Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Genjot Lifting Migas, Prabowo Perintahkan Bahlil Segera Lelang 75 Wilayah Kerja

Achmad Fauzi

Rabu, 07 Januari 2026 | 14:15 WIB
Genjot Lifting Migas, Prabowo Perintahkan Bahlil Segera Lelang 75 Wilayah Kerja
Pemerintah diminta mempercepat perluasan dan pembangunan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (Jargas) perlu segera diwujudkan. (Foto Ist).
baca 10 detik
  • Presiden menginstruksikan Menteri ESDM memperbanyak wilayah kerja migas untuk menggenjot produksi nasional.
  • Kementerian ESDM berencana melelang 75 wilayah kerja baru pada Februari mendatang untuk menambah produksi minyak.
  • Target lifting minyak 2025 sebesar 605 ribu barel per hari diyakini tercapai berdasarkan konsolidasi data KKKS.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto memerintah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk menggenjot produksi minyak dan gas (migas) dalam negeri. Caranya, dengan memperbanyak wilayah kerja migas.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, perintah itu dilontarkan saat retreet kemarin di Hambalang. Bahlil pun diminta untuk mempercepat lelang wilayah kerja baru.

Saat ini, Kementerian ESDM tengah menyiapkan 75 wilayah kerja yang akan dilelang pada bulan Februari mendatang.

"Diharapkan pada bulan depan blok-blok tersebut sudah dapat dilelang guna mempercepat penambahan produksi minyak nasional," ujarnya yang dikutip, Rabu (7/1/2026).

Presiden Prabowo Subianto. (Ist)
Presiden Prabowo Subianto. (Ist)

Menurut Prasetyo, Kementerian ESDM telah berhasil mencapai target APBN 2025 produksi atau lifting minyak sebanyak 605 ribu bare per hari.

"Target lifting minyak pada tahun 2026 dapat diimplementasikan dengan sejumlah strategi, termasuk eksplorasi dan penemuan sekitar 75 blok minyak baru," imbuhnya.

Sebelumnya, Kementerian ESDM optimistis target produksi atau lifting minyak mentah 605 ribu barel per hari yang termuat dalam APBN 2025 akan tercapai.

Keyakinan itu disampaikan Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung dengan berkaca pada produksi minyak dalam negeri.  

"Jadi untuk capaian lifting 2025 kan kita lagi konsolidasikan. Target kita untuk tahun 2025 ini kan 605 ribu barel itu per hari. Jadi kan data akhir itu kan lagi dikonsolidasikan oleh SKK Migas. Insya Allah capaian 605 itu tercapai tahun ini," ujar Yuliot saat ditemui wartawan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (2/1/2026). 

baca juga

Untuk data pasti realisasi lifting minyak 2025, Yuliot menyebut, Kementerian ESDM tengah berkonsolidasi dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) terkait dengan produksinya masing-masing yang merujuk pada Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). 

"Ini kita sudah konsolidasikan dengan perusahaan-perusahaan KKKKS bagaimana tingkat produksi masing-masing perusahaan KKKS, kan mereka ada RKAP," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DME Batubara Groundbreaking Januari, Bahlil Minta Waktu Finalisasi dengan Danantara

DME Batubara Groundbreaking Januari, Bahlil Minta Waktu Finalisasi dengan Danantara

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 13:36 WIB

Konsumsi Bensin Mudik Nataru Cuma Naik 0,9%, BPH Migas Ungkap Alasannya

Konsumsi Bensin Mudik Nataru Cuma Naik 0,9%, BPH Migas Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 14:20 WIB

Pipa Gas Milik TGI Alami Kebocoran, Berpotensi Berdampak pada Target Lifting 2026

Pipa Gas Milik TGI Alami Kebocoran, Berpotensi Berdampak pada Target Lifting 2026

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 13:54 WIB

Terkini

Pos Indonesia Tingkatkan Pemahaman Tata Kelola Perusahaan dan Mitigasi Risiko Hukum

Pos Indonesia Tingkatkan Pemahaman Tata Kelola Perusahaan dan Mitigasi Risiko Hukum

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11 WIB

Kapal Tanker Pertamina Lolos, Selat Hormuz Dipastikan Aman?

Kapal Tanker Pertamina Lolos, Selat Hormuz Dipastikan Aman?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:39 WIB

Susul Gamsunoro, Kapal Pertamina Pride Lolos dari Selat Hormuz, Langsung Menuju Cilacap

Susul Gamsunoro, Kapal Pertamina Pride Lolos dari Selat Hormuz, Langsung Menuju Cilacap

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:19 WIB

Dengan BRI KPR Take Over, Anda Bisa Miliki Sejumlah Keuntungan, Yuk Cek di Sini!

Dengan BRI KPR Take Over, Anda Bisa Miliki Sejumlah Keuntungan, Yuk Cek di Sini!

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:14 WIB

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Anjlok Semua, Ikutan Tren Global

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Anjlok Semua, Ikutan Tren Global

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:59 WIB

Resmi Melantai di BEI, Emiten PRDL Incar Dana Rp62,75 Miliar

Resmi Melantai di BEI, Emiten PRDL Incar Dana Rp62,75 Miliar

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:51 WIB

Cisem II Tak Hanya untuk Industri, Pertagas Pastikan Gas Bumi Juga Mengalir ke Rumah Tangga

Cisem II Tak Hanya untuk Industri, Pertagas Pastikan Gas Bumi Juga Mengalir ke Rumah Tangga

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:21 WIB

Nilai Komisi Ojol 8 Persen Belum Sejahterakan Driver, CELIOS: Aplikator Berpotensi Pangkas Insentif

Nilai Komisi Ojol 8 Persen Belum Sejahterakan Driver, CELIOS: Aplikator Berpotensi Pangkas Insentif

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:11 WIB

Plastik Murah China Kepung RI, Industri Petrokimia Terancam Tumbang

Plastik Murah China Kepung RI, Industri Petrokimia Terancam Tumbang

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:04 WIB

Kolaborasi Pendidikan Hukum Nasional Diyakini Perkuat Kepastian Investasi di Indonesia

Kolaborasi Pendidikan Hukum Nasional Diyakini Perkuat Kepastian Investasi di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:58 WIB

×