Pemerintah Jamin Stok LPG 3 Kg Tak Langka Selama Nataru

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 27 November 2025 | 11:33 WIB
Pemerintah Jamin Stok LPG 3 Kg Tak Langka Selama Nataru
Agen tengah menata LPG 3 kg untuk di jual ke masayarakat. [Dok Pertamina]
baca 10 detik
  • Pemerintah menambah ketersediaan LPG bersubsidi 3 kg untuk antisipasi kelangkaan Natal dan Tahun Baru 2026.
  • Rapat ESDM, Keuangan, dan BP BUMN pada 25 November 2025 menyepakati penambahan kuota LPG.
  • Penambahan kuota volume dari 8,2 juta MT menjadi 8,4 hingga 8,5 juta MT tanpa tambahan subsidi.

Suara.com - Pemerintah menambah ketersedian gas LPG bersubsidi 3 kg guna mengantisipasi kelangkaan selama momen perayaan Natal dan Tahun Baru 2026,

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan keputusan itu diambil setelah dirinya menggelar rapat dengan Menteri Keuangan,  Purbaya Yudhi Sadewa, dan Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria.

Rapat lintas lembaga itu sebelumnya digelar di Kementerian ESDM pada Selasa, 25 November 2025.

"Kemarin kami melakukan rapat dengan Menteri Keuangan, Pak Purbaya dan Kepala BUMN, Pak Dony Oskaria untuk membahas tentang subsidi LPG menjelang Natal dan Tahun Baru ini," ujar Bahlil kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta yang dikutip Kamis (26/11/2025). 

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. [Suara.com/Achmad Fauzi].

Bahlil menegaskan ketersediaan LPG 3 Kg harus dipastikan pada  saat masyarakat merayakan Natal dan libur tahun baru. 

Dalam rapat itu disepakati penambahan kuota LPG, dari sebelumnya sebesar 8,2 juta metrik ton (MT) menjadi sekitar 8,4 sampai dengan 8,5 juta MT. 

"Salah satu disepakati adalah ada kenaikan volume LPG dari kurang lebih 8,2 menjadi 8,4 atau 8,5. Angkanya saya lupa. Dan itu sudah disetujui. Jadi enggak ada isu," kata Bahlil. 

Bahlil-Purbaya Bertemu

Sebelumnya juru bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia menyebut pertemuan antara Bahlil dan Purbaya membahas soal tambahan kuota LPG 3 kg. Meski demikian, penambahan kuota itu tidak akan dibarengi dengan tambahan subsidi. 

baca juga

Dijelaskannya, kuota LPG 3 kg pada 2025 sebanyak 8,17 juta MT. Dibanding realisasi pada 2024, angkanya lebih kecil 0,06 juta MT. 

Sedangkan prognosa kebutuhan 2025 mencapai 8,5 juta MT. Akibatnya ada potensi tambahan kebutuhan sekitar 0,37 juta MT.

"Tapi yang pasti ini mungkin tidak akan ada penambahan subsidi, karena kan harganya di bawah indikator APBN juga kan. Penambahan kuota, tapi gak ada penambahan subsidi,” kata Anggia. 

Namun dipastikan hal itu masih dalam proses pembahasan, serta akan dibicarakan dengan Presiden Prabowo Subianto. 

"Akan dirapatkan lagi ke Pak Presiden akan dibawa ke rapat terbatas bersama dengan Pak Menteri (Bahlil) dan juga Menteri Keuangan," kata Anggia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ogah Tanggapi Bandara IMIP, Bahlil: Ada Kementerian Teknis!

Ogah Tanggapi Bandara IMIP, Bahlil: Ada Kementerian Teknis!

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 10:58 WIB

Jelang Nataru, Pertamina Pastikan Stok Energi Aman

Jelang Nataru, Pertamina Pastikan Stok Energi Aman

Bisnis | Rabu, 26 November 2025 | 18:36 WIB

Shell Akan Kembali Garap 5 Blok Migas Indonesia

Shell Akan Kembali Garap 5 Blok Migas Indonesia

Bisnis | Rabu, 26 November 2025 | 15:40 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×