5 Kondisi Ini Bakal Pengaruhi Ekonomi Indonesia di Tahun 2026

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Senin, 01 Desember 2025 | 09:09 WIB
5 Kondisi Ini Bakal Pengaruhi Ekonomi Indonesia di Tahun 2026
Ilustrasi logo Bank Indonesia [Antara]
baca 10 detik
  • BI memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 mencapai 4,7–5,5% didukung konsumsi dan investasi meningkat.
  • Gubernur BI memaparkan lima sumber tekanan global utama yang perlu diwaspadai sepanjang 2026 dan 2027.
  • Kebijakan moneter BI tahun 2026 diarahkan menjaga stabilitas sambil tetap memanfaatkan ruang mendorong pertumbuhan ekonomi.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) terus mewaspadai beberapa faktor yang memengaruhi kondisi ekonomi Indonesia.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengatakan, optimisme bahwa perekonomian Indonesia ke depan akan lebih baik dengan pertumbuhan yang lebih tinggi dan berdaya tahan. Namun, tetap mewaspadai ketidakpastian global yang tinggi.

"Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 berada di kisaran 4,7–5,5 persen dan meningkat lebih tinggi pada 2026 dan 2027 masing-masing dalam kisaran 4,9–5,7 persen dan 5,1–5,9 persen didukung oleh konsumsi dan investasi yang meningkat, serta ekspor yang cukup baik di tengah perlambatan ekonomi dunia," jelas dia dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (1/12/2025).

Selain itu, dia memprediksi, ekonomi global masih melemah pada 2026 dan 2027 dengan lima karakter Utama.

Perry kemudian memaparkan lima sumber tekanan tersebut. Pertama, ketidakpastian meningkat akibat kebijakan tarif Amerika Serikat yang terus berlanjut dan menekan arus perdagangan internasional.

Kondisi ini melemahkan multilateralisme dan mendorong pergeseran ke kerja sama bilateral maupun regional.

Kedua, pertumbuhan ekonomi global melambat. Perry menyebut, ekonomi AS dan China sedang melemah, sementara Uni Eropa, India, dan Indonesia masih mencatat kinerja positif.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan pemerintah perlu mewaspadai inflasi pangan di akhir 2025. [Antara]
Gubernur BI Perry Warjiyo. [Antara]

Namun, inflasi global yang turun lebih lambat tetap menjadi tantangan bagi bank sentral dunia.

"Ketiga, tingginya level utang dan suku bunga di negara-negara maju. Defisit fiskal yang berlebihan memicu bunga yang tinggi dan menambah tekanan fiskal bagi negara berkembang,” kata Perry.

baca juga

Keempat, meningkatnya kerentanan sistem keuangan global. Ia menyoroti lonjakan transaksi produk derivatif, khususnya oleh hedge fund berbasis algoritma, yang meningkatkan risiko pelarian modal dan tekanan nilai tukar di negara-negara berkembang.

Sedangkan yang terakhir adalah risiko yang muncul dari semakin luasnya penggunaan aset kripto dan stablecoin swasta yang belum memiliki payung regulasi memadai.

Apalagi, situasi ini memperkuat urgensi pengembangan central bank digital currency (CBDC).

“Karena belum ada pengaturan dan pengawasan yang jelas, negara perlu menyiapkan central bank digital currency,” ungkapnya.

Dia pun menambahkan, mengenai kebijakan Bank Indonesia pada tahun 2026 akan terus diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi.

Salah satuhya, tetap menjaga stabilitas, dalam sinergi erat dengan bauran kebijakan ekonomi nasional.

"Kebijakan moneter pada tahun 2026 diarahkan untuk menjaga stabilitas ('pro-stability') dengan tetap memanfaatkan ruang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi ('pro-growth')," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Indonesia : Tahun Depan Beli Dimsum di China Bisa Bayar Pakai QRIS

Bank Indonesia : Tahun Depan Beli Dimsum di China Bisa Bayar Pakai QRIS

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 07:59 WIB

Bunga Acuan Sudah Turun 5 Kali, BI Minta Perbankan Cepat Turunkan Bunga

Bunga Acuan Sudah Turun 5 Kali, BI Minta Perbankan Cepat Turunkan Bunga

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 20:37 WIB

Rupiah Ngacir di Penutupan Sore ke Level Rp 16.708, Imbas BI Rate Ditahan

Rupiah Ngacir di Penutupan Sore ke Level Rp 16.708, Imbas BI Rate Ditahan

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 16:35 WIB

Jangan Panik! BI Bongkar Semua Trik Intervensi Rahasia untuk Stabilkan Rupiah

Jangan Panik! BI Bongkar Semua Trik Intervensi Rahasia untuk Stabilkan Rupiah

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 16:28 WIB

Emang Boleh Rapat Penentuan BI Rate Dihadiri Menkeu Purbaya? Begini Aturannya

Emang Boleh Rapat Penentuan BI Rate Dihadiri Menkeu Purbaya? Begini Aturannya

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 16:19 WIB

Bank Indonesia Putuskan Tahan Suku Bunga, Ini Alasannya

Bank Indonesia Putuskan Tahan Suku Bunga, Ini Alasannya

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 15:29 WIB

Terkini

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan

4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Beda Kewenangan, ITDP Sebut Integrasi Transportasi Jabodetabek Masih Jadi Tantangan

Beda Kewenangan, ITDP Sebut Integrasi Transportasi Jabodetabek Masih Jadi Tantangan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Menggali Mahitala: Memahat Peradaban Tangguh di Pulau Obi

Menggali Mahitala: Memahat Peradaban Tangguh di Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:40 WIB

×