Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

Menteri UMKM Sebut Produk Tak Bermerek Lebih Berbahaya dari Thrifting: Tak Terlihat tapi Mendominasi

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 02 Desember 2025 | 10:34 WIB
Menteri UMKM Sebut Produk Tak Bermerek Lebih Berbahaya dari Thrifting: Tak Terlihat tapi Mendominasi
Ilustrasi sejumlah pembeli memilah baju bekas di salah satu pusat penjualan pakaian bekas. (Antara/Agung Rajasa)
  • Menteri UMKM menyoroti peredaran masif produk *white label* impor tanpa pengawasan sebagai ancaman besar bagi UMKM fesyen.
  • Produk *white label* adalah barang impor massal tanpa izin resmi yang sulit ditertibkan dan merusak ekosistem lokal.
  • Pemerintah berkomitmen menindaklanjuti penutupan jalur impor ilegal di hulu dalam waktu dekat untuk sterilisasi pasar.

Suara.com - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyoroti satu ancaman besar lain bagi keberlangsungan UMKM fesyen, selain banjirnya impor pakaian bekas, yakni masifnya peredaran produk tanpa merek alias white label dari luar negeri yang masuk tanpa pengawasan memadai.

Ia menyebut, fenomena ini jauh lebih sulit ditertibkan dan berpotensi merusak ekosistem usaha lokal.

Maman menjelaskan, white label merupakan barang impor hasil produksi massal yang kemudian diberi cap atau stempel tertentu dan dijual kembali di Indonesia tanpa proses perizinan resmi.

White label itu baju yang diproduksi dalam jumlah besar masuk ke Indonesia, dikasih cap stempel nggak tau itu udah nggak karuan itu,” ujarnya dalam Rapimnas Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Senin (1/12/2025).

Maman menyebut produk white label adalah jenis impor yang paling sulit terlacak.

Berbeda dengan pakaian bekas yang masuk melalui jalur tertentu, arus white label sering kali terjadi secara sporadis dan tidak mengikuti standar pengawasan.

“Lalu yang kedua, yang memang sulit sekali diukur, dan memang sulit sekali dirapikan, ditertipkan yaitu white label,” katanya.

Ia menjelaskan, keberadaan white label menyebabkan lapangan usaha fesyen domestik dipenuhi produk murah yang tidak melalui standar perizinan apa pun, sementara UMKM lokal harus mengikuti berbagai regulasi.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].

“Artinya apa yang saya mau bilang, sebaik-baik apapun, sekuat-kuat apapun akses pembiayaan, selama lapangannya belum bisa di steril, nggak akan mungkin UMKM bisa survive,” ucap Maman.

Maman menyebut, praktik white label sudah merambah hampir seluruh kategori produk fesyen.

Kondisi ini, kata dia, membuat hampir tidak ada pelaku UMKM fesyen yang benar-benar mampu bertahan tanpa tersisih

“Semua itu sekarang didominasi produk itu semua, itu mayoritas semua produk dari luar,” ujarnya.

Pemerintah disebut kini tengah menyusun langkah sterilisasi pasar domestik untuk mengatasi dua gelombang besar ini, yakni impor baju bekas dan white label.

Maman menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menutup jalur impor ilegal di hulu dalam waktu dekat.

“Makanya kalau nanti lihat dalam waktu satu bulan ini, kita tegas tuh, di hulu tuh kita tutup semua,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peran Kepemimpinan Ketua Kelompok Mekaar dalam Pemberdayaan Perempuan untuk Ketahanan Ekonomi

Peran Kepemimpinan Ketua Kelompok Mekaar dalam Pemberdayaan Perempuan untuk Ketahanan Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 20:00 WIB

Amartha Salurkan Modal Rp30 Triliun ke 3 Juta UMKM di Pelosok

Amartha Salurkan Modal Rp30 Triliun ke 3 Juta UMKM di Pelosok

Bisnis | Sabtu, 22 November 2025 | 18:05 WIB

Rincian Pajak UMKM dan Penghapusan Batas Waktu Tarif 0,5 Persen

Rincian Pajak UMKM dan Penghapusan Batas Waktu Tarif 0,5 Persen

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 20:47 WIB

Indef: Pedagang Thrifting Informal, Lebih Bahaya Kalau Industri Tekstil yang Formal Hancur

Indef: Pedagang Thrifting Informal, Lebih Bahaya Kalau Industri Tekstil yang Formal Hancur

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 20:41 WIB

Impor Teksil Ilegal Lebih Berbahaya dari Thrifting

Impor Teksil Ilegal Lebih Berbahaya dari Thrifting

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 20:00 WIB

Cara Membuat QRIS untuk UMKM, Ini Syarat yang Harus Dipersiapkan

Cara Membuat QRIS untuk UMKM, Ini Syarat yang Harus Dipersiapkan

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 18:51 WIB

Terkini

IHSG Lanjutkan Pelemahan ke Level 5.800-an pada Kamis Pagi, Simak Saham-saham Ini

IHSG Lanjutkan Pelemahan ke Level 5.800-an pada Kamis Pagi, Simak Saham-saham Ini

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:17 WIB

Rupiah Jeblok Rp18.000 per Dolar AS, Ekonomi 200 Juta WNI Dipertaruhkan

Rupiah Jeblok Rp18.000 per Dolar AS, Ekonomi 200 Juta WNI Dipertaruhkan

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:58 WIB

Harga Emas Antam Lagi Murah Dibanderol Rp 2,75 Juta per Gram

Harga Emas Antam Lagi Murah Dibanderol Rp 2,75 Juta per Gram

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:50 WIB

Rupiah Akhirnya Jebol ke Rp18.000, Purbaya Tak Mau Disalahkan

Rupiah Akhirnya Jebol ke Rp18.000, Purbaya Tak Mau Disalahkan

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:43 WIB

Purbaya Klaim Kemenkeu Ikut Laporkan Kasus Korupsi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana

Purbaya Klaim Kemenkeu Ikut Laporkan Kasus Korupsi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:42 WIB

Bukan Cuma soal Gizi, Prabowo Ungkap Dampak Ekonomi Dahsyat Kalau MBG Berjalan Benar

Bukan Cuma soal Gizi, Prabowo Ungkap Dampak Ekonomi Dahsyat Kalau MBG Berjalan Benar

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:41 WIB

Emiten SMMT dan MGRO Beri Komentar Soal DSI

Emiten SMMT dan MGRO Beri Komentar Soal DSI

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:33 WIB

BI Ikut Urus Sektor Riil dan Ciptakan Lapangan Kerja di RUU P2SK, Purbaya Akui Tiru AS

BI Ikut Urus Sektor Riil dan Ciptakan Lapangan Kerja di RUU P2SK, Purbaya Akui Tiru AS

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:14 WIB

Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD, Begini Cara Melindungi Keuangan Keluarga

Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD, Begini Cara Melindungi Keuangan Keluarga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:04 WIB

Misi Gagal Total, AS-Israel Memilih Berdamai dengan Iran di Tengah Gempuran

Misi Gagal Total, AS-Israel Memilih Berdamai dengan Iran di Tengah Gempuran

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:01 WIB