Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Rekomendasi Saham-saham Hari Ini, Cek Ada yang Lepas Suspend BEI

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 08 Januari 2026 | 08:29 WIB
Rekomendasi Saham-saham Hari Ini, Cek Ada yang Lepas Suspend BEI
IHSG [Suara.com/Muhaimin A Untung]
  • IHSG diprediksi menguat jika mampu bertahan di atas level support baru 8.900-8.930, didukung oleh net buy asing Rp230 miliar.
  • BEI mengumumkan status saham per 8 Januari 2026, termasuk BBSS dan ARKO disuspensi, sementara PADI diumumkan unsuspensi.
  • Bursa Wall Street terkoreksi dipicu isu kelebihan pasokan minyak, kebijakan properti, dan penurunan saham sektor keuangan signifikan.

Suara.com - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini menjadi perhatian utama investor domestik setelah berhasil menutup perdagangan kemarin dengan kenaikan tipis 0,13%.

Sentimen positif datang dari derasnya aliran modal asing dengan catatan net buy mencapai sekitar Rp230 miliar. Investor asing terpantau paling banyak mengoleksi saham-saham seperti ANTM, BBRI, INCO, ASII, dan TINS.

Kajian harian BNI Sekuritas memprediksi, IHSG masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan hari ini, asalkan indeks mampu bertahan dengan kuat di atas level psikologis support baru.

Support: 8.900 - 8.930
Resistance: 8.970 - 9.000 (Target pengujian level psikologis)

Analis BNI Sekuritas menyarankan sejumlah saham, berdasarkan kondisi pasar, beberapa saham yang menarik untuk dicermati antara lain: BMRI, RAJA, CBDK, KPIG, PGAS, dan OASA.

Update Status Emiten: Suspensi dan UMA

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan daftar terbaru terkait status perdagangan beberapa saham per tanggal 8 Januari 2026:

Unsuspend (Kembali Diperdagangkan): PADI, AHAP, dan JMAS.

Suspensi (Perdagangan Dihentikan): BBSS, FIRE, BIPI, GRPM & GRPM-W, SIPD, dan ARKO.

Unusual Market Activity (UMA): OPMS, INPC, IFSH, dan OASA (Investor dihimbau mencermati volatilitas pada saham-saham ini).

Sentimen Wall Street: Sektor Keuangan dan Energi Tertekan

Berbanding terbalik dengan IHSG, bursa saham Amerika Serikat justru berbalik arah ke zona merah pada perdagangan Rabu (7/1). Indeks S&P 500 terkoreksi 0,34% dan Dow Jones merosot 0,94%, meski Nasdaq masih mampu naik tipis 0,16%.

Pelemahan ini dipicu oleh beberapa faktor utama:

Isu Kelebihan Pasokan Minyak: Pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai penyerahan 50 juta barel minyak dari Venezuela ke AS membebani saham energi seperti Exxon Mobil dan Chevron.

Kebijakan Properti & Pertahanan: Larangan bagi investor institusi besar untuk membeli rumah tunggal (single-family homes) menekan saham private equity seperti Blackstone. Selain itu, kebijakan pelarangan buyback dan dividen bagi perusahaan pertahanan sebelum masalah industri tuntas turut memperkeruh suasana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas Bubble Pecah! Bahaya Mengintai saat IHSG Menuju Rp 10.000

Awas Bubble Pecah! Bahaya Mengintai saat IHSG Menuju Rp 10.000

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 18:07 WIB

IHSG Masih Betah di Level 8.900, Tapi Waspada Aksi Ambil Untung

IHSG Masih Betah di Level 8.900, Tapi Waspada Aksi Ambil Untung

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 17:06 WIB

Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun

Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 16:35 WIB

Terkini

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 20:42 WIB

Setelah Sah Jadi BUMN, Danantara Mulai Audisi Direksi DSI

Setelah Sah Jadi BUMN, Danantara Mulai Audisi Direksi DSI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 20:16 WIB

Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan

Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:43 WIB

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:29 WIB

Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya

Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:19 WIB

Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital

Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:34 WIB

Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional

Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:28 WIB

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:19 WIB

Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda

Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:18 WIB

PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI

PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:15 WIB