Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Refleksi Satu Tahun MBG: Dari Intervensi Gizi Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 31 Desember 2025 | 16:37 WIB
Refleksi Satu Tahun MBG: Dari Intervensi Gizi Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Siswa menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 1 Tamansari, Bogor, Jawa Barat, Selasa (16/12/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Prof. Didin: MBG ubah haluan ekonomi dari infrastruktur ke pembangunan kualitas SDM.
  • MBG kurangi pengeluaran siswa Rp15 ribu/hari dan ringankan beban ekonomi orang tua.
  • Program MBG beri insentif tambahan bagi guru honorer dan tingkatkan kedisiplinan siswa.

Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan selama hampir satu tahun kini mulai menuai apresiasi luas, bukan sekadar sebagai program jaring pengaman sosial, melainkan sebagai mesin perubahan haluan ekonomi nasional.

Program ini dinilai berhasil menggeser paradigma pembangunan Indonesia dari yang semula hanya mengejar angka pertumbuhan infrastruktur ke arah penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Pendiri Institute For Development of Economics and Finance (INDEF), Prof. Dr. H. Didin S. Damanhuri, menegaskan bahwa MBG adalah manifestasi dari human resource economics. Menurutnya, Indonesia kini mulai meninggalkan prinsip pertumbuhan "at all cost" dan beralih fokus pada investasi jangka panjang manusia.

"Kalau MBG konsisten, ini akan menggeser pemikiran ekonomi di Indonesia. Biasanya strateginya pertumbuhan setinggi-tingginya lewat infrastruktur besar-besaran, tapi ini memperbaiki ketimpangan gizi dan pendidikan," ujar Prof. Didin saat memberikan tinjauan ekonomi satu tahun perjalanan MBG.

Prof. Didin menambahkan bahwa intervensi gizi negara yang menyasar 50% masyarakat kelas bawah merupakan langkah strategis untuk memperkecil kesenjangan sosial. Secara makro, peningkatan kualitas gizi akan berbanding lurus dengan produktivitas nasional di masa depan, menciptakan fondasi ekonomi yang lebih inklusif dan merata.

Transformasi ini terasa nyata di institusi pendidikan, salah satunya di SMAN 1 Taraju, Tasikmalaya. Alfi Alfian, siswa kelas XI, mengaku pola konsumsinya berubah drastis dari sekadar jajan cireng menjadi makan dengan menu lengkap bergizi. Kebiasaan ini tidak hanya memperbaiki kesehatan siswa, tetapi juga meringankan beban finansial orang tua.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Taraju, Nurhayati, mencatat adanya penurunan pengeluaran harian siswa rata-rata Rp12.000 hingga Rp15.000.

“Kehadiran siswa meningkat karena mereka merasa terbantu. Dengan gizi yang sehat, semangat mereka untuk sekolah tumbuh. Efek jangka panjangnya adalah perbaikan kesehatan dan kualitas pendidikan secara menyeluruh,” jelas Nurhayati.

Menariknya, MBG juga memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi ekosistem sekolah. Program ini memberikan insentif tambahan bagi guru-guru honorer yang terlibat dalam kelancaran penyaluran makanan. Hal ini secara langsung meningkatkan pendapatan mereka di luar gaji rutin, menjadikan MBG sebagai tulang punggung baru dalam kesejahteraan tenaga pendidik di sekolah.

Dengan keberhasilan tahun pertama ini, tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi dan kualitas program agar visi besar transformasi ekonomi berbasis SDM dapat tercapai sepenuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JPPI Terima Aduan Sekolah di Banten Diduga Palak SPPG Rp1.000 per Siswa Tiap Hari

JPPI Terima Aduan Sekolah di Banten Diduga Palak SPPG Rp1.000 per Siswa Tiap Hari

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 17:06 WIB

Gaji Sopir MBG Lebih Tinggi dari Guru Honorer, JPPI: Lebih Rasional Jadi Sopir!

Gaji Sopir MBG Lebih Tinggi dari Guru Honorer, JPPI: Lebih Rasional Jadi Sopir!

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 15:10 WIB

Isu BEEF Dicaplok Raksasa Korea Selatan, Efek Program MBG?

Isu BEEF Dicaplok Raksasa Korea Selatan, Efek Program MBG?

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 16:35 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata

Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:46 WIB

Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham

Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:38 WIB

Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia

Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:30 WIB

IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I

IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:28 WIB

Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen

Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:13 WIB

Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis

Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:00 WIB

Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama

Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:59 WIB

Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah

Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:27 WIB

Kali Kedua Dasco Sambangi Bursa Efek Indonesia, Minta Investor Jangan Kabur

Kali Kedua Dasco Sambangi Bursa Efek Indonesia, Minta Investor Jangan Kabur

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:18 WIB

Purbaya Gelontorkan Rp 2 Triliun per Hari demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah

Purbaya Gelontorkan Rp 2 Triliun per Hari demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:08 WIB