Panduan Lengkap Aktivasi Coretax DJP untuk Lapor SPT Tahunan 2025-2026

M Nurhadi

Selasa, 30 Desember 2025 | 12:18 WIB
Panduan Lengkap Aktivasi Coretax DJP untuk Lapor SPT Tahunan 2025-2026
Coretax [DJP]
baca 10 detik
  • Direktorat Jenderal Pajak mengimplementasikan sistem perpajakan baru bernama Coretax mulai tahun 2026 untuk pelaporan SPT Tahunan PPh 2025.
  • Pelaporan SPT melalui sistem Coretax mensyaratkan kepemilikan Kode Otorisasi atau Sertifikat Digital sebagai tanda tangan elektronik yang sah.
  • Wajib pajak harus melalui dua tahap yaitu pembuatan dan validasi Kode Otorisasi/Sertifikat Digital agar dapat merampungkan pengiriman SPT.

Suara.com - Memasuki 2026, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan resmi mengimplementasikan sistem perpajakan terbaru yang dikenal sebagai Coretax.

Coretax yang sebelumnya kerap viral karena bermasalah dan eror kini nampaknya sudah siap digunakan untuk lapor SPT Tahunan PPh untuk Tahun Pajak 2025.

Kini, kewajiban melapor tidak hanya sebatas aktivasi akun, namun juga kepemilikan Kode Otorisasi atau Sertifikat Digital (KO/SD).

E-Sertifikat atau Kode Otorisasi ini berfungsi sebagai tanda tangan elektronik yang sah untuk memvalidasi dokumen perpajakan Anda.

Melalui edukasi di kanal resminya, DJP menegaskan bahwa tanpa KO/SD, wajib pajak tidak akan bisa merampungkan pengiriman SPT di sistem Coretax.

"Setelah melakukan aktivasi akun wajib pajak di Coretax DJP, kamu perlu membuat Kode Otorisasi atau Sertifikat Digital (KO/SD) untuk bisa menandatangani SPT," tulis pengumuman resmi @ditjenpajakri pada Selasa (30/12/2025).

Agar pelaporan Anda di tahun depan berjalan mulus tanpa hambatan teknis, berikut adalah panduan lengkap dua tahap pembuatan dan validasi KO/SD di sistem Coretax:

Tahap 1: Prosedur Pembuatan KO/SD

Proses ini merupakan langkah awal untuk menerbitkan identitas digital Anda di dalam sistem. Pastikan Anda telah memiliki koneksi internet yang stabil sebelum memulai:

baca juga
  • Masuk ke Sistem: Login ke portal resmi Coretax DJP. Cari dan klik menu "Portal Saya", lalu pilih opsi "Permintaan Kode Otorisasi/Sertifikat Elektronik".
  • Rincian Sertifikat: Geser layar (scroll) ke bawah hingga menemukan bagian Rincian Sertifikat. Anda bisa memilih penyedia sertifikat digital, termasuk opsi yang dikelola langsung oleh DJP.
  • Keamanan Akun: Masukkan ID Penandatangan atau buatlah Passphrase yang kuat. Passphrase ini akan berfungsi sebagai kunci otorisasi saat menandatangani dokumen.
  • Konfirmasi: Baca pernyataan yang muncul dengan saksama, centang kolom persetujuan, lalu pilih "Kirim".
  • Unduh Bukti: Jika muncul notifikasi "Sertifikat Digital Berhasil Dibuat!", segera unduh tanda terima dan surat penerbitan sebagai arsip pribadi.
  • Lanjutkan ke Validasi: Setelah sertifikat terbit, Anda harus memvalidasinya agar bisa digunakan.

Tahap 2: Prosedur Validasi KO/SD

Langkah ini sangat krusial untuk memastikan status sertifikat Anda diakui oleh sistem sebagai instrumen yang valid:

  • Akses Profil: Kembali ke menu "Portal Saya", namun kali ini pilih sub-menu "Profil Saya".
  • Identifikasi Eksternal: Pada bilah sisi kiri, klik menu "Nomor Identifikasi Eksternal".
  • Cek Status: Pilih tab bertajuk "Digital Certificate". Perhatikan tabel status kepemilikan yang muncul.
  • Pembaruan Status: Jika status terbaca INVALID, geser tabel ke kanan dan klik tombol "Periksa Status". Tunggu hingga muncul notifikasi sukses.
  • Aktivasi Tombol: Setelah sukses, tombol bertuliskan "Menghasilkan" akan aktif. Klik tombol tersebut untuk memproses sinkronisasi akhir.
  • Konfirmasi Akhir: Sistem akan memberikan notifikasi sukses. Kembali ke menu utama "Portal Saya" untuk memeriksa dokumen resmi.
  • Finalisasi: Pastikan dokumen "Penerbitan Kode Otorisasi DJP" sudah muncul. Jika sudah tampil, maka KO/SD Anda telah aktif dan siap digunakan untuk menandatangani SPT Tahunan 2025.

Penerapan Coretax ini merupakan bagian dari transformasi digital pemerintah untuk memberikan kemudahan dan keamanan data bagi wajib pajak di seluruh Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Mobil Bekas Paling Irit BBM 20 KM/L dan Pajak Murah Masih Layak Dilirik 2026

6 Mobil Bekas Paling Irit BBM 20 KM/L dan Pajak Murah Masih Layak Dilirik 2026

Otomotif | Senin, 29 Desember 2025 | 18:18 WIB

DJP Blokir 33 Rekening Bank hingga Sita Tanah 10 Hektare ke Konglomerat Penunggak Pajak

DJP Blokir 33 Rekening Bank hingga Sita Tanah 10 Hektare ke Konglomerat Penunggak Pajak

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 17:52 WIB

DJP Kemenkeu Kantongi Rp 3,6 Triliun dari Konglomerat Penunggak Pajak

DJP Kemenkeu Kantongi Rp 3,6 Triliun dari Konglomerat Penunggak Pajak

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 17:35 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×