IHSG Sempat 9.000, Purbaya Percaya Diri: Itu Baru Awal, Akan Naik Terus

Dicky Prastya

Kamis, 08 Januari 2026 | 17:37 WIB
IHSG Sempat 9.000, Purbaya Percaya Diri: Itu Baru Awal, Akan Naik Terus
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN KiTa edisi Januari 2026 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (8/1/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini kenaikan IHSG menembus 9.000 poin pada 8 Januari 2026 hanyalah awal perbaikan ekonomi.
  • IHSG akhirnya terkoreksi menjadi 8.925 akibat aksi ambil untung serta pelemahan rupiah dipicu isu geopolitik global.
  • Defisit APBN 2025 melampaui target menjadi 2,92% dari PDB, namun cadangan devisa naik menjadi USD 156,5 miliar.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengomentari soal Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat naik hingga 9.000 hari ini.

Diketahui IHSG sempat menembus ke level 9000,54 poin pada perdagangan sesi I pukul 10.05 WIB pada Kamis (8/1/2026).

Menkeu Purbaya menyatakan kalau IHSG tembus 9.000 poin hanyalah tahap awal untuk kondisi ekonomi Indonesia. Ia percaya diri kalau IHSG bisa terus naik

"Harga saham yang naik, IHSG yang naik Rp 9.000 itu, tadi itu baru awal. Ini perkiraan saya akan naik terus karena ekonomi kita akan kita manage ke arah perbaikan terus ke depan," katanya saat konferensi pers APBN KiTa edisi Desember 2025 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terkoreksi pada perdagangan Kamis, 8 Januari 2026, setelah tiga hari melesat secara berturut-turut p. Padahal IHSG, berhasil sempat menembus level tertinggi 9.000.

Namun, tekanan ambil untung tak bisa menahan laju arus positif IHSG, sehingga melemah 0,22 persen ke level 8.925.

Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, tekanan jual terutama datang dari sektor basic material yang mencatatkan koreksi terbesar, setelah reli kuat dalam beberapa hari terakhir. Sebaliknya, sektor transportasi justru berhasil rebound dan menjadi sektor dengan penguatan tertinggi pada perdagangan hari ini.

Dari sisi eksternal, nilai tukar rupiah kembali melemah di pasar spot ke level Rp 16.785 per dolar AS. Pelemahan rupiah dipicu meningkatnya ketidakpastian geopolitik global serta defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 yang tercatat lebih besar dari target pemerintah.

Secara teknikal, pergerakan IHSG mulai menunjukkan sinyal kehati-hatian. Indikator Stochastic RSI berada di area overbought dan berpotensi membentuk death cross. Selain itu, pola shooting star yang terbentuk mengindikasikan peluang pembalikan arah setelah IHSG mencetak level tertinggi baru dalam beberapa hari terakhir.

baca juga

Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan masih berpotensi melanjutkan koreksi dengan menguji area support di kisaran 8.850 hingga 8.900. Adapun level resistance berada di 8.970, dengan pivot di 8.900 dan support kuat di level 8.800.

Dari sisi fundamental, tekanan pasar juga datang dari data fiskal. Defisit APBN per Desember 2025 tercatat mencapai Rp 695,1 triliun atau setara 2,92 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Angka ini lebih tinggi dibandingkan defisit tahun 2024 sebesar 2,3 persen dari PDB, serta melampaui target defisit APBN 2025 yang ditetapkan sebesar 2,53 persen dari PDB. Keseimbangan primer APBN juga mencatatkan defisit Rp180,7 triliun.

Sementara itu, realisasi penerimaan negara mencapai Rp 2.756,3 triliun atau 91,7 persen dari target, sedangkan belanja negara terealisasi Rp 2.602,3 triliun atau 96,3 persen dari pagu anggaran.

Di tengah tekanan tersebut, kabar positif datang dari posisi cadangan devisa Indonesia yang meningkat menjadi USD 156,5 miliar pada Desember 2025, naik dari US$150,1 miliar pada November 2025.

Kenaikan ini ditopang oleh penerimaan pajak dan jasa, penerbitan sukuk global pemerintah, serta penarikan pinjaman luar negeri. Posisi cadangan devisa ini setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Tembus 9.000, IHSG Akhirnya Terkoreksi Imbas Aksi Ambil Untung

Sempat Tembus 9.000, IHSG Akhirnya Terkoreksi Imbas Aksi Ambil Untung

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 17:25 WIB

Saham Garuda Indonesia (GIAA) Meroket Awal 2026, Ini Penyebabnya

Saham Garuda Indonesia (GIAA) Meroket Awal 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 16:28 WIB

IHSG Tembus Level 9.000, Menkeu Purbaya: Lanjut Terus!

IHSG Tembus Level 9.000, Menkeu Purbaya: Lanjut Terus!

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 15:56 WIB

Pengertian Exercise Saham: Strategi Mengubah Hak Menjadi Kepemilikan Aset

Pengertian Exercise Saham: Strategi Mengubah Hak Menjadi Kepemilikan Aset

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 15:18 WIB

Setelah Himbara, BP BUMN Kini Koleksi Saham BUMN Karya dari Danantara

Setelah Himbara, BP BUMN Kini Koleksi Saham BUMN Karya dari Danantara

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 15:17 WIB

Purbaya Umumkan Defisit APBN 2025 Rp 695,1 Triliun, Nyaris 3 Persen!

Purbaya Umumkan Defisit APBN 2025 Rp 695,1 Triliun, Nyaris 3 Persen!

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 15:02 WIB

Terkini

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×