Purbaya Umumkan Defisit APBN 2025 Rp 695,1 Triliun, Nyaris 3 Persen!

Dicky Prastya

Kamis, 08 Januari 2026 | 15:02 WIB
Purbaya Umumkan Defisit APBN 2025 Rp 695,1 Triliun, Nyaris 3 Persen!
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN KiTa edisi Januari 2026 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (8/1/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 defisit Rp 695,1 triliun, setara 2,92% dari PDB.
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan ini pada 8 Januari 2026 di Jakarta.
  • Realisasi belanja negara mencapai Rp 3.451,4 triliun, sementara pendapatan negara Rp 2.756,3 triliun.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) mengalami defisit Rp 695,1 triliun per 31 Desember 2025 atau setara 2,92 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). 

Defisit APBN adalah pendapatan negara lebih kecil dibanding pengeluaran. Meski melebar dari rencana awal, Purbaya menyebut kalau itu masih di bawah ambang batas 3 persen.

"Walaupun defisitnya membesar ke Rp 695,1 triliun dan lebih tinggi, tapi kita tetap jaga, pastikan bahwa defisitnya tidak di atas 3 persen. Defisitnya memang naik ke 2,92 persen dari rencana awal 2,53 persen," kata Purbaya saat konferensi pers APBN KiTa edisi Januari 2026 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Sementara itu, lanjut Purbaya, Keseimbangan Primer mengalami defisit sebesar Rp 180,7 triliun.

Adapun per 31 Desember 2025, pendapatan negara mencapai Rp 2.756,3 triliun atau 91,7 persen persen dari outlook APBN 2025.

Pendapatan negara ini terdiri dari Penerimaan Perpajakan sebesar Rp 2.217,9 triliun atau 89 persen, Penerimaan Negara Bukan Pajak Rp 534,1 triliun atau 534,1 atau 104 persen, dan Penerimaan Hibah Rp 4,3 triliun atau 733,3 persen.

Realisasi penerimaan pajak sendiri mencapai Rp 1.917,6 triliun atau 87,6 persen. Lalu Kepabeanan dan Cukai Rp 300,3 triliun atau 99,6 persen.

Sedangkan belanja negara mencapai Rp 3.451,4 triliun atau 95,3 persen terhadap outlook. 

Pengeluaran negara ini mencakup Belanja Pemerintah Pusat Rp 2.602,3 triliun atau 96,3 persen dan Transfer ke Daerah Rp 849,0 triliun atau 92,3 persen.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UU APBN 2026: Defisit Anggaran Dipatok 2,68% Tahun Ini

UU APBN 2026: Defisit Anggaran Dipatok 2,68% Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 11:48 WIB

UU APBN 2026: Belanja Negara Tembus Rp 3.842 Triliun

UU APBN 2026: Belanja Negara Tembus Rp 3.842 Triliun

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 11:32 WIB

UU APBN 2026 Akhirnya Terbit, Penerimaan Pajak Ditarget Rp 2.693 Triliun

UU APBN 2026 Akhirnya Terbit, Penerimaan Pajak Ditarget Rp 2.693 Triliun

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 10:44 WIB

Purbaya Siapkan Pembangunan Sekolah Terintegrasi Impian Prabowo, Apa Itu?

Purbaya Siapkan Pembangunan Sekolah Terintegrasi Impian Prabowo, Apa Itu?

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 18:30 WIB

Awas Bubble Pecah! Bahaya Mengintai saat IHSG Menuju Rp 10.000

Awas Bubble Pecah! Bahaya Mengintai saat IHSG Menuju Rp 10.000

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 18:07 WIB

Aturan Baru Purbaya: Barang Impor Nganggur Bisa Dilelang dan Disita Negara!

Aturan Baru Purbaya: Barang Impor Nganggur Bisa Dilelang dan Disita Negara!

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 16:55 WIB

Terkini

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

×