Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Rekomendasi Saham-saham Hari Ini, Cek Ada yang Lepas Suspend BEI

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 08 Januari 2026 | 08:29 WIB
Rekomendasi Saham-saham Hari Ini, Cek Ada yang Lepas Suspend BEI
IHSG [Suara.com/Muhaimin A Untung]
  • IHSG diprediksi menguat jika mampu bertahan di atas level support baru 8.900-8.930, didukung oleh net buy asing Rp230 miliar.
  • BEI mengumumkan status saham per 8 Januari 2026, termasuk BBSS dan ARKO disuspensi, sementara PADI diumumkan unsuspensi.
  • Bursa Wall Street terkoreksi dipicu isu kelebihan pasokan minyak, kebijakan properti, dan penurunan saham sektor keuangan signifikan.

Suara.com - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini menjadi perhatian utama investor domestik setelah berhasil menutup perdagangan kemarin dengan kenaikan tipis 0,13%.

Sentimen positif datang dari derasnya aliran modal asing dengan catatan net buy mencapai sekitar Rp230 miliar. Investor asing terpantau paling banyak mengoleksi saham-saham seperti ANTM, BBRI, INCO, ASII, dan TINS.

Kajian harian BNI Sekuritas memprediksi, IHSG masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan hari ini, asalkan indeks mampu bertahan dengan kuat di atas level psikologis support baru.

Support: 8.900 - 8.930
Resistance: 8.970 - 9.000 (Target pengujian level psikologis)

Analis BNI Sekuritas menyarankan sejumlah saham, berdasarkan kondisi pasar, beberapa saham yang menarik untuk dicermati antara lain: BMRI, RAJA, CBDK, KPIG, PGAS, dan OASA.

Update Status Emiten: Suspensi dan UMA

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan daftar terbaru terkait status perdagangan beberapa saham per tanggal 8 Januari 2026:

Unsuspend (Kembali Diperdagangkan): PADI, AHAP, dan JMAS.

Suspensi (Perdagangan Dihentikan): BBSS, FIRE, BIPI, GRPM & GRPM-W, SIPD, dan ARKO.

Unusual Market Activity (UMA): OPMS, INPC, IFSH, dan OASA (Investor dihimbau mencermati volatilitas pada saham-saham ini).

Sentimen Wall Street: Sektor Keuangan dan Energi Tertekan

Berbanding terbalik dengan IHSG, bursa saham Amerika Serikat justru berbalik arah ke zona merah pada perdagangan Rabu (7/1). Indeks S&P 500 terkoreksi 0,34% dan Dow Jones merosot 0,94%, meski Nasdaq masih mampu naik tipis 0,16%.

Pelemahan ini dipicu oleh beberapa faktor utama:

Isu Kelebihan Pasokan Minyak: Pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai penyerahan 50 juta barel minyak dari Venezuela ke AS membebani saham energi seperti Exxon Mobil dan Chevron.

Kebijakan Properti & Pertahanan: Larangan bagi investor institusi besar untuk membeli rumah tunggal (single-family homes) menekan saham private equity seperti Blackstone. Selain itu, kebijakan pelarangan buyback dan dividen bagi perusahaan pertahanan sebelum masalah industri tuntas turut memperkeruh suasana.

Koreksi Perbankan: Saham-saham raksasa seperti JPMorgan dan Wells Fargo turut menyeret indeks dengan penurunan sektor keuangan lebih dari 1%.

Di kawasan regional, bursa Asia bergerak variatif (mixed) namun mayoritas ditutup melemah. Fokus pelaku pasar tertuju pada meningkatnya tensi geopolitik antara China dan Jepang, dua kekuatan ekonomi terbesar di Asia.

Nikkei 225 Jepang anjlok 1,06%.

Hang Seng Hong Kong turun 0,94%.

Kospi Korea Selatan dan ASX 200 Australia justru mampu melawan arus dengan penguatan masing-masing 0,57% dan 0,15%.

Investor kini tengah menimbang antara optimisme terhadap perkembangan Kecerdasan Buatan (AI) serta ekspektasi kebijakan moneter The Fed dengan risiko nyata dari ketegangan geopolitik di Asia dan Amerika Latin.

DISCLAIMER: Analisis ini disusun berdasarkan pergerakan pasar terkini dan data teknikal. Konten ini bersifat informatif dan bukan merupakan instruksi atau rekomendasi untuk membeli atau menjual instrumen investasi tertentu. Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga dan kehilangan modal. Setiap keputusan finansial sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas Bubble Pecah! Bahaya Mengintai saat IHSG Menuju Rp 10.000

Awas Bubble Pecah! Bahaya Mengintai saat IHSG Menuju Rp 10.000

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 18:07 WIB

IHSG Masih Betah di Level 8.900, Tapi Waspada Aksi Ambil Untung

IHSG Masih Betah di Level 8.900, Tapi Waspada Aksi Ambil Untung

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 17:06 WIB

Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun

Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 16:35 WIB

Terkini

Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:18 WIB

Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah

Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:06 WIB

Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan

Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:03 WIB

Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:55 WIB

Mark Dynamics (MARK) Tebar Dividen Rp90 per Saham, Berikut Jadwalnya

Mark Dynamics (MARK) Tebar Dividen Rp90 per Saham, Berikut Jadwalnya

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:36 WIB

IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang

IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:18 WIB

Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai

Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 06:39 WIB

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB