Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Menhub Soal Larangan Truk Sumbu Tiga: Bukan Matikan Bisnis, tapi Jaga Nyawa!

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 01 Januari 2026 | 10:33 WIB
Menhub Soal Larangan Truk Sumbu Tiga: Bukan Matikan Bisnis, tapi Jaga Nyawa!
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi. [Suara.com/Achmad Fauzi].
  • Menhub Dudy Purwagandhi melarang truk sumbu tiga beroperasi selama Nataru 2025/2026 demi keselamatan pengguna jalan tol.
  • Pelarangan ini diambil karena pengusaha truk melanggar komitmen relaksasi operasional yang telah diberikan pemerintah.
  • Tujuan utama kebijakan ini adalah menekan angka kecelakaan dan meningkatkan keamanan masyarakat saat musim liburan.

Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, menegaskan pelarangan truk truk sumbu tiga demi keselamatan pengguna jalan terutama di ruas tol selama Natal dan Tahun Baru (nataru) 2025/2026.

Dia menjelaskan, pada masa libur nataru banyak masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi untuk bepergian, sehingga volume kendaraan di jalan tol meningkat.

"Kami sebagai penyelenggara, sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam perjalanan angkutan Natal harus memastikan ketika terjadi lonjakan, yang harus kami pastikan adalah keselamatan dari para masyarakat yang berpergian," ujar Menhub dalam media briefing di Jakarta, yang dikutip Kamis (1/1/2026).

Ilustrasi Truk ODOL. Dit Lantas Polda Sumsel menertibkan truk ODOL. [ANTARA]
Ilustrasi Truk ODOL. Dit Lantas Polda Sumsel menertibkan truk ODOL. [ANTARA]

Menhub melanjutkan, pihaknya bukan berniat untuk mematikan bisnis pengusaha truk sementara, tetapi taruhannya adalah keselamatan masyarakat yang tidak bisa diukur.

"Jadi kami bukan ingin menghentikan laju ekonomi yang sedang berputar, bukan. Tapi, kalau nyawa manusia dihitung dengan angka, saya pasti nanti dikerubutin orang banyak, seolah-olah saya memkuantifikasi nyawa manusia," jelasnya.

Menhub menyebut, pemerintah sebenarnya telah memberi keringanan bagi para pengusaha truk agar tetap beroperasi di waktu dan tanggal tertentu.

"Jadi, tadi semula 18, 19, 20, 21, 22 Desember 2025 kalau saya tidak salah, mereka boleh beroperasi. Tapi, ketika kita melakukan evaluasi, dari umurnya 18, mereka enggak ini, enggak komit dengan relaksasi yang kita berikan," bebernya.

Sayangnya, lanjutnya, keringanan itu dilanggar sendiri oleh pengusaha, sehingga pemerintah mengambil langkah untuk memperpanjang larangan operasional truk sumbu tiga.

"Dari hari pertama itu, sumbu 3 tetap keluar. Akhirnya kita putuskan untuk menghindari terjadinya kecelakaan. Kan kita berupaya supaya penyelenggaran Natal itu tingkat kecelakaan nya turun, tingkat fatality turun, itu yang kita harapkan," sambungnya.

Menhub kembali menegaskan, upaya pelarangan operasional truk sumbu tiga semata-mata untuk memberikan keamanan dan kenyamanan para masyarakat yang berlibur.

"Jadi, tujuannya itu adalah memberikan rasa aman kepada para masyarakat yang melakukan perjalanan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenhub Baru Bilang Bali Sepi, Penumpang Pesawat Turun 2 Persen di Nataru

Kemenhub Baru Bilang Bali Sepi, Penumpang Pesawat Turun 2 Persen di Nataru

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 18:07 WIB

Menhub Ungkap Alasan Kapal Wisata KM Putri Sakinah Labuan Bajo Diizinkan Berlayar

Menhub Ungkap Alasan Kapal Wisata KM Putri Sakinah Labuan Bajo Diizinkan Berlayar

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 16:12 WIB

Pengisian Baterai Kendaraan Listrik Meningkat Hampir Tiga Kali Lipat pada Nataru 2025/2026

Pengisian Baterai Kendaraan Listrik Meningkat Hampir Tiga Kali Lipat pada Nataru 2025/2026

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 13:47 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:05 WIB

5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I

5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 13:33 WIB

IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik

IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 13:06 WIB

Rupiah Makin Jeblok ke Rp 17.660, Purbaya Tuding Gegara Ada Sentimen 1998

Rupiah Makin Jeblok ke Rp 17.660, Purbaya Tuding Gegara Ada Sentimen 1998

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:55 WIB

Penyebab IHSG Ambles 3,76% pada Sesi I Hari Ini

Penyebab IHSG Ambles 3,76% pada Sesi I Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:47 WIB

Saham BCA Punya Harapan, Segini Target Harga Hari Ini

Saham BCA Punya Harapan, Segini Target Harga Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:31 WIB

Ucapan Prabowo Cukup Buat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah Hari Ini

Ucapan Prabowo Cukup Buat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:22 WIB

Rupiah Tembus Rp17.658, Pengamat Soroti Pernyataan Prabowo

Rupiah Tembus Rp17.658, Pengamat Soroti Pernyataan Prabowo

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:14 WIB

Ambisi Raksasa PSEL Danantara: Target IPO 2028 di Tengah Penundaan dan Penolakan Keras Daerah

Ambisi Raksasa PSEL Danantara: Target IPO 2028 di Tengah Penundaan dan Penolakan Keras Daerah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 11:59 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.649 Triliun di Bulan Mei

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.649 Triliun di Bulan Mei

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 11:48 WIB