Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Rupiah Justru Melempem ke Level Rp 16.667 Setelah BI Tahan Suku Bunga

Achmad Fauzi | Rina Anggraeni | Suara.com

Rabu, 17 Desember 2025 | 16:11 WIB
Rupiah Justru Melempem ke Level Rp 16.667 Setelah BI Tahan Suku Bunga
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Rupiah melemah 0,02 persen di pasar spot, ditutup Rp16.667 per dolar AS pada perdagangan Rabu, 17 Desember 2025.
  • Pelemahan rupiah dipengaruhi sentimen dalam dan luar negeri serta kenaikan tajam indeks dolar AS hari itu.
  • Investor menilai data ketenagakerjaan AS tidak signifikan memengaruhi prospek pemangkasan suku bunga oleh The Fed.

Suara.com - Nilai tukar rupiah berbalik melemah pada penutupan perdagangan Rabu, 17 Desember 2025. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup pada  level Rp 16.667 Amerika Serikat (AS).

Alhasil, rupiah melemah 0,02 persen dibanding penutupan pada Selasa yang berada di level Rp 16.694  per dolar AS. 

Sementara itu, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp 16.698 per dolar AS.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dalam hal ini, pelemahan dolar AS terjadi di mata uang asing. Di mana yen Jepang menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,52 persen. Disusul, won Korea Selatan yang terkoreksi 0,45 persen.

Selanjutnya ada dolar Singapura yang tergelincir 0,29 persen dan baht Thailand tertekan 0,26 persen. Lalu ada dolar Taiwan yang sudah ditutup terdepresiasi 0,13 persen.

Berikutnya, ringgit Malaysia turun 0,09 persen dan yuan China terlihat melemah tipis 0,04 persen di sore ini. 

Sementara itu, rupee India menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,73 persen.

Diikuti, peso Filipina yang ditutup menguat 0,06 persen dan dolar Hongkong menguat tipis 0,03 persen terhadap the greenback

Pendorong Pelemahan Rupiah

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah diperkirakan masih akan terjadi. Pasalnya, penutupan hari ini dipengaruhi sentimen dalam negeri dan global.

"Rupiah ditutup datar/melemah tipis terhadap dolar AS setelah dalam rapat dewan gubernur, BI mempertahankan suku bunga, ini memberikan dukungan pada rupiah," katanya saat dihubungi Suara.com.

Lukman menuturkan, indeks dolar AS sendiri naik cukup tajam hari ini, investor melihat perlemahan moderat pada data ketenagakerjaan AS tidak akan mempengaruhi prospek pemangkasan suku bunga oleh the Fed. 

"Terlebih data inflasi AS besok diperkirakan akan menunjukkan tekanan harga di AS yang masih tetap bertahan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Berbalik Menguat, Dolar Amerika Serikat Loyo Sentuh Level Rp16.667

Rupiah Berbalik Menguat, Dolar Amerika Serikat Loyo Sentuh Level Rp16.667

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 10:11 WIB

Rupiah Melorot Lagi Hari Ini ke Level Rp 16.691

Rupiah Melorot Lagi Hari Ini ke Level Rp 16.691

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 16:38 WIB

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Makin Kuat Sentuh Level Rp16.678

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Makin Kuat Sentuh Level Rp16.678

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 09:43 WIB

Terkini

Di Depan Investor Global, Purbaya Pamer Tuntaskan 45 Masalah Hambatan Investasi RI

Di Depan Investor Global, Purbaya Pamer Tuntaskan 45 Masalah Hambatan Investasi RI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:27 WIB

IHSG Dibuka Langsung Anjlok ke Level 6.700 Setelah Rebalancing MSCI

IHSG Dibuka Langsung Anjlok ke Level 6.700 Setelah Rebalancing MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:15 WIB

Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital

Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:14 WIB

7 Fakta Stock Split RAJA, Pemegang Saham Bocorkan Perkiraan Jadwalnya

7 Fakta Stock Split RAJA, Pemegang Saham Bocorkan Perkiraan Jadwalnya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:56 WIB

IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'

IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:42 WIB

Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya

Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:35 WIB

Rupiah Melemah Terus: Petaka Bagi WNI, Karpet Merah untuk WNA

Rupiah Melemah Terus: Petaka Bagi WNI, Karpet Merah untuk WNA

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:31 WIB

BINA Terus Perkuat Ekosistem Salim Group

BINA Terus Perkuat Ekosistem Salim Group

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:27 WIB

11 Investasi Prancis Tersandung Regulasi, Purbaya Sat Set Luncurkan Satgas

11 Investasi Prancis Tersandung Regulasi, Purbaya Sat Set Luncurkan Satgas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:24 WIB

KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Leasing Berbondong-bondong Atur Ulang Tata Kelola Penagihan

KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Leasing Berbondong-bondong Atur Ulang Tata Kelola Penagihan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:20 WIB