Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menkeu Purbaya Pangkas Kuota Produksi Kawasan Berikat Jadi 25%, Akui Banyak Barang Bocor

Dicky Prastya | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 27 November 2025 | 13:03 WIB
Menkeu Purbaya Pangkas Kuota Produksi Kawasan Berikat Jadi 25%, Akui Banyak Barang Bocor
Menteri Keuangan Indonesia (MenKeu), Purbaya Yudhi Sadewa. (YouTube/Kementerian Keuangan RI)
  • Menteri Keuangan Purbaya akan memangkas kuota produksi kawasan berikat dari 50% menjadi 25% untuk optimalisasi ekspor.
  • Keputusan ini diambil karena ekonomi global telah pulih dari dampak pandemi dan mengembalikan fungsi semula kawasan berikat.
  • Pengawasan akan diperkuat menggunakan teknologi AI untuk mencegah kebocoran barang dari kawasan berikat agar persaingan adil.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan memangkas kuota produksi di kawasan berikat dari 50 persen menjadi 25 persen. Ia beralasan kalau keputusan ini dilakukan demi mengoptimalkan ekspor barang.

Menkeu Purbaya bercerita kalau kawasan berikat ditujukan untuk berorientasi pada laju ekspor. Namun ini berubah saat pandemi Covid-19 karena ekonomi global terdampak.

"Kan kawasan berikat harusnya export oriented kan? Dilakukan pengecualian ketika Covid-19 karena global hancur," katanya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (27/11/2025).

Bendahara Negara menilai kalau kawasan berikat justru harus dipangkas lagi menjadi 0 persen karena kondisi perekonomian mulai normal usai Covid-19.

"Harusnya ketika normal lagi malah harusnya nol. Kita baru turunkan ke 25 persen itu sudah cukup saya pikir," lanjutnya.

Purbaya menilai keputusan ini diberlakukan agar semua perusahaan bisa menjalankan persaingan bisnis yang lebih adil, tak hanya untuk kawasan berikat.

Ia melanjutkan, perusahaan domestik juga perlu diperhatikan agar tidak rugi. Maka dari itu kawasan berikat dikembalikan ke tujuan semula.

Purbaya juga menuding kalau banyak barang dari kawasan berikat malah bocor karena tak sesuai kuota yang telah ditentukan. Ia juga akan memperkuat pengawasan barang-barang dari kawasan tersebut, termasuk dengan teknologi kecerdasan buatan (AI).

"Jadi kita balikkan ke desain semula saja, dan katanya juga banyak bocor barang-barang dari situ. Jadi kita perkuat barang-barang, pengawasan barang-barang yang keluar dari kawasan berikat. Sekarang kita taruh sistem IT yang lebih canggih di situ. Jadi Bea Cukai kita aktifkan, kita pakai AI," jelasnya.

Sekadar informasi, Kawasan Berikat adalah kawasan khusus yang didirikan untuk menimbun dan mengolah barang impor atau dari daerah pabean lain, dengan hasil utamanya ditujukan untuk ekspor.

Fasilitas ini memberikan kemudahan fiskal dan prosedural, seperti penangguhan bea masuk, pembebasan cukai, dan tidak dipungutnya Pajak Pertambahan Nilai (PPN) serta Pajak Penghasilan (PPh) pasal 22 impor untuk mendukung aktivitas bisnis yang berorientasi ekspor. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Mau Tarik Bea Keluar Batu Bara Tahun Depan

Menkeu Purbaya Mau Tarik Bea Keluar Batu Bara Tahun Depan

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 12:36 WIB

IHSG To The Moon, Menkeu Purbaya Ungkap Rahasianya

IHSG To The Moon, Menkeu Purbaya Ungkap Rahasianya

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 11:49 WIB

Perusahaan Wajib Setor Laporan Keuangan ke Pemerintah 2027, Purbaya Klaim Tak Ada Masalah

Perusahaan Wajib Setor Laporan Keuangan ke Pemerintah 2027, Purbaya Klaim Tak Ada Masalah

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 11:10 WIB

Purbaya Buka Suara usai Mantan Dirjen Pajak Diperiksa Kejagung, Singgung Manipulasi Laporan

Purbaya Buka Suara usai Mantan Dirjen Pajak Diperiksa Kejagung, Singgung Manipulasi Laporan

Bisnis | Rabu, 26 November 2025 | 21:24 WIB

Purbaya Usai Diajak Rosan ke China buat Negosiasi Utang Whoosh: Asal Dia yang Bayar!

Purbaya Usai Diajak Rosan ke China buat Negosiasi Utang Whoosh: Asal Dia yang Bayar!

Bisnis | Rabu, 26 November 2025 | 21:12 WIB

Heboh Negara dalam Negara, Purbaya Siap Kirim Petugas Bea Cukai ke Bandara PT IMIP

Heboh Negara dalam Negara, Purbaya Siap Kirim Petugas Bea Cukai ke Bandara PT IMIP

Bisnis | Rabu, 26 November 2025 | 20:18 WIB

Terkini

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:33 WIB

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:59 WIB

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:46 WIB

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:40 WIB

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:27 WIB

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:53 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB