Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Survei: Konsumen Rela Tak Penuhi Kebutuhan Pokok Demi Produk Viral

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 10 Desember 2025 | 16:31 WIB
Survei: Konsumen Rela Tak Penuhi Kebutuhan Pokok Demi Produk Viral
Warga berbelanja kebutuhan pokok di salah satu swalayan di Jakarta, Rabu (16/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Survei Inventure-Alvara 2025 menunjukkan 61 persen konsumen mengurangi kebutuhan pokok demi membeli produk viral premium.
  • Perilaku konsumen ini mencerminkan strategi konsumen hemat yang mengalihkan belanja untuk kepuasan emosional dan sosial.
  • Pelaku industri harus fokus pada produk gaya hidup dan viral karena kebutuhan pokok bukan lagi prioritas utama pengeluaran.

Suara.com - Tekanan ekonomi berkepanjangan tidak hanya membuat konsumen lebih waspada, tetapi juga menggeser prioritas belanja mereka secara drastis. 

Survei Inventure–Alvara 2025 yang melibatkan 589 responden menunjukkan fenomena, di mana 61 persen konsumen rela mengurangi pembelian kebutuhan pokok demi membeli produk baru atau premium yang tengah viral, sementara 39 persen lainnya memilih tetap mempertahankan pola belanja dasar.

Temuan ini menggambarkan realitas baru di tengah dormant economy. Meskipun hidup dalam tekanan finansial, konsumen tetap mencari ruang untuk memenuhi kebutuhan emosional, sosial, hingga aspiratif. 

Produk viral dinilai memberikan nilai tambah, baik lewat kualitas yang dianggap lebih tahan lama maupun melalui citra status, pengalaman, dan keterhubungan sosial di media digital.

Managing Partner Inventure, Yuswohady, menjelaskan bahwa perilaku tersebut sejalan dengan evolusi cara berpikir konsumen hemat.

"Frugal consumer tidak sekadar mengencangkan ikat pinggang, mereka mengalihkan belanja ke kategori yang memberikan reward emosional dan sosial. Kebutuhan pokok bisa ditunda, tetapi kebutuhan untuk tetap merasa relevan dan up-to-date dianggap lebih meaningful," ujarnya kepada wartawan, Rabu (10/12/2025).

Pengamat Marketing/branding sekaligus Penulis Buku, Yuswohady berpose saat ditemui di Jakarta, Kamis (11/4). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Pengamat Marketing/branding sekaligus Penulis Buku, Yuswohady berpose saat ditemui di Jakarta, Kamis (11/4). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Perubahan prioritas ini menunjukkan karakter utama Frugal Consumer, yakni tidak menghentikan konsumsi, tetapi menerapkan strategi realokasi.

Pos belanja rutin yang dianggap kurang meaningful ditekan, sementara pembelian yang memberikan value, utility, atau status boost justru dinaikkan, meski harga barang tersebut lebih tinggi.

Fenomena tersebut menjadi sinyal penting bagi pelaku industri ritel. Komoditas kebutuhan pokok tidak lagi otomatis menjadi kewajiban pengeluaran.

Sebaliknya, kategori gaya hidup atau lifestyle, produk premium, dan tren berbasis viral justru semakin memiliki daya tarik di kalangan konsumen, meski situasi ekonomi belum sepenuhnya pulih.

Di tengah ketidakpastian dan tekanan hidup, konsumen tampak mencari kompensasi emosional untuk menjaga rasa kendali dan penghargaan diri. 

"Produk viral memberi ruang bagi mereka untuk merasakan reward, walau harus memangkas belanja kebutuhan lainnya," ucapnya.

Dengan kata lain, konsumen memang berhemat, tetapi mereka berhemat secara selektif. Banyak hal ditunda, kecuali apa yang membuat mereka merasa berdaya, relevan, dan tetap terkoneksi dengan dinamika sosial di sekitarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei BI: Indeksi Keyakinan Konsumen Meningkat, Prospek Ekonomi Cerah?

Survei BI: Indeksi Keyakinan Konsumen Meningkat, Prospek Ekonomi Cerah?

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 11:33 WIB

Survei: Orang Indonesia Masuk Mode Bertahan, Gaya Hidup Frugal Jadi Tren

Survei: Orang Indonesia Masuk Mode Bertahan, Gaya Hidup Frugal Jadi Tren

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 20:51 WIB

Orang RI Mulai Malas Ambil Kredit, Ini Buktinya

Orang RI Mulai Malas Ambil Kredit, Ini Buktinya

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 18:02 WIB

Terkini

Kecelakaan Kereta di Bekasi, Mengapa Argo Bromo Anggrek Tidak Mengerem?

Kecelakaan Kereta di Bekasi, Mengapa Argo Bromo Anggrek Tidak Mengerem?

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 13:13 WIB

"Road to Victory", BRI Gelar Pengundian Program Debit FC Barcelona Berhadiah Trip ke Camp Nou

"Road to Victory", BRI Gelar Pengundian Program Debit FC Barcelona Berhadiah Trip ke Camp Nou

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:55 WIB

Target Harga BBRI saat Sahamnya Lagi 'Diskon'

Target Harga BBRI saat Sahamnya Lagi 'Diskon'

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:53 WIB

Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah

Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:44 WIB

PGN Catatkan Laba Bersih 90,4 juta Dolar AS pada Kuartal I 2026: Tumbuh 46 Persen!

PGN Catatkan Laba Bersih 90,4 juta Dolar AS pada Kuartal I 2026: Tumbuh 46 Persen!

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:23 WIB

MTI Desak Audit Keselamatan Perkeretaapian Nasional Usai Kecelakaan Argo Bromo di Bekasi Timur

MTI Desak Audit Keselamatan Perkeretaapian Nasional Usai Kecelakaan Argo Bromo di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:16 WIB

Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara

Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:09 WIB

Geger! Selat Malaka Terancam Sepi? Thailand Nekat Bangun Proyek Rp480 Triliun!

Geger! Selat Malaka Terancam Sepi? Thailand Nekat Bangun Proyek Rp480 Triliun!

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:06 WIB

Airlangga Klaim Risiko Resesi Indonesia Cuma 5 Persen, Lebih Aman dari AS-Kanada-Jepang

Airlangga Klaim Risiko Resesi Indonesia Cuma 5 Persen, Lebih Aman dari AS-Kanada-Jepang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 11:58 WIB

Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham

Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:58 WIB