Harga Emas Antam Berbalik Lompat Tinggi Jadi Rp 2.380.000 per Gram, Jual atau Beli?

Achmad Fauzi

Selasa, 25 November 2025 | 08:48 WIB
Harga Emas Antam Berbalik Lompat Tinggi Jadi Rp 2.380.000 per Gram, Jual atau Beli?
Emas Antam bergambar kerbau. (Dok: Antam)
baca 10 detik
  • Harga emas Antam per gram pada Selasa, 25 November 2025, tercatat Rp 2.380.000, naik Rp 40.000 dari hari sebelumnya.
  • Harga emas dunia naik lebih dari satu persen didorong ekspektasi The Fed akan memangkas suku bunga pada Desember.
  • Kenaikan harga emas dunia juga dipicu antisipasi rilis data ekonomi Amerika Serikat dan perkembangan geopolitik Ukraina.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Selasa, 25 November 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.380.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas antam itu meroket Rp 40.000 dibandingkan hari Senin, 24 November 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.241.000 per gram.

Harga buyback itu juga lompat tinggi Rp 40.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Senin kemarin.

Seorang karyawan merapikan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di Butik Emas Antam, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Kamis (23/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Seorang karyawan merapikan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di Butik Emas Antam, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Kamis (23/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.240.000
  • Emas 1 Gram Rp 2.380.000
  • Emas 2 gram Rp 4.700.000
  • Emas 3 gram Rp 7.025.000
  • Emas 5 gram Rp 11.675.000
  • Emas 10 gram Rp 23.295.000
  • Emas 25 gram Rp 58.112.000
  • Emas 50 gram Rp 116.145.000
  • Emas 100 gram Rp 232.212.000
  • Emas 250 gram Rp 580.265.000
  • Emas 500 gram Rp 1.160.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp 2.320.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.

Harga Emas Dunia Melonjak

Harga emas dunia melonjak lebih dari 1 persen pada perdagangan Senin, terdorong ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga pada Desember mendatang serta menjelang rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang dinantikan pasar.

Dikutip dari Reuters, pada pukul 13.43 EST (18.43 GMT), harga emas spot naik 1,2 persen ke level USD 4.111,86 per ons, sementara emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup 0,4 persen lebih tinggi di USD 4.094,2 per ons.

baca juga

"Pasar semakin yakin bahwa Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga pada bulan Desember," ujar Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas di TD Securities.

Sentimen dovish The Fed makin menguat setelah Presiden The Fed New York, John Williams, menyatakan bahwa suku bunga dapat turun dalam waktu dekat, tanpa mengganggu target inflasi, sekaligus membantu mencegah pelemahan pasar tenaga kerja.

Menurut CME FedWatch Tool, peluang penurunan suku bunga bulan depan kini mencapai 79 persen.

Emas sebagai aset tanpa imbal hasil biasanya berkinerja kuat dalam kondisi suku bunga rendah, maupun saat ketidakpastian ekonomi dan geopolitik meningkat.

“Kami sedang menunggu data, dan ekspektasinya mungkin sedikit lebih lemah. Inflasi mungkin tidak terlalu tinggi dan semua itu menunjukkan kinerja emas yang cukup baik,” kata Melek.

Pasar kini menantikan sederet data ekonomi AS yang tertunda akibat penutupan pemerintah, termasuk penjualan ritel, klaim pengangguran, serta data harga produsen yang akan dirilis akhir pekan ini.

Di sisi lain, sentimen geopolitik kembali mencuat setelah AS dan Ukraina melanjutkan pembahasan untuk menyusun rencana baru terkait upaya mengakhiri perang Rusia-Ukraina. Revisi proposal tersebut diperlukan setelah rancangan sebelumnya dinilai terlalu menguntungkan Moskow.

"Dengan semakin banyaknya berita mengenai debat Fed dan fluktuasi geopolitik, terutama terkait Ukraina, emas kemungkinan masih akan mendapat dorongan. Namun kami melihat harganya tetap berada di kisaran USD 4.000–USD 4.100," tulis Rhona O’Connell, analis di StoneX.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Turun: Galeri24 Pecah Rp2,3 Jutaan

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Turun: Galeri24 Pecah Rp2,3 Jutaan

Bisnis | Selasa, 25 November 2025 | 07:29 WIB

Kenapa Emas Batangan Lebih Mahal dari Emas Perhiasan? Pahami sebelum Mulai Investasi

Kenapa Emas Batangan Lebih Mahal dari Emas Perhiasan? Pahami sebelum Mulai Investasi

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 13:55 WIB

Emas Antam Turun Tipis Hari Ini, Cek Deretan Harganya

Emas Antam Turun Tipis Hari Ini, Cek Deretan Harganya

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 08:44 WIB

Terkini

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen

Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:37 WIB

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:04 WIB

×