Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Harga Perak Cetak Rekor 2025, Bagaimana 2026?

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 31 Desember 2025 | 10:06 WIB
Harga Perak Cetak Rekor 2025, Bagaimana 2026?
Ilustrasi perak

Faktor Pendorong Kenaikan

Permintaan Industri

Permintaan perak mengalami ekspansi signifikan, terutama dari sektor transisi energi seperti panel surya, infrastruktur data center, elektronik, dan kendaraan listrik. Permintaan industri ini menjadi katalis struktural, sejalan dengan tren global menuju energi bersih dan digitalisasi. Trading Economics

Sentimen Aset Aman dan Ketidakpastian Ekonomi

Kekhawatiran investor terhadap volatilitas pasar saham dan risiko geopolitik membuat perak juga berperan sebagai safe haven, mendukung pergerakan harga naik meskipun logam ini memiliki komponen industri besar. Axios

Ekspektasi Suku Bunga dan Kebijakan Moneter

Ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve selama 2026 memberikan daya tarik tambahan pada logam mulia, termasuk perak.

Ketika suku bunga riil turun, aset non-yield seperti perak cenderung lebih menarik dibandingkan instrumen pendapatan tetap. 

Saat ini, berdasarkan laporan Reuters, pasokan perak global mengalami defisit struktural, di mana permintaan terus melebihi produksi, mempersempit ketersediaan di pasar fisik dan futures. Hal ini memperkuat sisi fundamental kenaikan harga.

Para analis pasar komoditas melihat bahwa fundamental dukungan bagi perak tetap kuat, terutama permintaan industri yang terus bertambah.

Menurut proyeksi terakhir, harga perak masih berpotensi melanjutkan tren kenaikan ke awal 2026, terutama jika ekspektasi pelonggaran moneter global berjalan sesuai prediksi dan permintaan teknologi terus meningkat.

Menurut Trading Economics, beberapa model bahkan memperkirakan harga perak bisa mencapai $85–$90 per ons dalam 12 bulan ke depan, meskipun volatilitas harga tetap menjadi risiko utama. 

Namun, para ekonom juga mengingatkan risiko pembalikan harga atau koreksi tajam dalam jangka pendek, terutama karena pasar perak relatif kecil dan sensitif terhadap perubahan sentimen investor.

Setiap dinamika harga komoditas tetap bergantung pada kondisi ekonomi makro, kebijakan moneter, dan keseimbangan antara permintaan dan pasokan. Namun, tahun 2025 akan tercatat sebagai tahun yang luar biasa bagi perak.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Antam Stagnan Jelang Tahun Baru, Harganya Masih Rp 2.501.000 per Gram

Emas Antam Stagnan Jelang Tahun Baru, Harganya Masih Rp 2.501.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 09:57 WIB

Harga Emas Antam Catat Rekor Penurunan Terburuk Pada Akhir Tahun 2025

Harga Emas Antam Catat Rekor Penurunan Terburuk Pada Akhir Tahun 2025

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 09:44 WIB

Catatan Akhir Tahun: Emas Jadi Primadona 2025

Catatan Akhir Tahun: Emas Jadi Primadona 2025

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 18:25 WIB

Terkini

Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan

Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:31 WIB

Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta

Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:23 WIB

Masa Bodo Rupiah Melemah, Restrukturisasi BUMN Karya Tetap Gaspol

Masa Bodo Rupiah Melemah, Restrukturisasi BUMN Karya Tetap Gaspol

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:21 WIB

IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri

IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:52 WIB

Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor

Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:20 WIB

Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG

Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:16 WIB

Kehadiran Dasco Belum Jadi Sentimen Positif, IHSG Makin Ambruk 3,46%

Kehadiran Dasco Belum Jadi Sentimen Positif, IHSG Makin Ambruk 3,46%

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:02 WIB

Perusahaan Entertaiment Jumbo Mau IPO, Clue-nya Miliki Kebun Binatang

Perusahaan Entertaiment Jumbo Mau IPO, Clue-nya Miliki Kebun Binatang

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:48 WIB

Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara

Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:32 WIB

Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global

Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:31 WIB