Saham INET Meroket Hingga Suspend, Efek Ekspansi Jumbo dan Proyek Bisnis Baru?

M Nurhadi

Jum'at, 05 Desember 2025 | 12:54 WIB
Saham INET Meroket Hingga Suspend, Efek Ekspansi Jumbo dan Proyek Bisnis Baru?
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk
baca 10 detik
  • Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) naik hampir 200% sebulan, menyebabkan BEI melakukan suspensi
  • INET, penyedia layanan internet, berencana menerbitkan obligasi Rp1 triliun di awal 2026 untuk akuisisi jaringan fiber optik di Kalimantan Barat.
  • Perusahaan akan melaksanakan rights issue senilai Rp3,2 triliun untuk ekspansi FTTH berkecepatan tinggi di Bali, Lombok, dan Jawa.

Suara.com - Pergerakan harga saham emiten teknologi PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) menjadi sorotan utama di bursa saham setelah mencatatkan kenaikan fantastis, yakni hampir 200% dalam kurun waktu sebulan terakhir.

Akibat lonjakan signifikan ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengambil langkah untuk membekukan sementara perdagangan saham INET di Pasar Reguler pada Kamis (4/12/2025).

Aksi suspensi ini bertujuan untuk memberikan waktu pendinginan (cooling down) dan melindungi investor dari spekulasi harga yang berlebihan. Lantas, seperti apa profil dan rencana besar di balik perusahaan yang bergerak di bidang layanan internet ini?

PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) merupakan perusahaan publik Indonesia yang beroperasi sebagai penyedia layanan internet (ISP) dan jasa telekomunikasi.

Di tengah pesatnya kebutuhan konektivitas digital, INET menawarkan layanan internet, penyewaan jaringan fiber-optik, dan solusi koneksi bagi berbagai segmen pasar, mulai dari rumah tangga hingga korporasi.

Tahun 2025 menjadi titik balik bagi INET, ditandai dengan lonjakan kinerja yang menarik perhatian investor.

Selain itu, INET juga tengah berencana mendanai ekspansi jaringannya. Setelah melaksanakan penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue, perusahaan langsung membidik penerbitan obligasi.

Direktur Utama Sinergi Inti Andalan Prima, Muhammad Arif, menjelaskan bahwa perusahaan menargetkan raihan dana sebesar Rp1 triliun dari penerbitan obligasi tersebut pada awal tahun 2026.

Dana obligasi ini rencananya akan digunakan untuk mengembangkan diversifikasi jaringan perseroan di Kalimantan Barat.

baca juga

Pengembangan di Kalimantan Barat akan dilakukan melalui akuisisi, di mana INET tengah melakukan due diligence untuk mencaplok 60% saham Trans Hybrid Communication (THC)—perusahaan pemilik backbone fiber optik di lokasi-lokasi strategis di Kalimantan Barat.

Akuisisi yang mulus akan memungkinkan INET menggelar layanan Fiber to the Home (FTTH) di area tersebut.

Secara total, dengan dana rights issue senilai Rp3,2 triliun dan rencana obligasi ini, anggaran belanja modal (Capex) INET untuk tahun 2026 diperkirakan akan mencapai sekitar Rp4,2 triliun.

Dana Rights Issue untuk Ekspansi FTTH Berkecepatan Tinggi

Sebelum penerbitan obligasi, INET berencana melaksanakan rights issue jumbo dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 12,8 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp250 per saham.

Dana segar hasil rights issue ini akan dialokasikan untuk mempercepat ekspansi jaringan high-speed FTTH dengan teknologi Wi-Fi 7 di berbagai wilayah:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Tutup Tahun! Asing Mulai Kempit Saham Grup Astra, Transaksi Ratusan Miliar

Jelang Tutup Tahun! Asing Mulai Kempit Saham Grup Astra, Transaksi Ratusan Miliar

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 09:29 WIB

IHSG Bergerak Positif di level 8.600 pada Jumat Pagi, Gimana Proyeksinya?

IHSG Bergerak Positif di level 8.600 pada Jumat Pagi, Gimana Proyeksinya?

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 09:19 WIB

Cara Transfer Saham di Stockbit dari Sekuritas Lain

Cara Transfer Saham di Stockbit dari Sekuritas Lain

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 19:56 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB

×