Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tambang Vale Indonesia Stop Beroperasi, Harga Nikel Dunia Meroket

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Sabtu, 03 Januari 2026 | 14:05 WIB
Tambang Vale Indonesia Stop Beroperasi, Harga Nikel Dunia Meroket
PT Vale Indonesia. (INCO) menghentikan operasi tambang-tambang nikelnya di Tanah Air pada awal Januari 2026. [AFP]
  • Harga nikel naik tertinggi dalam 14 bulan setelah PT Vale Indonesia (INCO) hentikan operasi sementara di seluruh wilayah IUPK.
  • Kenaikan harga nikel kontrak tiga bulan di London Metal Exchange mencapai 1,8 persen menjadi USD 16.945 per metrik ton.
  • Penghentian operasional INCO disebabkan belum terbitnya Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026 sebagai kepatuhan.

Suara.com - Harga nikel tercatat mengalami kenaikan tertinggi selama 14 bulan terakhir pada Jumat 2 Januari 2025. Kenaikan harga itu disebabkan keputusan perusahaan tambang nikel, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang menghentikan operasionalnya untuk sementara  di seluruh wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). 

Mengutip dari Reuters, harga nikel pengiriman kontrak tiga bulan di London Metal Exchange naik hingga 1,8 persen  menjadi USD 16.945 per metrik ton. Kenaikan itu tertinggi sejak  sejak Oktober 2024.

Keputusan INCO menghentikan operasional pertambangannya disebabkan rencana kerja dan anggaran Biaya atau RKAB untuk tahun 2026 yang belum diterbitkan. Penghentian sementara disebut sebagai bentuk kepatuhan perusahaan. 

"Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan usaha berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tulis manajemen perusahaan. 

Dalam keterbukaan informasinya, INCO mengungkap dampak dari keterlambatan penerbitan RKAB 2026 bagi perusahaan. 

"Keterlambatan persetujuan RKAB berdampak pada penundaan sementara kegiatan operasional Perseroan di seluruh wilayah IUPK Perseroan," tulis manajemen, 

Meski demikian, kondisi itu disebut  tidak menimbulkan dampak material langsung terhadap kondisi keuangan perusahaan. Untuk itu INCO pun berharap persetujuan RKAB perusahaan dapat segera diterbitkan. 

"Perseroan berharap persetujuan RKAB Tahun 2026 dapat diterbitkan dalam waktu dekat dan Perseroan tetap berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan usaha, keselamatan kerja, dan stabilitas operasional," tulis INCO. 

Dilaporkan setelah mengalami penurunan harga selama berbulan-bulan karena kelebihan pasokan, harga nikel naik 12,3 persen pada Desember. Hal itu disebabkan rencana Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang akan memangkas produksi komoditas pertambangan mineral demi menjaga stabilitas harga. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RKAB 2026 Belum Terbit, Vale Indonesia Stop Operasi Sementara

RKAB 2026 Belum Terbit, Vale Indonesia Stop Operasi Sementara

Bisnis | Sabtu, 03 Januari 2026 | 13:21 WIB

Bahlil akan Pangkas Produksi Nikel, Harga di Dunia Langsung Naik

Bahlil akan Pangkas Produksi Nikel, Harga di Dunia Langsung Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Desember 2025 | 11:08 WIB

Target Harga Bisa Tembus Rp 4.700, Ini Kata Analis Soal Prospek Saham INCO

Target Harga Bisa Tembus Rp 4.700, Ini Kata Analis Soal Prospek Saham INCO

Bisnis | Selasa, 30 September 2025 | 13:28 WIB

Danantara Gaet Perusahaan China Garap Proyek Smelter Nikel Milik INCO Senilai Rp23 Triliun

Danantara Gaet Perusahaan China Garap Proyek Smelter Nikel Milik INCO Senilai Rp23 Triliun

Bisnis | Rabu, 27 Agustus 2025 | 16:09 WIB

Orang Dekat Prabowo dan Eks Tim Mawar Ditunjuk jadi Presiden Komisaris Vale

Orang Dekat Prabowo dan Eks Tim Mawar Ditunjuk jadi Presiden Komisaris Vale

Bisnis | Senin, 28 Juli 2025 | 19:28 WIB

Terkini

Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?

Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 23:33 WIB

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:51 WIB

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:49 WIB

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:43 WIB

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:37 WIB

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:25 WIB

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:17 WIB

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:30 WIB

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:23 WIB

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:46 WIB