Isu Kesepakatan AS-Indonesia Batal Imbas Langgar Janji, Kemenko Perekonomian Klarifikasi

M Nurhadi

Kamis, 11 Desember 2025 | 17:40 WIB
Isu Kesepakatan AS-Indonesia Batal Imbas Langgar Janji, Kemenko Perekonomian Klarifikasi
Presiden Prabowo Subianto dan Donald Trump di KTT Perdamaian. (dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)
baca 10 detik
  • Kemenko Perekonomian mengklarifikasi bahwa perundingan perdagangan Indonesia dan AS masih berlangsung tanpa masalah spesifik yang menghambat.
  • Media asing mengabarkan Washington khawatir Jakarta menarik komitmen mengenai kebijakan digital dan hambatan non-tarif ekspor.
  • USTR AS akan segera berdiskusi dengan pejabat Indonesia mengenai kemajuan kesepakatan bilateral yang ditargetkan selesai.

Suara.com - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) memberikan klarifikasi resmi perihal kabar yang beredar di media asing mengenai risiko kegagalan kesepakatan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS).

Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto, menegaskan bahwa proses komunikasi dan perundingan antara kedua negara masih terus berlangsung. Ia membantah adanya masalah spesifik yang menghambat negosiasi tersebut.

"Perundingan dagang Indonesia dan Amerika Serikat masih berproses, tidak ada permasalahan spesifik dalam perundingan yang dilakukan, dinamika dalam proses perundingan adalah hal yang wajar," ungkap Haryo Limanseto dalam pernyataan tertulis, pada Kamis (11/12/2025).

Kekhawatiran Washington Terhadap Komitmen Jakarta

Isu mengenai ancaman tidak terlaksananya kesepakatan dagang ini mencuat setelah diberitakan oleh media internasional.

Kabar tersebut menyebutkan bahwa sejumlah pejabat di Washington berpendapat Jakarta tidak memenuhi beberapa ketentuan yang disyaratkan dalam perjanjian.

Perwakilan AS diyakini menilai Indonesia menarik kembali sejumlah komitmen yang sebelumnya telah disepakati, terutama terkait kebijakan perdagangan digital dan penghapusan berbagai hambatan non-tarif terhadap ekspor produk industri dan pertanian AS.

Disebutkan bahwa pejabat Indonesia enggan menyetujui beberapa komitmen yang bersifat mengikat dan telah menyampaikan keberatan tersebut kepada USTR (Kantor Perwakilan Dagang AS).

Washington menilai sikap Indonesia yang dikabarkan ingin menegosiasi ulang agar komitmen tidak terlalu mengikat ini sebagai hal yang problematik, sehingga Indonesia berisiko kehilangan kesempatan menyelesaikan kesepakatan tersebut.

baca juga

Meskipun dinamika perundingan cukup panas, Jamieson Greer, Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR), menyatakan bahwa ia akan segera berbicara dengan pejabat Indonesia pada Kamis ini untuk membahas kemajuan kesepakatan bilateral.

"Saya akan menggelar pembicaraan dengan mitra di Indonesia besok pagi untuk membicarakan perkembangan. Anda tahu, saya ingin melihat kesepakatan ini selesai," kata Greer dalam diskusi daring, dikutip dari Sputinik via Antara.

Greer meyakini bahwa penyelesaian kesepakatan ini sesuai dengan kepentingan kedua belah pihak. Ia juga optimistis Indonesia dapat menyusul Malaysia dan Kamboja, dua negara yang sebelumnya telah menandatangani kesepakatan dagang dengan AS.

"Saya pikir negara tersebut adalah pasar ekspor yang bagus. Ada sejumlah hal ... dari Indonesia yang kami inginkan," tambah USTR tersebut.

Sementara, Haryo Limanseto menegaskan kembali sikap Pemerintah Indonesia. "Pemerintah Indonesia berharap kesepakatan dapat segera selesai dan menguntungkan kedua belah pihak," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Industry Report Modern Marketing Reckoner 2025: Merancang Masa Depan Pemasaran Indonesia

Industry Report Modern Marketing Reckoner 2025: Merancang Masa Depan Pemasaran Indonesia

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 17:36 WIB

Belajar dari Era STY, PSSI Sebaiknya Tak Hanya Fokus pada Pelatih Belanda

Belajar dari Era STY, PSSI Sebaiknya Tak Hanya Fokus pada Pelatih Belanda

Your Say | Kamis, 11 Desember 2025 | 16:55 WIB

Dejavu 1985! Timnas Indonesia Pernah Lolos Semifinal Bermodal 1 Poin, Keajaiban SEA Games Terulang?

Dejavu 1985! Timnas Indonesia Pernah Lolos Semifinal Bermodal 1 Poin, Keajaiban SEA Games Terulang?

Bola | Kamis, 11 Desember 2025 | 17:00 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×