Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Wujudkan Gizi Aman dan Higienis, Kementerian PU Bangun 152 Dapur MBG Terstandardisasi

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 19 Desember 2025 | 11:20 WIB
Wujudkan Gizi Aman dan Higienis, Kementerian PU Bangun 152 Dapur MBG Terstandardisasi
Penandatanganan Kontrak Pekerjaan Pembangunan SPPG 3 di Ditjen Prasarana Strategis 25 November 2025. (Dok: Kementerian PU)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penyediaan 152 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan dibangun pada tahun anggaran 2025. Total nilai kontrak pembangunan mencapai Rp1,23 triliun, mencakup pekerjaan fisik dan supervisi konstruksi. Pembangunan ini dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Prasarana Strategis (DJPS) sebagai unit yang bertanggung jawab atas penyediaan infrastruktur sosial strategis, termasuk dapur MBG di seluruh Indonesia.

Sebaran Lokasi & Pelaksana Proyek

Paket pembangunan dibagi menjadi dua kelompok besar berdasarkan sebaran wilayah.

Pertama, Paket Gedung SPPG 1 terdiri dari 78 lokasi pembangunan di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Seribu, Jambi, dan Sumatera Selatan. Pekerjaan fisik dilaksanakan dengan nilai kontrak Rp639,2 miliar, sementara pengawasan konstruksi senilai Rp7,30 miliar.

Kedua, Paket Gedung SPPG 2 meliputi 74 lokasi pembangunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan. Pekerjaan fisik dilaksanakan dengan nilai kontrak Rp581,2 miliar, didampingi konsultan supervisi dengan nilai kontrak Rp6,30 miliar.

Dengan penandatanganan kontrak ini, DJPS memastikan bahwa target percepatan pembangunan dapur MBG dapat berjalan sistematis dan terukur, terutama di wilayah prioritas yang menjadi basis layanan gizi bagi anak-anak sekolah.

Mengacu pada Prototipe Nasional

Seluruh pembangunan SPPG mengacu pada Keputusan Menteri PU Nomor 628/KPTS/M/2025 tentang Desain Prototipe/Purwarupa Gedung SPPG. Keputusan ini menjadi pedoman nasional agar setiap dapur MBG memenuhi standar higienis, aman, dan efisien sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam prototipe tersebut, bangunan SPPG dirancang untuk menjadi dapur modern yang higienis dengan spesifikasi teknis sebagai berikut:

baca juga
  • Material dinding food-grade, aman terhadap bakteri dan jamur.
  • Plafon dan lapisan dinding tahan api di area memasak.
  • Lantai epoxy anti-jamur untuk memastikan area produksi makanan tetap bersih.
  • Sistem tata udara (HVAC) untuk menjaga sirkulasi dan kualitas udara selama proses produksi.
  • Filter air bersih serta Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk menjamin standar sanitasi.
  • Peralatan pemadam kebakaran sebagai bagian dari sistem keselamatan bangunan.
  • Konstruksi modular yang memungkinkan proses pembangunan dilakukan lebih cepat dan efisien.

Dengan standar tersebut, DJPS menekankan bahwa pembangunan SPPG bukan hanya sebatas penyediaan gedung, tetapi merupakan penyediaan infrastruktur layanan gizi dengan standar industri pangan yang mampu menjamin keamanan, higienitas, dan kapasitas produksi harian secara konsisten.

DJPS memandang pembangunan 152 SPPG ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat fondasi layanan gizi nasional. Infrastruktur dapur MBG ini akan berfungsi sebagai simpul pelayanan yang mendukung pemerataan akses makanan bergizi di seluruh provinsi, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi petani, nelayan, dan UMKM sebagai penyedia bahan pangan.

Dengan desain, standar, dan pelaksanaan yang terukur, SPPG diharapkan menjadi infrastruktur publik yang tidak hanya menunjang keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk kualitas SDM Indonesia.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Omzet Perajin Telur Asin Melonjak hingga 4.000 Persen Berkat Program MBG

Omzet Perajin Telur Asin Melonjak hingga 4.000 Persen Berkat Program MBG

News | Senin, 22 Desember 2025 | 08:52 WIB

Sibuk Pasok Dapur MBG, Warga Desa Ini Lepas dari Judi Online

Sibuk Pasok Dapur MBG, Warga Desa Ini Lepas dari Judi Online

News | Senin, 22 Desember 2025 | 08:46 WIB

SPPG Turut Berkontribusi pada Perputaran Ekonomi Lokal

SPPG Turut Berkontribusi pada Perputaran Ekonomi Lokal

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 14:00 WIB

Dukung Program MBG: SPPG di Aceh, Sumut, dan Sumbar Siap Dibangun Kementerian PU

Dukung Program MBG: SPPG di Aceh, Sumut, dan Sumbar Siap Dibangun Kementerian PU

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:55 WIB

Kementerian PU Tandatangani Kontrak Pekerjaan Pembangunan Gedung SPPG di 152 Lokasi

Kementerian PU Tandatangani Kontrak Pekerjaan Pembangunan Gedung SPPG di 152 Lokasi

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:30 WIB

SPPG, Infrastruktur Baru yang Menghubungkan Negara dengan Kehidupan Sehari-Hari Anak Indonesia

SPPG, Infrastruktur Baru yang Menghubungkan Negara dengan Kehidupan Sehari-Hari Anak Indonesia

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:25 WIB

Terkini

Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia

Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:59 WIB

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:46 WIB

Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara

Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:36 WIB

Teknologi AI Bikin Purbaya Lebih Cepat Endus Pakaian Bekas Impor Ilegal

Teknologi AI Bikin Purbaya Lebih Cepat Endus Pakaian Bekas Impor Ilegal

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:36 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp393 Miliar dari Pasar Saham di Sesi I

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp393 Miliar dari Pasar Saham di Sesi I

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:09 WIB

BUMI Resmi Tak Bagikan Dividen, Ke Mana Larinya Laba Bersih Tahun 2025?

BUMI Resmi Tak Bagikan Dividen, Ke Mana Larinya Laba Bersih Tahun 2025?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Melihat Keuangan RANS yang Pincang Jelang IPO: Laba Turun 41%, Masih Bergantung pada Raffi-Nagita

Melihat Keuangan RANS yang Pincang Jelang IPO: Laba Turun 41%, Masih Bergantung pada Raffi-Nagita

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:46 WIB

Industri Tekstil RI Tak Mampu Olah, Purbaya Pilih Musnahkan Pakaian Bekas Impor Ilegal

Industri Tekstil RI Tak Mampu Olah, Purbaya Pilih Musnahkan Pakaian Bekas Impor Ilegal

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:42 WIB

Profil INACO (PT Niramas Utama Tbk): Saham IPO, Kondisi Keuangan, dan Pemegang Saham

Profil INACO (PT Niramas Utama Tbk): Saham IPO, Kondisi Keuangan, dan Pemegang Saham

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:39 WIB

Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading

Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:23 WIB