Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.447.000
IHSG 5.643,194
LQ45 553,105
Srikehati 276,229
JII 331,154
USD/IDR 17.957

Pertamina Gelontorkan 280 Ribu BBM untuk Operasional Genset di Aceh

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 30 Desember 2025 | 15:45 WIB
Pertamina Gelontorkan 280 Ribu BBM untuk Operasional Genset di Aceh
Mukhlis, warga Gampong Dayah Husein, Meurah Dua, Pidie Jaya, saat menunjukkan kondisi rumahnya yang terkubur lumpur, Senin (15/12/2025) malam. [Suara.com/Iskandar]
baca 10 detik
  • Pertamina Patra Niaga mendistribusikan 280.000 liter BBM untuk operasional genset di Aceh pascabencana.
  • Penyaluran BBM bertujuan menjamin ketersediaan listrik di Aceh Tengah, Bener Meriah, Lhokseumawe, dan Banda Aceh.
  • Pendistribusian BBM merupakan tindak lanjut bantuan 1000 unit genset dari Kementerian ESDM.

Suara.com - PT Pertamina Patra Niaga mendistribusikan pasokan 280.000 liter BBM, serta pelumas secara berkala untuk operasional genset di sejumlah wilayah terdampak bencana di Aceh. Sebanyak 280.000 liter BBM tersebut terdiri dari 145.600 liter bensin dan 134.400 liter solar. 

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun mengatakan penyaluran BBM tersebut ditujukan untuk memastikan ketersedian listrik di Aceh Tengah, Bener Meriah, Lhokseumawe, dan Banda Aceh.

"Kami berkomitmen menjaga ketersediaan energi agar proses pemulihan masyarakat dapat berlangsung secara berkelanjutan,” kata Roberth lewat keterangannya, Selasa (30/12/2025). 

Rumah warga Gampong Dayah Husein, Meurah Dua, Pidie Jaya, yang porak poranda akibat banjir dan terkubur lumpur, Senin (15/12/2025) malam. [Suara.com/Iskandar]
Rumah warga Gampong Dayah Husein, Meurah Dua, Pidie Jaya, yang porak poranda akibat banjir dan terkubur lumpur, Senin (15/12/2025) malam. [Suara.com/Iskandar]

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Fahrougi Andriani Sumampouw menjelaskan pendistribusian BBM dilaksanakan dengan membaginya dalam dua klaster. 

"Klaster Banda Aceh dan wilayah sekitarnya dipasok dari Terminal BBM Krueng Raya. Sementara klaster Bener Meriah, Takengon, Aceh Tengah, dan wilayah sekitarnya dipasok dari Integrated Terminal Lhokseumawe,” kata Fahrougi.

Pendistribusian BBM itu merupakan tindak lanjut dari langkah Kementerian ESDM yang telah mengirimkan 1000 unit genset bagi masyarakat Aceh.

Genset ditujukan untuk 224 desa di 10 kabupaten di Aceh yang listriknya belum tersambung kembali usai bencana yang terjadi pada akhir November lalu.

Ribuan genset diterbangkan menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU dari Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Sabtu 27 Desember lalu. 

Selain genset, Kementerian ESDM juga mengirimkan 3.000 unit kompor gas lengkap dengan regulator dan selang.

baca juga

Sebanyak 3.000 unit kompor terdiri dari 2.000 unit kompor berat 2 kg per unit dan 930 unit kompor berat 15 kg, dan 70 unit kompor dengan total berat 140 kg.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Stop Impor, Bahlil Berambisi Tingkatkan Kualitas Solar jadi Euro 5

Selain Stop Impor, Bahlil Berambisi Tingkatkan Kualitas Solar jadi Euro 5

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 12:51 WIB

Pemerintah Mulai Tentukan Lokasi Hunian Tetap untuk Korban Banjir Sumatera

Pemerintah Mulai Tentukan Lokasi Hunian Tetap untuk Korban Banjir Sumatera

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 16:57 WIB

PU Percepat Penanganan Banjir Aceh Tamiang, 36 Alat Berat Dikerahkan

PU Percepat Penanganan Banjir Aceh Tamiang, 36 Alat Berat Dikerahkan

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 16:16 WIB

Terkini

Prediksi IHSG Hari Ini dan Saham-saham Rekomendasi Analis

Prediksi IHSG Hari Ini dan Saham-saham Rekomendasi Analis

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:28 WIB

Perkuat Permodalan dan Perluas Pembiayaan UMKM, OJK Restui Penggabungan Enam BPR Lintas Sumatera

Perkuat Permodalan dan Perluas Pembiayaan UMKM, OJK Restui Penggabungan Enam BPR Lintas Sumatera

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:48 WIB

BEI Bakal Berubah, OJK Godok Aturan Demutualisasi, Danantara, BI Bisa Masuk Jadi Pemegang Saham

BEI Bakal Berubah, OJK Godok Aturan Demutualisasi, Danantara, BI Bisa Masuk Jadi Pemegang Saham

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:15 WIB

Rincian Perubahan Harga BBM Pertamina Per Hari Ini

Rincian Perubahan Harga BBM Pertamina Per Hari Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:21 WIB

Harga BBM Turun per 1 Juli 2026: Pertamax Turbo dan Pertamina Dex Lebih Murah

Harga BBM Turun per 1 Juli 2026: Pertamax Turbo dan Pertamina Dex Lebih Murah

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:16 WIB

QuickPro Apakah Platform Investasi Resmi Berizin di Indonesia? Ini Penjelasannya

QuickPro Apakah Platform Investasi Resmi Berizin di Indonesia? Ini Penjelasannya

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:08 WIB

Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50

Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:43 WIB

J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi

J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:38 WIB

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:33 WIB

Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor

Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:28 WIB

×