Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

Rupiah Terperosok ke Rp16.730 Pagi Ini, Gejolak Politik AS-Venezuela Jadi Biang Kerok

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Senin, 05 Januari 2026 | 09:48 WIB
Rupiah Terperosok ke Rp16.730 Pagi Ini, Gejolak Politik AS-Venezuela Jadi Biang Kerok
Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan perdana di pekan pertama Januari 2026 dengan rapor merah. (Antara).
baca 10 detik
  • Rupiah dibuka melemah ke Rp16.730 per dolar AS akibat sentimen geopolitik global.
  • Penangkapan Presiden Venezuela oleh AS picu kekhawatiran pasar terhadap aset berisiko.
  • Analis prediksi rupiah bergerak di rentang Rp16.650 - Rp16.800 sepanjang hari ini.

Suara.com - Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan perdana di pekan pertama Januari 2026 dengan rapor merah.

Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Garuda dibuka melemah pada level Rp16.730 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (5/1/2026) pagi.

Posisi ini menunjukkan pelemahan sebesar 0,04 persen dibandingkan penutupan Jumat pekan lalu yang berada di level Rp16.725 per dolar AS. Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia juga tercatat bertengger di level Rp16.725 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa pelemahan rupiah kali ini sangat dipengaruhi oleh sentimen global yang memanas. Salah satu pemicu utamanya adalah ketegangan geopolitik terkait penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, oleh pihak Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump.

"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS setelah penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro. Sentimen ini memicu kekhawatiran geopolitik yang menekan minat investor terhadap aset berisiko," ujar Lukman, Senin (5/1/2026).

Kondisi ini membuat pelaku pasar cenderung menjauhi mata uang negara berkembang (emerging markets) dan beralih ke aset aman (safe haven), yang pada akhirnya mendongkrak Indeks Dolar AS ke level 98,57, naik dari posisi akhir pekan lalu di 98,42.

Pelemahan rupiah sejalan dengan tren mayoritas mata uang di kawasan Asia yang juga terpantau bervariasi dengan kecenderungan melemah terhadap greenback:

  • Ringgit Malaysia: Melemah terdalam sebesar 0,27%.
  • Won Korea: Turun 0,24%.
  • Dolar Singapura: Melemah 0,15%.
  • Yen Jepang: Terkoreksi 0,14%.
  • Peso Filipina: Turun 0,04%.

Di sisi lain, hanya Baht Thailand dan Dolar Taiwan yang mampu melawan arus dengan penguatan masing-masing sebesar 0,16% dan 0,08% pagi ini.

Lukman memprediksi rupiah masih akan berada di bawah tekanan hingga sore nanti. "Rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp16.650 hingga Rp16.800 per dolar AS sepanjang hari ini," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Merosot, Intip Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri, BCA, BRI, dan BNI

Rupiah Merosot, Intip Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri, BCA, BRI, dan BNI

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 15:25 WIB

Sepanjang 2025, Aliran Modal Asing Rp 110,11 Triliun Keluar dari Pasar Saham

Sepanjang 2025, Aliran Modal Asing Rp 110,11 Triliun Keluar dari Pasar Saham

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 10:18 WIB

Nilai Tukar Rupiah Anjlok di Hari Pertama 2026

Nilai Tukar Rupiah Anjlok di Hari Pertama 2026

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 15:49 WIB

Terkini

Explainer: Menteri PU 'Dinas Bareng Keluarga' ke Amerika Bertepatan Final Piala Dunia

Explainer: Menteri PU 'Dinas Bareng Keluarga' ke Amerika Bertepatan Final Piala Dunia

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:55 WIB

BEI Akan Ajak Ngobrol S&P Dow Jones Indices Setelah Indonesia Diancam Turun Kelas

BEI Akan Ajak Ngobrol S&P Dow Jones Indices Setelah Indonesia Diancam Turun Kelas

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:54 WIB

Said Iqbal Minta Purbaya Naikkan Ambang Batas Saldo JHT Kena Pajak Jadi Rp 400 Juta

Said Iqbal Minta Purbaya Naikkan Ambang Batas Saldo JHT Kena Pajak Jadi Rp 400 Juta

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:51 WIB

Emiten Pertahankan Posisi FTSE Russell ESG Rating, Saham AVIA di Zona Hijau

Emiten Pertahankan Posisi FTSE Russell ESG Rating, Saham AVIA di Zona Hijau

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:40 WIB

WIKA, WSKT hingga INAF Masuk Daftar Hitam BEI, Terancam Delisting

WIKA, WSKT hingga INAF Masuk Daftar Hitam BEI, Terancam Delisting

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:35 WIB

Ancaman Phishing Makin Ganas, Kaspersky Blokir 140 Juta Serangan dalam Tiga Bulan

Ancaman Phishing Makin Ganas, Kaspersky Blokir 140 Juta Serangan dalam Tiga Bulan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:29 WIB

Said Iqbal Akhirnya Temui Purbaya, Minta Pajak JHT hingga THR Dihapus

Said Iqbal Akhirnya Temui Purbaya, Minta Pajak JHT hingga THR Dihapus

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:07 WIB

S&P Dow Jones Ancam Turunkan Kasta Indonesia, Soroti Transparansi Bursa

S&P Dow Jones Ancam Turunkan Kasta Indonesia, Soroti Transparansi Bursa

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:38 WIB

Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:00 WIB

Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM

Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:56 WIB

×