Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.373

Rupiah Mulai Bangkit, Didukung Pemangkasan Suku Bunga The Fed

M Nurhadi | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:22 WIB
Rupiah Mulai Bangkit, Didukung Pemangkasan Suku Bunga The Fed
Ilustrasi. [Suara.com/Muhaimin A Untung]
  • Rupiah menguat 0,15% pada Kamis (11/12/2025) dibuka pada level Rp16.663 per Dolar AS.
  • Peemaasan suku bunga The Fed sebesar 25 bps menjadi sentimen utama pendukung penguatan rupiah dan mata uang Asia.
  • Rupiah perlu mewaspadai faktor politik domestik AS terkait potensi penggantian Gubernur Bank Sentral tahun depan.

Suara.com - Nilai tukar rupiah menunjukkan tren pemulihan pada pembukaan perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp16.663 per Dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (11/12/2025).

Pembukaan ini menghasilkan penguatan sebesar 0,15 persen dibandingkan posisi penutupan Rabu (10/12/2025) yang berada di level Rp16.676 per Dolar AS. Sementara itu, acuan kurs Jisdor Bank Indonesia hari ini tercatat di angka Rp16.677 per Dolar AS.

Sentimen The Fed Mendukung Rupiah dan Mata Uang Asia

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah diperkirakan akan berlanjut, didorong oleh sentimen global dan domestik.

Salah satu sentimen positif utama adalah pelemahan Dolar AS setelah The Fed melakukan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC).

Di pasar Asia, pergerakan mata uang terpantau bervariasi, namun mayoritas mencatatkan apresiasi terhadap the greenback:

Baht Thailand menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia, melonjak 0,31 persen.

Disusul Ringgit Malaysia yang melesat 0,28 persen.

Yen Jepang dan Peso Filipina sama-sama terapresiasi 0,2 persen.

Won Korea Selatan dan Dolar Taiwan terangkat 0,16 persen.

Yuan Tiongkok terkerek 0,09 persen, sementara Dolar Singapura menanjak 0,05 persen.

Dolar Hong Kong terlihat menguat tipis 0,02 persen.

Meskipun mendapat dorongan dari kebijakan The Fed, rupiah juga perlu mewaspadai faktor politik domestik AS, khususnya mengenai kabar kemungkinan Presiden Trump akan mengganti Gubernur Bank Sentral tahun depan.

Hal ini dapat menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor dan berpotensi menekan pergerakan rupiah.

"Walau prospek pemangkasan suku bunga 2026 menurun menjadi hanya satu kali, namun investor menaruh harapan bahwa hal ini bisa berubah seiring penggantian kepala The Fed tahun depan dengan orang pilihan Trump," kata Lukman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditutup Terpuruk di Rabu Sore, Rupiah Diprediksi Terus Melemah Terhadap Dolar AS

Ditutup Terpuruk di Rabu Sore, Rupiah Diprediksi Terus Melemah Terhadap Dolar AS

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 16:45 WIB

Rupiah Kembali Merosot, Dolar Amerika Naik ke Rp16.694

Rupiah Kembali Merosot, Dolar Amerika Naik ke Rp16.694

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 09:38 WIB

Rekomendasi Website Terbaik untuk Cek Nilai Tukar Kurs USD ke IDR

Rekomendasi Website Terbaik untuk Cek Nilai Tukar Kurs USD ke IDR

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 05:52 WIB

Terkini

Update Harga Emas 1 Mei 2026 di Tengah Ketidakpastian Global

Update Harga Emas 1 Mei 2026 di Tengah Ketidakpastian Global

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:08 WIB

Riset Oxford: Produk Tembakau Alternatif Lebih Ampuh Bantu Perokok 'Hijrah'

Riset Oxford: Produk Tembakau Alternatif Lebih Ampuh Bantu Perokok 'Hijrah'

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:36 WIB

Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian

Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana

Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:44 WIB

IHSG Merosot Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Menyusut 2,78 Persen

IHSG Merosot Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Menyusut 2,78 Persen

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:22 WIB

Harga BBM Pertamina Hari Ini 1 Mei 2026: Harga Pertamax Belum Berubah

Harga BBM Pertamina Hari Ini 1 Mei 2026: Harga Pertamax Belum Berubah

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:12 WIB

Presiden Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

Presiden Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:45 WIB

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:27 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan SDA Indonesia Harus Dinikmati Sepenuhnya oleh Rakyat

Presiden Prabowo Tegaskan SDA Indonesia Harus Dinikmati Sepenuhnya oleh Rakyat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:25 WIB

Presiden Prabowo: Hilirisasi Kunci Kebangkitan dan Kemakmuran Bangsa

Presiden Prabowo: Hilirisasi Kunci Kebangkitan dan Kemakmuran Bangsa

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:15 WIB