Agustus 2026 Beroperasi, Tarif LRT Jakarta Masih Dapat Subsidi?

Kamis, 27 November 2025 | 10:42 WIB
Agustus 2026 Beroperasi, Tarif LRT Jakarta Masih Dapat Subsidi?
Pengunjung saat mengikuti uji coba kereta ringan atau Light Rapid Transit (LRT), Jakarta, Rabu (29/8). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Baca 10 detik
  • Pembukaan rute Velodrome-Manggarai tahun depan diharapkan menurunkan subsidi per kepala meskipun total penumpang meningkat.
  • LRT Jakarta berupaya mengurangi ketergantungan subsidi dengan meningkatkan pendapatan non-tiket dari iklan dan penyewaan lahan.
  • Manajemen telah merekrut masinis baru sejak awal tahun untuk mendukung operasional penuh rute baru yang direncanakan Agustus.

Suara.com - Direktur Utama PT LRT Jakarta, Roberto Akyuwen merasa optimistis pembukaan rute Velodrome–Manggarai tahun depan akan berdampak signifikan pada efisiensi subsidi yang selama ini digelontorkan Pemprov DKI.

Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang dari rute baru fase 1b itu membuat subsidi per kepala dipastikan menurun.

Roberto menjelaskan, meski penetapan tarif tetap berada di tangan Pemprov DKI, pihaknya terus menyiapkan berbagai aspek operasional untuk menyambut rute baru tersebut. 

"Sampai saat ini kami hanya menyiapkan berbagai hal terkait untuk mengoperasikan kereta ke depan, sementara penetapan harga nanti menunggu kebijakan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," ujar Robert di Stasiun LRT Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, Rabu (26/11/2025).

Direktur Utama PT LRT Jakarta, Roberto Akyuwen (tengah). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
Direktur Utama PT LRT Jakarta, Roberto Akyuwen (tengah). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].

Ia menyebut perluasan jaringan menjadi faktor penting untuk menekan beban subsidi yang saat ini mencapai 94 persen dari total pendapatan perusahaan. 

"Harapan saya, dengan tambahan rute Manggarai, selain subsidi berkurang—meskipun secara total mungkin sama karena jumlah penumpang meningkat ukuran yang penting adalah subsidi per kepala. Dan itu sudah pasti akan menurun," jelasnya.

Roberto memaparkan, LRT Jakarta saat ini masih sangat bergantung pada bantuan APBD. Pendapatan tiket hanya berkontribusi 2 persen karena tarif flat Rp 5.000, sementara pendapatan non-tiket sekitar 4 persen. Ia berharap pembukaan rute baru dapat mengubah porsi tersebut. 

"Kita harapkan dengan penambahan rute Manggarai dan rute-rute berikutnya, ketergantungan terhadap subsidi dapat berkurang signifikan," katanya.

Selain menambah penumpang, pihaknya juga tengah menggenjot peningkatan pendapatan non-tiket, termasuk dari iklan dan penyewaan lahan. Roberto menyebut sejumlah aset telah mulai menghasilkan cuan. 

Baca Juga: Impor Pertalite Capai 60 persen dari Kebutuhan 39 Juta kl per Tahun

"Kalau Anda naik, Anda lihat sudah ada iklan di dalam kereta. Itu sekaligus menjadi tambahan pendapatan bagi LRT Jakarta. Sebentar lagi juga akan ada iklan di stasiun-stasiun kita," tuturnya.

Ia mengungkapkan minat mitra terhadap ruang komersial LRT meningkat seiring rencana operasional rute Manggarai. 

"Karena itu, kami berharap dengan pembukaan rute Manggarai nanti di bulan Agustus, ‘jualan’ kita semakin laku. Saya membayangkan akan lebih banyak pihak yang tertarik berinvestasi," katanya.

Tak hanya itu, LRT Jakarta juga memperluas pemanfaatan lahan di sekitar stasiun. Roberto bahkan menyebut pembangunan fasilitas olahraga tengah berjalan. 

"Di sebelah urban farming itu ada area yang ditutupi seng. Itu adalah lokasi pembangunan padel delapan court berstandar internasional. Kami sudah berhasil menyewakan lahan di area stasiun untuk padel," ucapnya.

Untuk menopang pengoperasian rute baru Velodrome-Manggarai, manajemen juga sudah mulai merekrut masinis sejak awal tahun. 

"Sejak perekrutan, masinis-masinis baru sudah membantu mengoperasikan kereta sebagai asisten masinis. Kita harapkan menjelang Agustus, jam teknis minimum tercapai sehingga mereka siap membawa kereta," kata Roberto.

Meski tantangan terbesar LRT saat ini adalah rendahnya keterisian kereta yang baru sekitar 9 persen, Roberto yakin rute Velodrome–Manggarai menjadi momentum kebangkitan.

"Tantangan saya dan teman-teman adalah bagaimana meningkatkan ridership. Oleh karena itu, upaya-upaya yang kita lakukan sekarang fokus pada menjaga agar layanan tetap berkualitas tinggi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI