Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Masih Sakit, Rupiah Makin Dekati Level Rp16.800 per Dolar AS Hari ini

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:09 WIB
Masih Sakit, Rupiah Makin Dekati Level Rp16.800 per Dolar AS Hari ini
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Rupiah melemah 0,08 persen pada Kamis (8/1/2026), dibuka di Rp16.793 per dolar AS.
  • Pelemahan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang Asia terhadap dolar Amerika Serikat pagi ini.
  • Rupiah diprediksi tetap tertekan dolar AS kuat akibat data ISM service yang positif.

Suara.com - Nilai tukar rupiah masih belum bangkit dari pembukaan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Kamis (8/1/2026) dibuka pada level Rp16.793 per dolar Amerika Serikat (AS).

Alhasil, rupiah melemah 0,08 persen dibanding penutupan pada Rabu yang berada di level Rp16.780 dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.785 per dolar AS.

Saat ini, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Salah satunya, dolar Taiwan mencatat pelemahan terdalam yakni 0,27 persen, disusul ringgit Malaysia yang melemah 0,19 persen, won Korea melemah 0,13 persen.

Lalu, ada yen Jepang melemah 0,10 persen, dolar Singapura melemah 0,10 persen, yuan China melemah 0,04 persen, baht Thailand melemah 0,03 persen dan dolar Hong Kong melemah 0,009 persen terhadap dolar AS.

Sedangkan peso Filipina menguat terhadap dolar AS pagi ini dengan kenaikan 0,28 persen.

Ilustrasi Peso. [Pixabay]
Ilustrasi Peso. [Pixabay]

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 98,75, naik dari sehari sebelumnya yang ada di 98,68.

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah juga terjadi di beberapa mata uang Asia lainnya.

Hal ini seiring dengan sentimen lokal dan luar negeri yang menekan rupiah.

"Rupiah diperkirakan masih akan tertekan oleh dolar AS yang kembali menguat oleh data ISM service yang lebih kuat dari perkiraan," katanya saat dihubungi Suara.com.

Selain itu, investor juga menantikan data cadangan devisa Indonesia. Jika cadangan devisa masih tinggi bisa membuat rupiah mengalami penguatan nanti.

"Namun perlemahan akan terbatas, investor menantikan data cadev Indonesia hari ini. Range 16.700-16.850," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Terus Menguat, Dolar AS Melemah ke Level Rp16.765

Rupiah Terus Menguat, Dolar AS Melemah ke Level Rp16.765

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2025 | 15:54 WIB

Rupiah Masuk Zona Hijau, Dolar AS Kepanasan ke Level Rp16.772

Rupiah Masuk Zona Hijau, Dolar AS Kepanasan ke Level Rp16.772

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2025 | 09:56 WIB

Nilai Tukar Rupiah Ambruk Gara-gara Kredit Nganggur

Nilai Tukar Rupiah Ambruk Gara-gara Kredit Nganggur

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 18:52 WIB

Rupiah Bangkit Perlahan, Dolar AS Mulai Terpojok ke Level Rp16.760

Rupiah Bangkit Perlahan, Dolar AS Mulai Terpojok ke Level Rp16.760

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 09:57 WIB

Nilai Tukar Rupiah Drop Lagi, Ini Pemicunya

Nilai Tukar Rupiah Drop Lagi, Ini Pemicunya

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 17:30 WIB

Rupiah Bisa 'Bernafas Lega' Jelang Akhir Tahun

Rupiah Bisa 'Bernafas Lega' Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 13:02 WIB

Terkini

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 20:42 WIB

Setelah Sah Jadi BUMN, Danantara Mulai Audisi Direksi DSI

Setelah Sah Jadi BUMN, Danantara Mulai Audisi Direksi DSI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 20:16 WIB

Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan

Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:43 WIB

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:29 WIB

Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya

Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:19 WIB

Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital

Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:34 WIB

Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional

Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:28 WIB

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:19 WIB

Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda

Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:18 WIB

PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI

PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:15 WIB