Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 09 Januari 2026 | 10:49 WIB
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka-bukaan mengenai momen menegangkan saat retret kabinet kedua di Hambalang, Selasa (6/1/2026). Purbaya mengaku merasa "tertampar" oleh sindiran keras Presiden Prabowo Subianto. Foto Instagram Menkeu RI.
  • Purbaya tersindir ucapan Prabowo soal oknum pajak & bea cukai yang hobi "mengibuli" negara.
  • Masalah under invoicing & mafia pajak jadi fokus utama perbaikan Kemenkeu dalam 2 bulan.
  • Menkeu ancam rumahkan 16 ribu pegawai Bea Cukai jika gagal perbaiki kinerja dalam setahun.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka-bukaan mengenai momen menegangkan saat retret kabinet kedua di Hambalang, Selasa (6/1/2026). Purbaya mengaku merasa "tertampar" oleh sindiran keras Presiden Prabowo Subianto terkait kinerja Direktorat Jenderal Pajak (DJP) serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo secara frontal mempertanyakan apakah pemerintah akan terus dibohongi oleh praktik-praktik oknum di instansi tersebut. Meskipun ucapan itu tidak diarahkan langsung secara fisik, Purbaya merasa pesan tersebut adalah peringatan keras bagi dirinya.

"Presiden bilang apakah kita akan mau dikibuli terus oleh (orang) pajak dan bea cukai? Itu pesan ke saya, walaupun beliau tidak melihat ke saya, tapi deg kan ke sini," ujar Purbaya sambil menepuk dadanya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Purbaya menjelaskan bahwa fokus utama kegeraman Presiden adalah masalah under invoicing (penurunan nilai faktur) yang masih masif terjadi namun tidak terdeteksi oleh Bea Cukai. Selain itu, praktik penghindaran pajak yang melibatkan oknum internal DJP juga menjadi catatan merah.

Praktik-praktik manipulatif ini dinilai telah merugikan negara dalam jumlah besar dan menghambat optimalisasi penerimaan negara yang sedang digenjot pemerintah.

Merespons "sengatan" dari Hambalang, Purbaya menegaskan akan merapikan organisasi Kemenkeu dalam waktu dekat. Ia menjanjikan perbaikan sistem perpajakan, termasuk penguatan sistem Coretax untuk menutup celah kecurangan.

"Dalam waktu 1-2 bulan akan kita perbaiki perpajakan kita. Kita lihat ada tidak orang yang masih main-main, sepertinya masih ada, jadi kita akan beresin," tegasnya.

Ancaman lebih keras diarahkan kepada jajaran Bea Cukai. Purbaya menyampaikan pesan Presiden bahwa jika dalam setahun tidak ada perubahan signifikan, maka kebijakan "dirumahkan" akan diambil secara massal.

"Ancamannya clear, kalau tidak bisa perbaikan setahun, ya betul-betul dirumahkan. Saya akan selamatkan supaya 16 ribu orang itu tetap bekerja, tapi hanya yang kerjanya bagus. Yang jelek-jelek kita rumahkan, saya akan kotakkan betul," pungkas Purbaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MBG Kembali Digulirkan, Ini Catatan Kritis JPPI Soal Arah Pendidikan

MBG Kembali Digulirkan, Ini Catatan Kritis JPPI Soal Arah Pendidikan

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 10:26 WIB

Prabowo Serahkan Bonus Rp465,25 Miliar untuk Atlet SEA Games 2025 di Istana Negara

Prabowo Serahkan Bonus Rp465,25 Miliar untuk Atlet SEA Games 2025 di Istana Negara

Foto | Jum'at, 09 Januari 2026 | 06:30 WIB

5 Moge dengan Perawatan dan Pajak Murah, Cocok Buat Tampil Gagah

5 Moge dengan Perawatan dan Pajak Murah, Cocok Buat Tampil Gagah

Otomotif | Jum'at, 09 Januari 2026 | 06:30 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB