.000–USD 4.100," tulis Rhona O’Connell, analis di StoneX.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Turun: Galeri24 Pecah Rp2,3 Jutaan

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Turun: Galeri24 Pecah Rp2,3 Jutaan

Bisnis | Selasa, 25 November 2025 | 07:29 WIB

Kenapa Emas Batangan Lebih Mahal dari Emas Perhiasan? Pahami sebelum Mulai Investasi

Kenapa Emas Batangan Lebih Mahal dari Emas Perhiasan? Pahami sebelum Mulai Investasi

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 13:55 WIB

Emas Antam Turun Tipis Hari Ini, Cek Deretan Harganya

Emas Antam Turun Tipis Hari Ini, Cek Deretan Harganya

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 08:44 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×