Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Purbaya Ungkap Tiap Akhir Tahun Ada Rp 100 Triliun Uang Nganggur di Pemda

Dicky Prastya | Suara.com

Jum'at, 28 November 2025 | 16:30 WIB
Purbaya Ungkap Tiap Akhir Tahun Ada Rp 100 Triliun Uang Nganggur di Pemda
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (26/11/2025). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]
  • Menteri Keuangan menyatakan Pemda menumpuk anggaran sekitar Rp100 triliun tidak terpakai hingga akhir tahun.
  • Pemda menahan dana tersebut untuk persiapan awal tahun, namun Kemenkeu menyiapkan sistem transfer lebih cepat.
  • Rencana optimalisasi penyerapan anggaran Pemda ditargetkan mulai berjalan efektif pada akhir tahun 2026 mendatang.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kalau Pemerintah Daerah (Pemda) kerap menumpuk anggaran mencapai Rp 100 triliun hingga akhir tahun.

"Setiap tahun tuh mereka ada sekitar Rp 100 triliun uang enggak terpakai," kata Purbaya saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi XI DPR RI pada Kamis (25/11/2025).

Menkeu Purbaya mengungkapkan kalau menurut pengakuan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, banyak Pemda yang sengaja menyimpan anggaran hingga Rp 100 triliun untuk persiapan di Januari hingga Februari awal tahun selanjutnya.

Menurutnya, hal itu justru membuat anggaran ratusan triliun malah tidak terpakai. Makanya dia menyiapkan sejumlah cara agar Pemda bisa memanfaatkan transfer ke daerah (TKD) diserap lebih optimal.

Pertama, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal membuat sistem baru sehingga Pemda bisa menerima APBN dari Pemerintah Pusat lebih cepat.

"Jadi mereka enggak usah sisain yang Rp 100 triliun itu, jadi
bisa dihabisin," lanjutnya.

Kedua, Purbaya akan diskusi dan edukasi dengan Pemda agar mereka memahami bagaimana cara memanfaatkan anggaran sekaligus membelanjakan dana untuk mengembangkan daerahnya.

"Sehingga nanti tahun-tahun ke depan belanjanya akan lebih tepat
waktu," ucapnya.

Kendati begitu Purbaya mengakui kalau rencana tersebut belum bisa dijalankan tahun ini. Tapi dirinya mengharapkan kebijakan itu bisa berjalan di akhir tahun 2026 mendatang demi menggerakkan roda perekonomian di daerah.

"Sehingga nanti tahun 2026 enggak ada uang yang kebanyakan nganggur
di sana, dan di akhir tahun pun hampir bersih," pungkasnya.

Sekadar informasi, dana simpanan Pemda di perbankan tembus Rp 244 triliun per 30 September 2025. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan kalau itu terjadi lantaran adanya perlambatan belanja oleh Pemda.

"Karena belum belanja. Kalau dilihat dari bulan Januari 2025, Rp 143 triliun. Dana simpanan ini meningkat terus menjadi Rp 244 triliun per September," ucap Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa pada 21 November 2025 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Buka-bukaan Alasan Penerimaan Pajak Rendah: Ekonomi Sudah Lesu Sejak 2024

Purbaya Buka-bukaan Alasan Penerimaan Pajak Rendah: Ekonomi Sudah Lesu Sejak 2024

Bisnis | Jum'at, 28 November 2025 | 14:29 WIB

Purbaya Yakin Demo Akan Berkurang, Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6% Tahun Depan

Purbaya Yakin Demo Akan Berkurang, Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6% Tahun Depan

Bisnis | Jum'at, 28 November 2025 | 11:26 WIB

Ratu Maxima Berikan Tips Pengelolaan Keuangan

Ratu Maxima Berikan Tips Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 28 November 2025 | 08:34 WIB

Tak Kesal, Tapi Ancaman Purbaya Bekukan Bea Cukai Seperti Era Orba Tetap Berlaku Sampai...

Tak Kesal, Tapi Ancaman Purbaya Bekukan Bea Cukai Seperti Era Orba Tetap Berlaku Sampai...

News | Kamis, 27 November 2025 | 18:21 WIB

Airlangga Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,6 Persen, Kalah Optimistis dari Purbaya

Airlangga Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,6 Persen, Kalah Optimistis dari Purbaya

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 18:04 WIB

Menkeu Purbaya Siap Kirim Bea Cukai ke Bandara IMIP, Akui Ada Kekosongan Petugas

Menkeu Purbaya Siap Kirim Bea Cukai ke Bandara IMIP, Akui Ada Kekosongan Petugas

News | Kamis, 27 November 2025 | 17:08 WIB

Terkini

Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?

Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:47 WIB

Bahlil Diminta Kaji Wacana Penghentian Restitusi Pajak Sektor Tambang

Bahlil Diminta Kaji Wacana Penghentian Restitusi Pajak Sektor Tambang

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

Putusan KPPU Soal Pindar Tuai Polemik, Investor Fintech Disebut Bisa Hengkang

Putusan KPPU Soal Pindar Tuai Polemik, Investor Fintech Disebut Bisa Hengkang

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:39 WIB

Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik

Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:16 WIB

Transformasi SDM, Layanan Logistik RI Mulai Berstandar Global

Transformasi SDM, Layanan Logistik RI Mulai Berstandar Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:04 WIB

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:25 WIB

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:15 WIB

Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik

Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 22:21 WIB

IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis

IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 22:07 WIB

Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 21:25 WIB