Melihat Potensi Cuan Industri Ergonomi di Tengah Tren Kerja Hybrid Indonesia

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 19 Desember 2025 | 11:55 WIB
Melihat Potensi Cuan Industri Ergonomi di Tengah Tren Kerja Hybrid Indonesia
Fenomena meningkatnya jumlah pekerja kantoran dan pekerja jarak jauh yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar telah memicu pergeseran konsumsi furnitur konvensional ke solusi ergonomis.
  • Kesadaran kesehatan mendorong permintaan furnitur ergonomis di Indonesia.
  • Meja yang dapat disesuaikan kini dianggap investasi penting untuk produktivitas jangka panjang.
  • All For Work fokus pada edukasi paso dan produk inovasi untuk mendukung kerja modern.

Suara.com - Fenomena meningkatnya jumlah pekerja kantoran dan pekerja jarak jauh yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar telah memicu pergeseran konsumsi furnitur konvensional ke solusi ergonomis.

Tren ini tidak lagi dipandang sebagai gaya hidup semata, melainkan investasi aset sumber daya manusia (SDM) untuk menjaga produktivitas jangka panjang. Salah satu produk yang menjadi motor pertumbuhan industri ini adalah meja kerja yang dapat disesuaikan atau meja kerja dengan ketinggian yang dapat diatur.

Business Head All For Work, Kevin Pratama Jaya, mengungkapkan adanya perubahan makna pada dinamika passing. "Pasar sedang bergerak, pencarian di internet meningkat peset. Dulu meja yang dapat disesuaikan dianggap barang mahal dan niche , sekarang menjadi kebutuhan penting untuk tim yang ingin tetap sehat dan fokus," ujarnya.

Secara ekonomi, penerapan teknologi ergonomi oleh perusahaan merupakan langkah strategis untuk menekan risiko kerugian akibat masalah kesehatan karyawan, seperti kelelahan dan nyeri pinggang, yang secara langsung berdampak pada efisiensi operasional.

Head of Marketing All For Work, Rasendrya Dafarel Abinaya, menekankan bahwa inovasi ini membentuk standar baru dalam lingkungan kerja modern, terutama di kota-kota besar. Strategi edukasi paso yang dilakukan pelaku industri kini lebih mengedepankan aspek kesehatan dibandingkan sekadar promosi harga.

Dengan matangnya ekosistem kerja hybrid , meja yang dapat disesuaikan diprediksi akan menjadi standar industri di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. Tren ini diyakini akan membuka gerbang bagi inovasi turunan lainnya, seperti pengaturan kantor cerdas yang terintegrasi, kursi ergonomis tingkat lanjut dan solusi interior khusus untuk efisiensi ruang kerja di rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perubahan Skema Pupuk Subsidi Dinilai Dorong Transparansi

Perubahan Skema Pupuk Subsidi Dinilai Dorong Transparansi

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 09:46 WIB

Sesuai Arahan Prabowo, Ini Gebrakan Menteri Mukhtarudin di Puncak Perayaan Hari Migran Internasional

Sesuai Arahan Prabowo, Ini Gebrakan Menteri Mukhtarudin di Puncak Perayaan Hari Migran Internasional

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 08:29 WIB

Neraka 'Online Scam' ASEAN, Kemiskinan Jadi Umpan Ribuan WNI Jadi Korban TPPO

Neraka 'Online Scam' ASEAN, Kemiskinan Jadi Umpan Ribuan WNI Jadi Korban TPPO

News | Kamis, 18 Desember 2025 | 13:33 WIB

Terkini

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 21:44 WIB

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:19 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 18:11 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:16 WIB

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB