Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.916,070
LQ45 584,483
Srikehati 289,903
JII 349,817
USD/IDR 17.994

Setelah Kesepakatan Dagang, Produk AS Bakal Banjiri Pasar RI

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Sabtu, 21 Februari 2026 | 06:50 WIB
Setelah Kesepakatan Dagang, Produk AS Bakal Banjiri Pasar RI
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) di Washington D.C. [Kemenko Perekonomian]
baca 10 detik
  • Perjanjian Dagang Timbal Balik (ART) Indonesia dan AS membuka akses impor barang AS melalui pengurangan tarif luas.
  • Kesepakatan ini juga mencakup komitmen untuk mengurangi hambatan non-tarif serta menyederhanakan regulasi perdagangan kedua negara.
  • Tujuan utama ART adalah memperluas akses pasar ekspor Indonesia ke Amerika Serikat secara timbal balik.

Suara.com - Perjanjian dagang timbal balik Indonesia dan Amerika Serikat membuka peluang membanjirnya barang impor dari negeri Paman Sam itu.

Dalam dokumen resmi Agreement on Reciprocal Trade (ART), Indonesia membuka akses pasar luas bagi produk Amerika, termasuk pengurangan hingga penghapusan tarif untuk hampir seluruh barang.

Dokumen tersebut menyebut kesepakatan perdagangan diarahkan untuk menghapus hambatan tarif dalam skala luas. Hal ini menjadi inti dari hubungan dagang baru yang disepakati kedua negara.

"Para pihak sepakat untuk mengurangi atau menghapus tarif atas sebagian besar barang yang diperdagangkan di antara kedua negara,” demikian bunyi dokumen Agreement on Reciprocal Trade Indonesia–Amerika Serikat, dikutip Jumat (20/2/2026).

ilustrasi tarif ekspor Amerika Serikat
ilustrasi tarif ekspor Amerika Serikat

Selain tarif, perjanjian juga menekankan pembukaan pasar melalui pengurangan hambatan non-tarif.

ART mencatat penyederhanaan regulasi perdagangan menjadi bagian penting untuk memastikan arus barang lebih lancar antara Indonesia dan Amerika Serikat.

"Para pihak juga berkomitmen memfasilitasi perdagangan dengan mengatasi hambatan non-tarif dan kendala regulasi yang dapat menghambat perdagangan," bunyi poin dokumen itu.

Kesepakatan tersebut disusun dalam kerangka hubungan timbal balik. Dokumen ART menyebut pembukaan akses pasar dilakukan secara dua arah, di mana Indonesia membuka pasar impor sekaligus memperoleh akses ekspor lebih luas ke Amerika Serikat.

Perjanjian ini bertujuan memperluas akses pasar dan memperkuat hubungan perdagangan serta investasi antara kedua negara.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Impor 105 Ribu Truk dari India, Bos Agrinas Pangan: Agar Tak Ganggu Produksi Lokal

Impor 105 Ribu Truk dari India, Bos Agrinas Pangan: Agar Tak Ganggu Produksi Lokal

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 18:53 WIB

Berkat Prabowo, Harga Tahu-Tempe Bakal Makin Murah

Berkat Prabowo, Harga Tahu-Tempe Bakal Makin Murah

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 17:33 WIB

Negosiasi Dagang Rampung, RI Siap Borong Produk Energi AS Senilai Rp235 Triliun

Negosiasi Dagang Rampung, RI Siap Borong Produk Energi AS Senilai Rp235 Triliun

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 14:11 WIB

Terkini

Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?

Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:15 WIB

Usai IPO, Saham JELI Langsung ARA

Usai IPO, Saham JELI Langsung ARA

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:07 WIB

BI Tak Agresif Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T

BI Tak Agresif Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:02 WIB

Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit

Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:42 WIB

Produksi Listrik PLN Nusantara Power Capai 66.919 GWh pada 2025

Produksi Listrik PLN Nusantara Power Capai 66.919 GWh pada 2025

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:41 WIB

Resmi IPO, Saham JECX Langsung Terbang 24,8%

Resmi IPO, Saham JECX Langsung Terbang 24,8%

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:08 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.990

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.990

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 10:33 WIB

Bisa Borong, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.655.000/Gram

Bisa Borong, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.655.000/Gram

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:20 WIB

Bergerak Dua Arah, IHSG Masih Bertengger di Level 5.900

Bergerak Dua Arah, IHSG Masih Bertengger di Level 5.900

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:15 WIB

Harga Minyak Naik Tipis di Tengah Bayang-Bayang Melimpahnya Pasokan

Harga Minyak Naik Tipis di Tengah Bayang-Bayang Melimpahnya Pasokan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:13 WIB

×